Virus Corona pada Hewan Peliharaan
Virus corona ternyata sudah dikenal sejak tahun 1965, namun virus ini kembali memberikan kabar buruk di tengah masyarakat pada tahun 2020. Pada tahun 1965 seorang anak positif mengidap virus corona yang gejalanya seperti flu dan pilek (common cold) hal ini disebabkan oleh Rhinovirus atau virus influenza. Namun kenyataannya sulit untuk membandingkan mana gejala infeksi rhinovirus, virus influenza ataupun virus corona.
Namun, banyak yang menyebutkan bahwa gejala virus corona sama halnya seperti penderita yang mengidap virus SARS (Severe Acute Respirotary Syndrome). Menurut hasil penelitian bahwa virus SARS kini bermutasi menjadi virus corona.
Sedangkan apakah virus corona bisa menyerang hewan peliharaan? Menurut Sugiyono Saputra, yakni peneliti mikrobiologi pada Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menerangkan bahwa hewan peliharaan seperti kucing dan anjing bisa terpapar virus corona. Jenis virus yang dapat menyerang kucing ini dinamakan Feline coronavirus (FCoV) sedangkan virus yang menyerang anjing peliharaan dikenal dengan istilah Canine coronavirus (CCoV).
Gejala virus yang terjadi pada anjing ini ditandai dengan terjadinya infeksi pada saluran pernapasan dan saluran pencernaan, sedangkan virus yang menginfeksi kucing akan menyerang saluran pencernaan. Penelitian tersebut pernah dilakukan dengan menggunakan beberapa sampel pada hewan peliharaan kucing dan anjing yang mengidap gejala tersebut, namun sampel tersebut dilakukan dalam skala kecil yang tidak mencakup sampel seluruh Indonesia.
Apakah Hewan yang Terjangikt Virus Bisa Menular ke Manusia?
Hewan peliharaan yang positif terjangit virus seperti yang diterangkan diatas justru tidak dapat menularkannya kepada manusia. Hal ini telah diungkapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahwa hewan peliharaan seperti kucing dan anjing tak memiliki indikasi khusus terjangkit virus corona (COVID-19) seperti yang terjadi pada manusia.
Begitu pula sebaliknya, manusia yang terjangkit virus corona sekalipun tak bisa menularkannya kepada hewan peliharaan dan justru hasilnya akan negatif. Namun, hewan peliharaan bisa menularkan bakteri seperti E.Coli ataupun Salmonella yang dapat berpindah dari hewan ke manusia.
Cara Pencegahan agar Manusia dan Hewan Peliharaan Tak Terjangkit Virus
Tentunya harus rutin membersihkan tangan sebelum maupun setelah melakukan aktivitas, rutin mencuci tangan dengan sabun dan air adalah cara mudah dan sederhana yang dapat kamu lakukan sehari-hari.
Kemudian jaga selalu kesehatan hewan peliharaan, jaga kebersihan tubuh, kandang maupun makanannya. Jika hewan peliharaan menunjukan gejala seperti diatas sebaiknya segera konsultasikan kepada pihak medis khusus hewan yang kompeten dibidangnya.