Benarkah Susu Lebih Menghidrasi daripada Air Putih? Ini Penjelasannya
Air putih dikenal sebagai pilihan utama untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Namun, dilansir dari Vogue, susu sapi, baik full cream maupun skim, dapat membantu tubuh mempertahankan cairan lebih lama daripada air putih dalam kondisi tertentu.
Kemampuan tersebut berkaitan dengan kandungan nutrisi dalam susu. Lantas, apakah susu benar-benar lebih baik daripada air putih? Yuk, simak penjelasannya, Beauties!Â
1. Kandungan Susu Membantu Tubuh Mempertahankan Cairan
Kandungan Susu Membantu Tubuh Mempertahankan Cairan/Foto: pexels.com/ROMAN ODINTSOV
Dalam penelitian yang diterbitkan di The American Journal of Clinical Nutrition pada 2016 dengan judul "A randomized trial to assess the potential of different beverages to affect hydration status: development of a beverage hydration index", Ronald J. Maughan dan timnya membandingkan efek 13 jenis minuman terhadap keseimbangan cairan tubuh. Hasilnya menunjukkan bahwa susu full cream dan susu skim menghasilkan volume urine lebih rendah daripada air putih selama empat jam pengamatan.
Temuan ini berkaitan dengan beverage hydration index (BHI), yaitu ukuran yang membandingkan kemampuan minuman mempertahankan cairan relatif terhadap air putih. Kandungan elektrolit dan nutrisi dalam susu turut memengaruhi hasil tersebut. Namun, penelitian ini menguji kondisi tertentu pada orang dewasa sehat, sehingga hasilnya tidak berarti susu selalu lebih unggul dalam segala situasi.
2. Susu Bisa Menjadi Sumber Cairan Sekaligus Nutrisi
Susu Bisa Menjadi Sumber Cairan Sekaligus Nutrisi/Foto: pexels.com/Dina Nasyrova
Selain mengandung air, susu menyediakan protein, karbohidrat, dan sejumlah mineral. Karena itu, susu bisa menjadi salah satu pilihan untuk menambah asupan cairan sekaligus nutrisi, misalnya untuk dikonsumsi setelah beraktivitas fisik.
Meski demikian, kebutuhan setiap orang berbeda-beda. Dilansir dari NHS England, dalam panduan Water, drinks, and hydration, mereka tetap merekomendasikan air putih sebagai pilihan utama untuk menggantikan cairan yang hilang, termasuk setelah berkeringat akibat olahraga atau cuaca panas. Susu dapat melengkapi asupan cairan, tetapi bukan minuman yang wajib dikonsumsi untuk menjaga hidrasi.
3. Apakah Susu Bisa Menggantikan Air Putih?
Apakah Susu Bisa Menggantikan Air Putih?/Foto: pexels.com/Viktoriia Kondratiuk
Jawabannya, tidak. Air putih tetaplah menjadi pilihan praktis untuk memenuhi kebutuhan cairan sehari-hari karena tidak mengandung kalori. Sementara itu, kandungan kalori, lemak, dan nutrisi susu berbeda-beda sesuai jenisnya. Beauties bisa menikmati susu sebagai bagian dari pola makan seimbang tetapi jangan sampai mengurangi kebiasaan minum air putih.
Walaupun susu dapat membantu tubuh mempertahankan cairan lebih lama daripada air putih dalam beberapa penelitian. Hal tersebut bukan berarti susu selalu lebih baik atau bisa menggantikan air putih sepenuhnya.
Keduanya memiliki manfaat masing-masing. Air putih tetap menjadi pilihan utama untuk hidrasi sehari-hari, sedangkan susu dapat menjadi tambahan asupan cairan sekaligus nutrisi sesuai kebutuhan tubuh.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!