Masa karantina pandemi virus COVID-19 tak hanya mengubah aktivitas, tapi juga mempengaruhi pola tidur sebagian orang. Beberapa hal menjadi alasannya seperti perubahan gaya hidup, kurang beraktivitas, dan kecemasan lantaran pandemi yang tak kunjung berakhir.
Padahal, kurang tidur berdampak buruk bagi kesehatan, apalagi WFH ini bersamaan dengan bulan puasa, sehingga kondisi tubuh harus betul-betul fit. Bagi kamu yang mengalami sulit tidur selama pandemi ini, berikut lima tips tidur lebih cepat selama WFH.
Atur Ulang Waktu Tidur
Physical distancing dan masa karantina virus corona tak hanya mengubah rutinitas, tapi juga pola tidur. Belum lagi kebijakan work from home (WFH) juga membuat jadwal aktivitas berubah, termasuk jam tidur. Misalnya, biasanya, tidur malam pukul 22.00, kini berubah lebih larut lantaran pekerjaan lebih santai. Karena itu, kamu perlu mengatur ulang jadwal baru.
Contohnya, tidur pukul 23.00 dan bangun pukul 07.00. Ikuti jadwal tersebut agar tubuh tahu waktu istirahatnya serta jam tubuh menjadi teratur. Bisa pula kamu mempertahankan jadwal awal waktu tidur kamu.
| Baca Juga : Tips Dapatkan Uang Lewat Media Online |
Hindari Tidur Siang
Tidur siang diketahui memiliki banyak manfaat bagi pekerjaan. Sebab, para pekerja bisa lebih refresh dan konsentrasi kembali usai tidur siang. Namun, disarankan selama bekerja di rumah untuk menghindari tidur siang. Sebab, hal ini akan membuat kamu sulit tidur pada malam hari, bahkan molor hingga larut malam.
Tidak Mengakses Berita
Pada malam hari mendekati waktu tidur, sebaiknya hindari mengakses berita atau membaca grup-grup percakapan berisi informasi seputar virus corona atau COVID-19. Sebab, hal ini dapat membuat perasaan dan pikiran menjadi cemas, yang ujung-ujungnya membuat kamu sulit tidur. Kamu bisa menggantinya dengan membaca buku atau kitab suci, apalagi WFH ini bersamaan dengan bulan puasa.
| Baca Juga : Selamat, GOT7 Pecahkan Semua Rekor Pribadi Lewat Album Terbaru “DYE” |
Jangan Main Handphone
Selama WFH dan masa karantina, kamu memiliki banyak waktu bermain handphone dan membuka media sosial. Namun, sebaiknya hal ini dihindari, terlebih menjelang waktu tidur malam, karena sinar dari gawai dapat mengganggu waktu dan kualitas tidur. Hindari bermain handphone satu jam sebelum tidur.
Teknik Pernapasan 4-7-8
Mengambil napas, lalu membuangnya perlahan diyakini dapat merangsang tubuh untuk tidur lebih cepat. Pernapasan ini dikenal dengan teknik pernapasan 4-7-8. Metode ini diyakini dapat membantu orang mengantuk, bahkan tertidur dalam waktu singkat.
Caranya sangat mudah. Pertama, tutup mulut, lalu ambil napas dari hidung tanpa suara secara perlahan dalam hitungan empat detik. Kemudian, tahan napas selama tujuh detik. Terakhir, keluarkan napas sepenuhnya melalui mulut dengan suara “whoosh” selama delapan detik.