Gunakan Underwear Berbahan Katun
Katun merupakan jenis bahan yang dikenal memiliki daya serap serta sirkulasi udara yang baik. Maka dari itu, katun sangat dianjurkan sebagai bahan underwear, agar vagina tidak mengalami kelembaban yang berlebihan dan kulit tetap bisa 'bernapas'. Kamu sedang berencana beli underwear baru? Jangan salah pilih bahan, ya!
Tidak Menggunakan Panty Liner Terus Menerus
Pada saat haid, penting untuk mengganti pembalut secara rutin agar organ intim tetap sehat dan terhindar dari infeksi. Tapi di luar siklus haid, secara umum wanita masih mengalami keputihan. Lalu apakah perlu terus-menerus menggunakan panty liner untuk mengatasinya? Jawabannya tidak! Penggunaan panty liner secara terus menerus dalam jangka panjang justru bisa membuat daerah sekitar vagina lembab dan berrisiko terkena infeksi jamur. Duh, jangan sampai, ya!
Tidak Menggunakan Pewangi
Bagi sebagian wanita, menggunakan sabun yang mengandung pewangi untuk vagina dapat menyebabkan iritasi. Hal ini terjadi karena penggunaan pewangi dapat mempengaruhi keseimbangan antara pH dengan bakteri. Jadi, lebih baik gunakan sabun yang polos tanpa pewangi atau cukup dengan air saja.
Membasuh dengan Cara yang Benar
Selain tidak menggunakan pewangi, Beautynesian juga harus memperhatikan cara membasuh vagina dengan benar. Caranya sederhana banget. Kamu hanya perlu membiasakan untuk selalu membasuh dari bagian depan ke belakang. Cara ini dilakukan untuk menghindari terjadinya infeksi karena kontaminasi bakteri karena bagian depan jauh lebih rentan.
| Baca Juga : Kenali Area Seputar Kewanitaan Kamu di Sini! |
Memeriksakan Diri Secara Teratur
Lebih baik mencegah daripada mengobati. Setuju, kan, dengan kalimat tersebut? Nah, langkah ini merupakan langkah preventif yang tidak kalah penting. Untuk memastikan bahwa vagina memang sehat dan terjaga dengan baik, kamu bisa mendatangi dokter ginekologi untuk melakukan pap smear atau pemeriksaan lainnya. Periksakan diri secara rutin minimal satu tahun sekali.