Pernah merasa bersalah karena harus membuang bahan makanan yang baru dibeli, tapi ternyata sudah berjamur? Tenang, kamu tidak sendirian karena memang tidak semua bahan makanan punya daya tahan yang sama. Meski begitu, ada beberapa jenis makanan yang aman disimpan jangka panjang dan bisa menjadi solusi praktis di tengah rutinitas padat atau situasi tak terduga.
Cara memilihnya adalah dengan mencari bahan makanan yang secara alami minim kelembapan atau sudah melalui proses pengolahan yang membuat bakteri enggan untuk mampir. Dari beras putih sampai ikan kalengan, berikut 6 makanan yang aman disimpan jangka panjang yang bisa jadi andalan stok dapur kamu.
1. Beras Putih
|
Beras putih, makanan yang aman disimpan jangka panjang karena minim minyak alami/Foto: Magnific.com/zirconicusso |
Beras menjadi salah satu makanan yang aman disimpan jangka panjang karena proses pengolahannya. Pada beras putih, bagian dedak dan germ dihilangkan saat proses milling, sehingga kandungan minyak alaminya ikut berkurang. Hal ini membuat beras putih jauh lebih stabil dan tidak mudah tengik dibandingkan beras merah atau beras utuh lainnya.
Menurut United States Department of Agriculture (USDA), beras putih yang disimpan dalam kondisi kedap udara dan bebas kelembapan bisa bertahan hingga puluhan tahun. Sebaliknya, beras merah cenderung lebih cepat rusak karena masih mengandung minyak alami. Inilah alasan mengapa beras putih lebih direkomendasikan sebagai stok makanan yang aman disimpan jangka panjang.