5 Cara Meningkatkan Kualitas Udara dalam Rumah

Budi Rahmah Panjaitan | Beautynesia
Senin, 12 Oct 2026 07:30 WIB
4. Mengurangi Sumber Polutan di Dalam Rumah
Mengurangi asap rokok dan penggunaan produk rumah tangga yang dapat melepaskan zat ke udara membantu menjaga udara tetap lebih bersih/ Foto: Magnific.com/Prostoooleh

Kualitas udara di dalam rumah sering kali luput dari perhatian. Padahal, udara yang kita hirup setiap hari dapat mengandung debu, asap, jamur, bahan kimia dari produk rumah tangga, hingga alergen yang berpotensi mengganggu kesehatan.

Mengutip dari Healthline, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk membantu menjaga kualitas udara di dalam rumah. Kabar baiknya, beberapa cara tersebut cukup sederhana dan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Apa saja?

1. Memastikan Sirkulasi Udara Baik

Ventilasi yang baik membantu mengganti udara di dalam rumah dan mengurangi penumpukan polutan/ Foto: Magnific.com/Jcomp
Ventilasi yang baik membantu mengganti udara di dalam rumah dan mengurangi penumpukan polutan/ Foto: Magnific.com/Jcomp

Membuka jendela dan pintu secara berkala dapat membantu udara di dalam rumah berganti dengan udara dari luar, terutama ketika kualitas udara luar sedang baik. Ventilasi juga penting untuk mengurangi penumpukan berbagai polutan di dalam ruangan.

Jangan lupa membersihkan ventilasi dan mengganti filter pada pendingin ruangan secara rutin agar debu tidak terus berputar di dalam rumah. Untuk rumah di daerah beriklim tropis seperti Indonesia, menjaga sirkulasi udara juga dapat membantu mengurangi rasa pengap.

2. Mengurangi Kelembapan

Mengendalikan kelembapan dapat membantu mencegah pertumbuhan jamur, terutama di area yang mudah lembap seperti kamar mandi dan dapur/ Foto: Magnific.com/Tirachardz

Udara yang terlalu lembap dapat menjadi kondisi yang ideal bagi pertumbuhan jamur, terutama di kamar mandi, dapur, atau sudut rumah yang minim ventilasi. Kebocoran pipa, genangan air, dan uap setelah mandi atau memasak juga dapat meningkatkan kelembapan di dalam ruangan. 

Oleh sebab itu, segera keringkan area yang basah, gunakan kipas atau buka jendela setelah mandi dan memasak, serta pertimbangkan penggunaan dehumidifier jika kelembapan sulit dikendalikan. Langkah sederhana ini dapat membantu menjaga udara tetap lebih nyaman sekaligus mengurangi risiko munculnya jamur.

3. Rutin Membersihkan Debu

Membersihkan debu, tungau, bulu hewan, dan jamur secara rutin dapat membantu mengurangi alergen yang mengganggu pernapasan/ Foto: Magnific.com/Senivpetro

Debu, tungau, bulu hewan, dan jamur merupakan beberapa alergen yang dapat ditemukan di dalam rumah. Jika dibiarkan menumpuk, berbagai partikel tersebut dapat memicu bersin, hidung berair, mata berair, hingga gangguan pernapasan pada orang yang sensitif. Membersihkan lantai dan permukaan rumah secara rutin, mencuci seprai dengan air hangat, serta menjaga kebersihan hewan peliharaan dapat membantu mengurangi sumber alergen. Jangan lupa memperhatikan area yang sering luput dibersihkan, seperti bawah tempat tidur, sofa, dan sudut ruangan.

4. Mengurangi Sumber Polutan di Dalam Rumah

Mengurangi asap rokok dan penggunaan produk rumah tangga yang dapat melepaskan zat ke udara membantu menjaga udara tetap lebih bersih/ Foto: Magnific.com/Prostoooleh

Kualitas udara juga dipengaruhi oleh berbagai benda dan aktivitas di dalam rumah. Asap rokok, pengharum ruangan, semprotan pembersih, serta beberapa produk rumah tangga dapat melepaskan zat tertentu ke udara.

Salah satu langkah paling sederhana adalah tidak merokok di dalam rumah dan menggunakan produk pembersih sesuai petunjuk. Jika memungkinkan, pilih produk dengan kandungan bahan kimia yang lebih rendah dan pastikan ruangan memiliki ventilasi yang baik ketika menggunakan produk tertentu.

5. Menggunakan Air Purifier

Air purifier dapat membantu menyaring partikel di udara, tetapi tetap perlu digunakan bersama ventilasi dan kebiasaan membersihkan rumah/ Foto:Magnific.com/Stefamerpik

Jika ingin menambahkan perlindungan ekstra, air purifier dapat menjadi salah satu pilihan untuk membantu menyaring partikel di udara. Namun, perlu diingat bahwa air purifier bukan pengganti ventilasi atau kebiasaan membersihkan rumah. Pilih perangkat sesuai ukuran ruangan dan pastikan filternya dirawat atau diganti secara berkala agar dapat bekerja dengan baik.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.