6 Alasan Kamu Harus Lebih Banyak Makan Pepaya

Belinda Safitri | Beautynesia
Jumat, 02 Oct 2026 09:00 WIB
6. Mengandung Nutrisi yang Mendukung Kesehatan Jantung
Mendukung kesehatan jantung/ Foto: Magnific.com/magnific

Beauties, pepaya termasuk buah yang mudah ditemukan dan cukup sering dijadikan pilihan untuk sarapan atau sekadar camilan. Rasanya manis, teksturnya lembut, dan cara menikmatinya pun praktis karena kamu cukup mengupas, membuang bijinya, lalu langsung menyantapnya.

Di balik warna oranyenya yang khas, pepaya juga menyimpan beragam nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Mulai dari beta-karoten, vitamin C, dan kalium hingga senyawa tumbuhan seperti likopen, yang membuat manfaat pepaya sangat beragam.

Untuk lebih jelasnya, yuk pahami beberapa alasan kenapa kamu harus lebih banyak makan pepaya seperti dilansir dari Cleveland Clinic! 

1. Membantu Melindungi Penglihatan

Membantu melindungi penglihatan/ Foto: Magnific.com/magnific

Warna oranye, kuning, hingga merah muda pada pepaya berasal dari pigmen alami yang disebut karotenoid. Salah satu jenis karotenoid adalah beta-karoten, yang dapat diubah oleh tubuh menjadi vitamin A.

Vitamin A memiliki peran penting untuk kesehatan mata dan fungsi penglihatan. Dalam satu cangkir pepaya, terdapat sekitar 68 mikrogram vitamin A atau kurang lebih sepertiga dari nilai harian yang direkomendasikan.

Jadi, menikmati pepaya sebagai bagian dari pola makan seimbang bisa menjadi salah satu cara sederhana untuk menambah asupan nutrisi tersebut.

2. Kaya Vitamin C untuk Dukung Daya Tahan Tubuh

Dukung daya tahan tubuh/ Foto: Magnific.com/8photo

Pepaya termasuk salah satu buah yang kaya vitamin C. Satu buah pepaya kecil mengandung sekitar 95 miligram vitamin C, jumlah ini bahkan lebih tinggi daripada yang terkandung pada buah jeruk. 

Tak heran, pepaya ampuh mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh sekaligus membantu pembentukan kolagen. Bagi kamu yang belum tahu, kolagen sangat penting untuk menjaga berbagai jaringan tubuh, termasuk kulit, rambut, kuku, serta membantu proses penyembuhan luka. 

3. Mengandung Antioksidan yang Mampu Melawan Stres Oksidatif

Melawan stres oksidatif/ Foto: Magnific.com/8photo

Stres oksidatif terjadi ketika kamu tidak memiliki cukup antioksidan untuk melawan radikal bebas. Menariknya, selain vitamin, pepaya juga mengandung sejumlah senyawa tumbuhan, Beauties. Di antaranya papain serta likopen dan karotenoid yang memiliki aktivitas antioksidan.

Nah, antioksidan dapat membantu melindungi sel dari dampak radikal bebas yang berlebihan. Sejumlah penelitian juga menemukan potensi senyawa dalam pepaya terhadap kondisi seperti penuaan, penyakit Alzheimer, kanker, diabetes, hingga penyakit gusi. 

4. Bisa Mendukung Kesehatan Usus

Mendukung kesehatan usus/ Foto: Magnific.com/KamranAydinov

Kesehatan pencernaan tidak hanya soal seberapa sering kamu buang air besar. Kondisi mikrobioma atau kumpulan mikroorganisme yang hidup di dalam usus juga ikut berperan dalam menjaga sistem pencernaan tetap berfungsi dengan baik. Karena itu, penting mengonsumsi makanan yang dapat mendukung lingkungan usus agar tetap sehat. 

Terkait itu, penelitian mengenai pepaya fermentasi menunjukkan adanya potensi manfaat terhadap kesehatan usus. Makanan fermentasi alami juga mengandung probiotik, yaitu bakteri sehat yang membantu pencernaan sekaligus melawan peradangan. 

 

5. Berpotensi Menjaga Kadar Gula Darah

Menjaga kadar gula darah/ Foto: Magnific.com/magnific

Beberapa studi menunjukkan bahwa pepaya yang difermentasi berpotensi mempengaruhi kadar gula darah. Olehnya itu, pepaya bisa menjadi pilihan buah untuk dikonsumsi termasuk bagi kamu yang mengalami kondisi pradiabetes.

Meski begitu, orang yang menggunakan insulin atau obat diabetes tertentu juga perlu berhati-hati karena perubahan kadar gula darah dapat menyebabkan hipoglikemia (penurunan kadar gula darah hingga di bawah batas normal). Karena itu, kamu sebaiknya tetap berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan keamanannya ya, Beauties. 

6. Mengandung Nutrisi yang Mendukung Kesehatan Jantung

Mendukung kesehatan jantung/ Foto: Magnific.com/magnific

Satu buah pepaya kecil mengandung sekitar 286 miligram kalium atau sekitar 6 persen dari angka kecukupan yang direkomendasikan. Kalium merupakan mineral yang berperan dalam fungsi otot dan saraf serta membantu menjaga keseimbangan aliran darah.

Vitamin C dalam pepaya juga menurunkan tekanan darah tinggi dengan meminimalkan stres oksidatif dan peradangan. Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa likopen dalam pepaya dapat mencegah penyakit jantung dan stroke berkat kemampuannya mengurangi kolesterol jahat. 

Jadi, itulah beberapa alasan kamu harus lebih banyak makan pepaya. Mulai dari mata, pencernaan, hingga jantung, pepaya ternyata punya cukup banyak khasiat sehingga layak masuk ke menu harianmu ya, Beauties! 

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE