5 Alasan Kurang Tidur Berdampak Buruk Bagi Kesehatan

Raihannisa Fitriah | Beautynesia
Sabtu, 17 Oct 2026 08:00 WIB
Munculnya penuaan dini 
Ilustrasi perempuan kurang tidur merasa muncul kerutan kulit/ Foto: Magnific

Sering kali, sebagian orang merelakan jam tidurnya untuk berbagai macam kegiatan. Entah itu untuk bekerja atau bermain. Namun, kebiasaan buruk kurang tidur akan berdampak buruk untuk kesehatan tubuh, lho, Beauties!

Tidur di malam hari sangat penting untuk tubuh. Tak hanya merelaksasi tubuh saja, tidur di malam hari membantu tubuh untuk memperbaiki sel-sel. Sehingga, tubuh terasa segar dan penuh energi ketika bangun tidur di pagi hari.

Kurang tidur dapat diartikan seseorang yang tidak memiliki tidur yang cukup, baik itu kualitas tidur maupun durasi tidurnya. Orang dewasa membutuhkan waktu tidur selama 7-9 jam. 

Beauties, tubuh akan terasa lemas, lemah, dan kurang konsentrasi ketika kamu tidak mencukupi kebutuhan waktu tidur di malam hari. Berikut dampak burung kurang tidur untuk kesehatan.

Menurunnya daya tahan tubuh

Ilustrasi perempuan kurang tidur merasa pusing/ Foto: Magnific/ Prostooleh

Beauties, saat beristirahat di malam hari, tubuh mengalami regenerasi sel tanpa kamu sadari. Sistem kekebalan tubuh ini berfungsi untuk menjaga kesehatan tubuh. Makanya, ketika seseorang kurang tidur akan berdampak pada imunitas tubuh yang menurun. 

Sejumlah orang yang kurang tidur akan rentan terpapar penyakit seperti flu, batuk, dan jenis penyakit lainnya. Terlebih lagi, kebiasaan kurang tidur dalam jangka waktu panjang akan memungkinkan seseorang mengalami diabetes dan penyakit jantung.

Hilangnya konsentrasi 

Ilustrasi perempuan kurang tidur merasa tidak fokus/ Foto: Magnific/ Tiarachardz

Dampak dari kurangnya jam tidur seseorang terlihat dari menurunnya konsentrasi. Pasalnya dalam kondisi tersebut, otak akan lebih lambat dalam memproses sebuah informasi. Oleh karena itu, orang yang kurang tidur akan kesulitan untuk mengambil keputusan yang tepat. 

Selain itu, kurang tidur menyebabkan otak tidak memiliki cukup waktu untuk memperkuat jaringan ingatan. Akibatnya, seseorang tampak lemas dan kurang tanggap lantaran tubuh dipaksa untuk tetap aktif bekerja namun otak belum sepenuhnya siap. 

Meningkatnya berat badan 

Ilustrasi perempuan kurang tidur merasa kelaparan/ Foto: Magnific/ DC Studio

Dilansir dari Harvard Health Publishing, kurang tidur dapat mengganggu hormon-hormon yang mengatur rasa lapar dan nafsu makan. Akibatnya, seseorang yang sering begadang selalu merasa lapar, terutama keinginan untuk makan makanan manis dan berkalori tinggi. Akhirnya, kebiasaan ngemil di malam hari dapat meningkatkan berat badan.  

Mengganggu kesehatan mental 

Ilustrasi perempuan kurang tidur merasa stres/ Foto: Magnific/ tonodiaz

Kurang tidur kerap kali berkaitan erat dengan kesehatan mental. Sejumlah orang yang mengalami kurang tidur biasanya cenderung mengalami stres berlebihan. Nggak heran, kalau mereka yang kurang tidur lebih muda sensitif dan gampang marah. 

Dalam kondisi terparahnya, kurang tidur mengakibatkan seseorang mengalami depresi. Hal ini, lantaran kurang tidur membuat neurotransmitter (zat kimia dalam otak) terganggu sehingga otak kesulitan untuk mengendalikan emosi dalam tubuh. 

Munculnya penuaan dini 

Ilustrasi perempuan kurang tidur merasa muncul kerutan kulit/ Foto: Magnific

Tak hanya mengganggu kesehatan mental saja, kebiasaan kurang tidur juga dapat memunculkan penuaan dini lebih cepat. Sebab saat tidur, tubuh melakukan regenerasi kulit yang mampu mengencangkan elastisitas kulit. Sehingga ketika seseorang yang kurang tidur, wajahnya terlihat lebih pucat.   

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE