6 Camilan Tinggi Kalori yang Sebenarnya Baik untuk Kesehatan

Belinda Safitri | Beautynesia
Selasa, 06 Oct 2026 20:00 WIB
3. Roti Panggang Alpukat
Roti panggang alpukat/ Foto: Magnific.com/balash_mirzabey

Camilan sering kali dianggap sebagai makanan tambahan yang sebaiknya dibatasi, terutama ketika kalorinya cukup tinggi. Padahal, jumlah kalori bukan satu-satunya hal yang menentukan apakah sebuah makanan baik untuk dikonsumsi atau tidak, Beauties.

Beberapa camilan memang memiliki kalori yang cukup tinggi, tetapi di saat yang sama juga menawarkan beragam nutrisi penting bagi tubuh. Olehnya itu, tidak semua camilan tinggi kalori harus selalu dihindari. Dilansir dari Health, yuk ketahui beberapa camilan tinggi kalori yang sebenarnya baik untuk kesehatan! 

1. Yogurt Yunani Full Fat

Yogurt Yunani full fat/ Foto: Magnific.com/Valerie_aksakova

Satu cangkir yogurt Yunani tawar dari susu murni mengandung sekitar 230 kalori. Kandungan proteinnya juga cukup tinggi, yakni sekitar 21,5 gram, disertai 272 miligram kalsium serta probiotik yang dapat mendukung kesehatan pencernaan dan usus.

Teksturnya yang creamy membuat yogurt Yunani mudah dinikmati tanpa banyak tambahan. Kalau ingin lebih mengenyangkan, kamu bisa menambahkan granola, biji-bijian, atau buah beri. Yogurt ini juga dapat digunakan sebagai campuran makanan lain, misalnya saus salad, untuk menambah rasa sekaligus kandungan nutrisinya.

2. Selai Kacang

Selai kacang/ Foto: Magnific.com/magnific

Dua sendok makan selai kacang tawar mengandung sekitar 191 kalori. Di balik kalorinya yang cukup tinggi, selai kacang juga menyediakan protein, lemak tak jenuh, serta mikronutrien seperti vitamin E.

Penelitian mengaitkan konsumsi selai kacang secara teratur dengan manfaat seperti peningkatan daya ingat pada anak muda dan peningkatan kekuatan otot pada orang dewasa. Kalau ingin dapat manfaatnya, Beauties bisa mengoleskannya di atas roti gandum, memadukannya dengan irisan apel atau seledri, atau mencampurnya ke dalam smoothie. 

3. Roti Panggang Alpukat

Roti panggang alpukat/ Foto: Magnific.com/balash_mirzabey

Setengah buah alpukat yang disajikan bersama satu lembar roti panggang gandum utuh mengandung sekitar 236 kalori. Alpukat mengandung lemak tak jenuh, sedangkan roti gandum utuh menambah karbohidrat sekaligus serat. 

Kandungan lemak tak jenuh pada alpukat menjadi salah satu alasan buah ini sering dikaitkan dengan risiko penyakit kardiovaskular yang lebih rendah. Untuk menikmatinya, cukup haluskan alpukat di atas roti gandum dan tambahkan sedikit garam serta minyak zaitun.

4. Keju Cottage

Keju cottage/ Foto: Magnific.com/timolina

Satu cangkir keju cottage mengandung sekitar 185 kalori dan menyediakan sekitar 24 gram protein. Kandungan protein tersebut membuatnya bisa menjadi camilan praktis tetapi mengenyangkan. 

Jika sedang membutuhkan asupan energi lebih banyak, keju cottage dengan kandungan lemak 2% atau dari susu murni dapat membantu meningkatkan kepadatan kalorinya. Rasanya yang cenderung ringan membuat makanan ini mudah kamu padukan dengan buah segar, madu, atau sayuran, Beauties. 

5. Campuran Kacang dan Buah Kering

Kacang dan buah kering/ Foto: Magnific.com/Kamranaydinov

Setengah cangkir trail mix biasa mengandung sekitar 346 kalori, meskipun jumlah tersebut dapat berbeda tergantung komposisinya. Misalnya, perpaduan almond, kenari, pistachio, biji-bijian, dan buah kering sudah bisa menjadi sumber energi yang cukup padat sekaligus memberikan beragam nutrisi.

Kacang-kacangan sendiri kerap dikaitkan dengan risiko penyakit kardiovaskular yang lebih rendah, peningkatan metabolisme, hingga penuaan yang sehat pada orang dewasa. Namun, pilih trail mix dengan lebih cermat, Beauties. Campuran yang terlalu banyak berisi cokelat, permen, atau bahan manis lainnya dapat membuat asupan gula tambahan meningkat, sehingga lebih baik memilih campuran yang didominasi kacang, biji-bijian, dan buah kering.

 

6. Kefir

Kefir/ Foto: Magnific.com/chandlervid85

Bagi yang belum tahu, kefir merupakan susu fermentasi. Satu cangkir kefir mengandung sekitar 127 kalori, meskipun jumlahnya dapat berbeda berdasarkan jenis susu yang digunakan. Jika ingin mendapatkan kalori lebih banyak, kamu bisa memilih kefir yang dibuat dari susu dengan kandungan lemak lebih tinggi.

Kefir dikenal sebagai sumber probiotik yang dapat mendukung kesehatan mikrobioma usus. Kefir juga kaya akan probiotik, yaitu bakteri baik yang membantu mengurangi peradangan dalam tubuh. Teksturnya yang cair membuat kefir mudah diminum langsung tanpa perlu mengolahnya terlebih dahulu. Kamu juga bisa mencampurkannya dengan buah untuk mendapatkan rasa yang lebih segar dan mengenyangkan.

Jadi, itulah beberapa camilan tinggi kalori yang sebenarnya baik untuk kesehatan. Di antaranya ada yang sudah sering kamu konsumsi, Beauties? 

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE