7 Negara Penghasil Teh Terbesar di Dunia, Indonesia Nomor Berapa?
Teh menjadi salah satu minuman yang akrab dengan keseharian masyarakat di berbagai belahan dunia dan memiliki tempat tersendiri dalam kehidupan banyak orang. Di balik secangkir teh yang kita nikmati, ada proses panjang dari industri perkebunan yang melibatkan sejumlah negara.
Beberapa negara dikenal sebagai produsen teh utama dunia karena memiliki lahan perkebunan luas, kondisi iklim yang mendukung, serta tradisi budidaya teh yang sudah berlangsung selama ratusan tahun. Negara-negara di Asia dan Afrika bahkan dijuluki sebagai negara penghasil teh terbesar di dunia, dengan jumlah produksi yang berbeda-beda.
Lantas, Indonesia menempati urutan berapa di antara negara produsen teh dunia? Yuk, simak daftar berikut sebagaimana telah dilansir dari WorldAtlas.
1. China
![]() China, negara penghasil teh terbesar di dunia dengan perkebunan teh luas/Foto: Unsplash.com/rajat sarki |
China menempati posisi pertama sebagai negara penghasil teh terbesar dengan produksi sekitar 3,2 juta ton per tahun. Budidaya teh di negara ini telah berlangsung selama ribuan tahun dan menjadi bagian penting dari sejarah serta kebudayaannya.
Keunggulan produksi teh China didukung oleh kondisi geografis dan iklim yang beragam. Sejumlah wilayah, seperti Yunnan, Zhejiang, Fujian, dan Anhui, dikenal sebagai daerah penghasil teh. China juga memproduksi berbagai jenis teh, mulai dari teh hijau, teh hitam, teh putih, hingga teh oolong.
2. India
India, negara penghasil teh terbesar dengan perkebunan Assam/Foto: Pexels.com/Mumine Durmaz
India menempati posisi kedua sebagai negara penghasil teh terbesar dengan produksi sekitar 1.370.000 ton per tahun. Di India, teh bukan hanya sekadar komoditas pertanian, tetapi juga bagian dari kebiasaan sehari-hari masyarakatnya. Minuman seperti chai, yaitu teh yang umumnya dicampur susu dan rempah-rempah, populer di berbagai wilayah negara tersebut.
Perkebunan teh India banyak ditemukan di Assam, Darjeeling, dan wilayah Nilgiri. Assam dikenal sebagai salah satu kawasan penghasil teh hitam dengan cita rasa kuat, sedangkan Darjeeling terkenal dengan teh beraroma khas yang kerap dijuluki champagne of teas.
Perbedaan kondisi geografis, ketinggian, dan iklim di India menghasilkan karakter teh yang beragam. Selain memenuhi kebutuhan dalam negeri, India juga memasok teh ke pasar internasional dan memberikan mata pencaharian bagi banyak pekerja perkebunan.
3. Kenya
![]() Kenya, negara penghasil teh terbesar dengan perkebunan dataran tinggi/Foto: Unsplash.com/Alejandro Rugama |
Kenya berada di posisi ketiga dengan produksi teh sekitar 570 ribu ton per tahun. Negara di Afrika Timur ini memiliki peran penting dalam perdagangan teh internasional. Perkebunan teh Kenya banyak berkembang di kawasan dataran tinggi yang memiliki curah hujan memadai dan suhu relatif sejuk, sehingga mendukung pertumbuhan tanaman teh.
Salah satu ciri industri teh Kenya adalah kuatnya produksi teh hitam yang digunakan untuk konsumsi langsung maupun bahan campuran berbagai produk teh. Wilayah Kericho dan sekitarnya dikenal sebagai kawasan perkebunan teh yang luas.
4. Sri Lanka
Sri Lanka, negara penghasil teh terbesar dengan perkebunan Ceylon tea/Foto: Unsplash.com/Austin Curtis
Dengan produksi teh sekitar 256 ribu ton per tahun, Sri Lanka memiliki reputasi kuat dalam industri teh internasional. Negara kepulauan di Asia Selatan ini termasuk produsen utama yang berkontribusi terhadap pasokan teh global. Teh dari negara ini dikenal dengan nama Ceylon tea, sebutan yang berasal dari nama lama Sri Lanka, yaitu Ceylon.
Perkebunan teh Sri Lanka banyak ditemukan di wilayah dataran tinggi, seperti Nuwara Eliya, Kandy, dan Uva. Perbedaan ketinggian serta kondisi cuaca menghasilkan variasi rasa dan aroma pada teh yang diproduksi. Pemandangan kebun teh yang menghijau di perbukitan Sri Lanka bahkan menjadi daya tarik wisata tersendiri bagi pengunjung yang ingin mengenal proses produksi teh secara langsung.
5. Turki
|
Turki, negara penghasil teh terbesar dengan perkebunan di kawasan Laut Hitam/Foto: Magnific.com/rawpixel.com |
Turki menempati posisi kelima dengan produksi teh sekitar 246 ribu ton per tahun. Meskipun tidak selalu menjadi negara pertama yang terlintas ketika membicarakan teh, Turki memiliki industri teh yang besar dan budaya minum teh yang sangat kuat.
Sebagian besar perkebunan teh Turki berada di kawasan timur Laut Hitam, terutama Provinsi Rize dan sekitarnya. Wilayah tersebut memiliki curah hujan tinggi dan iklim yang sesuai untuk pertumbuhan tanaman teh. Teh hitam menjadi jenis yang paling populer dan biasanya disajikan dalam gelas kecil berbentuk menyerupai tulip.
6. Vietnam
Vietnam, negara penghasil teh terbesar di Asia Tenggara/Foto: Pexels.com/Ali 123
Memproduksi sekitar 175 ribu ton teh per tahun, negara di Asia Tenggara ini memiliki kondisi geografis yang mendukung budidaya teh, terutama di kawasan perbukitan dan dataran tinggi. Wilayah seperti Thai Nguyen dan sejumlah kawasan pegunungan di Vietnam utara dikenal sebagai daerah penghasil teh.
Vietnam memproduksi beberapa jenis teh, termasuk teh hijau yang banyak dikonsumsi masyarakat setempat. Budaya minum teh juga memiliki tempat tersendiri dalam kehidupan sosial masyarakat Vietnam, misalnya ketika menerima tamu atau berkumpul bersama keluarga.
7. Indonesia
|
Indonesia, negara penghasil teh terbesar dengan perkebunan teh di Jawa Barat/Foto: Magnific.com/rawpixel.com |
Indonesia menempati posisi ketujuh dalam daftar produksi sekitar 123 ribu ton teh per tahun. Tanaman teh tumbuh di sejumlah wilayah Indonesia yang memiliki kondisi iklim sejuk dan tanah yang mendukung, terutama di kawasan dataran tinggi.
Jawa Barat menjadi salah satu sentra perkebunan teh yang terkenal, dengan kawasan seperti Puncak, Ciwidey, dan berbagai wilayah di sekitar Bandung. Selain Jawa Barat, perkebunan teh juga ditemukan di beberapa daerah lain, termasuk Jawa Tengah dan Sumatra. Teh yang dihasilkan Indonesia mencakup teh hitam dan teh hijau untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal maupun ekspor.
Perbedaan jumlah produksi teh setiap negara dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari luas perkebunan hingga perkembangan industri pengolahan dan permintaan pasar. Selain itu, setiap negara juga mempunyai karakter teh dan tradisi yang berbeda.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

