5 Penyebab Bau Badan yang Sering Tidak Disadari
Bau badan adalah masalah umum yang dialami oleh orang-orang dari segala usia, Beauties. Dilansir dari Apollo Hospitals, meskipun bau badan sering dikaitkan dengan kebersihan, bau badan juga menjadi gejala berbagai kondisi medis.
Beberapa orang mungkin memiliki bau badan yang cukup menyengat hingga membuat orang lain menjauh. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kepercayaan diri seseorang, menyebabkan kecemasan, rendah diri, dan menarik diri dari pergaulan.
Nah, berikut adalah beberapa penyebab bau badan yang sering tidak disadari. Yuk, simak!
1. Stres
Stres./ Foto: pexels.com/@karola-g
Biasanya, seseorang hanya berkeringat berlebihan ketika berada di lingkungan yang sangat panas atau saat melakukan aktivitas fisik. Namun, ketika seseorang mengalami tingkat stres yang tinggi, tekanan mental dapat menyebabkan kelenjar keringat di tubuh melepaskan lebih banyak keringat.
Dilansir dari Ejis, saat stres, kelenjar apokrin terbuka dan mengeluarkan keringat berlemak. Ketika diuraikan oleh bakteri, keringat berlemak ini menghasilkan bau yang lebih tidak sedap.
2. Makanan Tertentu
Makanan tertentu./ Foto: pexels.com/@paulseling
Kebiasaan makan juga memicu bau badan. Bau badan dapat disebabkan oleh konsumsi bawang bombay, bawang putih, makanan pedas, daging merah, brokoli, saus pedas, atau makanan yang mengandung MSG (monosodium glutamat).
Dilansir dari Steroplast, makanan yang dapat menyebabkan bau badan seringkali kaya akan sulfur, memiliki bau mirip telur busuk. Jika Beauties banyak mengonsumsi makanan kaya sulfur, kadar sulfur dapat menumpuk dan mungkin dikeluarkan melalui keringat, yang akhirnya menyebabkan bau badan tidak sedap.
3. Kondisi Medis
Kondisi medis./ Foto: pexels.com/@mikhail-nilov
Dilansir dari Health Facts, beberapa kondisi medis dapat menyebabkan lebih banyak keringat, dan akibatnya bau badan menjadi lebih tidak sedap. Perbedaannya mungkin terletak pada jumlah keringat atau komponennya.
Beberapa kondisi tersebut memiliki gangguan fungsi kelenjar tiroid dan menopause yang meningkatkan keringat. Ada pun, penyakit ginjal dan hati serta diabetes memengaruhi komponen keringat dan dapat membuat seseorang memiliki bau badan yang berbeda.
4. Keringat Berlebihan
Keringat berlebihan./ Foto: pexels.com/@marta-wave
Dilansir dari Apollo Hospitals, keringat berlebihan atau hiperhidrosis adalah salah satu penyebab utama bau badan.
Hiperhidrosis biasanya seringkali terjadi pada area tertentu seperti ketiak, tangan, atau kaki. Ketika keringat diproduksi dalam jumlah besar, hal itu menjadi tempat berkembang biak bakteri, dan menyebabkan bau badan yang tidak sedap.
Dilansir dari Steroplast, seseorang dengan hiperhidrosis mungkin berkeringat bahkan saat cuaca sangat dingin. Kondisi ini bisa membuat tidak nyaman. Untuk itu, hal ini perlu ditangani oleh tenaga kesehatan profesional dengan obat-obatan dan antiperspiran khusus.
Keringat berlebihan jika tidak ditangani dapat menyebabkan bau badan tidak sedap.
5. Kebersihan Pribadi
Kebersihan pribadi./ Foto: pexels.com/@armin-rimoldi
Dilansir dari Thompson Tee, tidak pernah membersihkan badan bisa menyebabkan pertumbuhan bakteri berlebihan dan bau keringat. Jika Beauties jarang mandi, tidak menggosok gigi, atau tidak mencuci area yang mudah berkeringat, bau badanmu dengan cepat menjadi tidak terkontrol.
Nah, itu dia penyebab bau badan yang sering tidak disadari. Beberapa solusi untuk mengatasi bau badan yaitu dengan rajin mandi, menggunakan sabun anti-bakteri, hingga menjaga pola makan. Semoga bermanfaat, ya!
---
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!