8 Cara Mencuci Buah dan Sayur yang Tepat, Jangan Sampai Salah Langkah

Retno Anggraini | Beautynesia
Rabu, 23 Sep 2026 19:30 WIB
3. Buah Berkulit Lunak
Cara mencuci buah berkulit lunak/Foto: Pexels.com/Yaroslav Shuraev

Beauties, tahukah kamu kalau mencuci buah dan sayur harus dibedakan berdasarkan jenisnya? Buah dan sayuran berdaun, misalnya, membutuhkan perlakuan berbeda dengan apel, stroberi, jamur, atau sayuran yang berkulit tebal. Cara mencuci yang kurang tepat justru bisa membuat proses pembersihan menjadi kurang efektif.

Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan adalah penggunaan air mengalir dan waktu mencuci. Beberapa jenis buah dan sayur juga tidak disarankan untuk direndam terlalu lama karena permukaannya dapat menyerap air atau justru membuat kotoran dan kontaminan berpindah. Melansir Reader's Digest, yuk, kenali cara mencuci buah dan sayur sesuai jenisnya agar lebih bersih sebelum dikonsumsi.

1. Sayuran Berdaun

Cara mencuci sayuran berdaun seperti bayam, selada, dan kale sebaiknya dilakukan dengan membilasnya menggunakan air dingin yang mengalir. Hindari merendamnya terlalu lama karena daun yang berpori dapat menyerap kontaminan dari air.
Cara mencuci sayuran berdaun/Foto: Pexels.com/Kampus Production

Cara membersihkan sayuran berdaun seperti bayam, selada, dan kale sebaiknya dilakukan dengan membuang daun bagian luar terlebih dahulu, kemudian membilas bagian lainnya menggunakan air dingin yang mengalir. Cara ini membantu membersihkan kotoran tanpa membuat daun terlalu lama terendam air.

Merendam sayuran berdaun di dalam wadah berisi air dalam waktu lama bukanlah langkah yang tepat, karena bagian daun memiliki permukaan berpori sehingga berpotensi menyerap kontaminan yang ada di dalam air. Kalau sayuran berasal dari kebun atau pasar dan masih banyak kotoran atau tanah, kamu bisa memasukkannya ke dalam saringan, mencelupkannya beberapa kali ke air dingin bersih, lalu membilasnya kembali dengan air mengalir.

2. Apel dan Sayuran Berkulit Keras

Cara mencuci buah dan sayur berkulit keras seperti apel, labu, dan mentimun adalah dengan menggosok permukaannya di bawah air mengalir. Pencucian sebaiknya dilakukan menjelang dikonsumsi atau diolah agar bahan makanan tidak lebih cepat rusak.
Cara mencuci buah dan sayuran berkulit keras/Foto: Pexels.com/Miriam Alonso

Cara mencuci apel, labu, dan mentimun yang benar adalah dengan menggosok permukaannya di bawah air mengalir. Kamu dapat menggunakan sikat khusus buah dan sayur atau tangan yang sudah bersih untuk membantu menghilangkan kotoran dan kontaminan dari permukaan.

Namun, sebaiknya jangan langsung mencuci bahan makanan ini begitu sampai dari toko jika belum akan digunakan. Mencuci terlalu awal dapat memperpendek masa simpan dan meningkatkan risiko bahan makanan lebih cepat rusak.

Jika harus dicuci lebih awal karena kondisinya sangat kotor, keringkan dengan baik menggunakan tisu dapur bersih sebelum menyimpannya. Lapisan lilin pada apel juga tidak perlu dihilangkan karena lapisan tersebut aman dikonsumsi selama mengikuti ketentuan keamanan pangan.

3. Buah Berkulit Lunak

Cara mencuci buah berkulit lunak/Foto: Pexels.com/Yaroslav Shuraev

Mencuci buah berkulit lunak seperti stroberi, raspberry, tomat, dan persik yang benar adalah harus dilakukan dengan cara yang lebih lembut. Buah-buahan ini mudah memar sehingga penggunaan sikat untuk menggosok permukaannya sebaiknya dihindari.

Sebelum dibilas, buang bagian yang sudah memar atau buah yang kondisinya mencurigakan agar tidak memengaruhi buah lain. Setelah itu, letakkan buah di dalam saringan dan bilas menggunakan air dingin yang mengalir.

Jika tersedia, semprotan air dari keran dapur dapat digunakan agar proses pembilasan lebih mudah. Metode mencelupkan buah ke air juga dapat dilakukan, tetapi tetap lanjutkan dengan pembilasan menggunakan air mengalir.

4. Sayuran Umbi dan Melon

Cara mencuci buah dan sayur yang memiliki kulit tebal tetap perlu dilakukan meskipun kulitnya akan dibuang. Kotoran dan kontaminan pada permukaan dapat berpindah ke bagian dalam ketika bahan dipotong atau dikupas.
Cara mencuci buah dan sayur berkulit tebal/Foto: Pexels.com/Ninh Tien Dat

Cara mencuci buah dan sayur yang memiliki kulit tebal seperti kentang, wortel, melon, dan pepaya bisa menggunakan sikat khusus di bawah air dingin yang mengalir. Cara ini berlaku baik untuk bahan yang kulitnya dimakan maupun yang nantinya dikupas.

Mungkin kamu berpikir tidak perlu mencuci melon atau kentang jika kulitnya akan dibuang. Padahal, kotoran dan kuman di bagian luar dapat berpindah ke bagian dalam ketika pisau digunakan untuk memotong atau mengupas. Karena itu, bagian luar tetap perlu dibersihkan terlebih dahulu. Setelah selesai, jangan lupa membersihkan dan menyanitasi sikat yang digunakan.

5. Herba Segar

Mencuci herba segar seperti daun ketumbar dan peterseli sebaiknya dilakukan menjelang digunakan. Bilas herba di bawah air dingin yang mengalir sambil menggoyangkan dan membolak-baliknya agar seluruh bagian terkena air.
Cara mencuci herba segar/Foto: Pexels.com/Damir Mijailovic

Herba segar seperti daun ketumbar dan peterseli sebaiknya dicuci ketika bahan tersebut akan digunakan. Caranya dengan memasukkan herba ke dalam saringan, kemudian bilas menggunakan air dingin yang mengalir sambil menggoyang dan membolak-baliknya dengan tangan. Kamu juga bisa menggunakan metode mencelupkan herba ke dalam air seperti pada sayuran berdaun, kemudian membilasnya kembali menggunakan air mengalir.

6. Anggur dan Ceri

Cara mencuci anggur/Foto: Pexels.com/RDNE Stock project

Anggur dan ceri cukup dicuci dengan air dingin yang mengalir. Meskipun buah-buahan yang tumbuh bergerombol memiliki banyak celah yang membuatnya terlihat sulit dibersihkan, jangan membersihkannya dengan merendam keseluruhan buah.

Supaya lebih praktis, cuci anggur dan ceri sesaat sebelum dimakan. Lepaskan tangkainya, lalu masukkan buah ke dalam saringan dan bilas dengan air mengalir. Kamu bisa menggunakan semprotan air dari keran dapur atau menggosok buah secara perlahan dengan jari yang bersih. Setelah pembilasan terakhir, goyangkan saringan agar sisa air berkurang.

7. Jamur

Jamur sebaiknya dibilas menggunakan air dingin yang mengalir sesaat sebelum digunakan. Kotoran yang menempel dapat dilepaskan dengan jari, kemudian jamur dikeringkan menggunakan tisu dapur bersih.
Cara mencuci jamur/Foto: Pexels.com/Towfiqu barbhuiya

Cara mencuci jamur yang tepat adalah dengan membilasnya menggunakan air dingin yang mengalir sesaat sebelum dimasak. Untuk menghilangkan tanah yang menempel, kamu bisa menggunakan semprotan air atau menggosok permukaan jamur secara perlahan menggunakan jari.

Jamur termasuk bahan makanan yang memiliki kandungan air dan nutrisi sehingga dapat menjadi lingkungan yang mendukung pertumbuhan mikroorganisme. Setelah dicuci, tepuk-tepuk atau keringkan jamur dengan tisu dapur bersih sebelum diolah.

8. Brokoli dan Kembang Kol

Brokoli dan kembang kol perlu diperhatikan bagian celah-celah pada permukaannya. Bilas bagian kepala sayuran dengan air dingin yang mengalir sambil memosisikannya menghadap ke bawah agar air dapat menjangkau bagian yang sulit dibersihkan.
Cara mencuci brokoli yang tepat/Foto: Magnific.com/magnific

Brokoli dan kembang kol bisa dibersihkan dengan cara membilas bagian kepalanya menggunakan air dingin yang mengalir. Karena permukaannya memiliki banyak celah, posisikan kepala brokoli atau kembang kol menghadap ke bawah agar air dapat melewati bagian-bagian yang sulit dijangkau.

Setelah dibilas, sayuran tersebut bisa digoyangkan untuk membantu mengeluarkan sisa air dan kotoran, kemudian bilas kembali di dalam saringan. Jika brokoli atau kembang kol berasal langsung dari kebun dan terdapat serangga, sayuran tersebut bisa direndam selama beberapa menit dalam air garam dengan takaran 4 sendok makan garam untuk sekitar 3,8 liter air. Setelah itu, bilas kembali sampai bersih.

Dengan mengetahui cara mencuci buah dan sayur sesuai jenisnya bisa membantu dalam membersihkan bahan makanan dengan lebih baik, karena tidak semua buah dan sayur memiliki perlakuan yang sama saat membersihkannya. Selain cara mencuci, perhatikan juga kapan waktu terbaik untuk mencucinya. Sebagian besar buah dan sayur sebaiknya dicuci menjelang dikonsumsi atau diolah agar tidak cepat rusak.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.