Virus Corona atau COVID-19 yang awalnya menyerang Kota Wuhan, China kini telah menjadi masalah global. Pasalnya virus ini menyerang banyak negara mengingat jumlah kematian menembus angka ribuan, sedangkan untuk pengidapnya sudah mencapai puluhan ribu. Tiongkok sendiri telah mengambil tindakan untuk mengisolasi Kota Wuhan yang dihuni oleh 11 juta orang karena masalah ini sangat darurat.
Terlebih Virus Corona atau COVID-19 ini belum ditemukan obatnya maka otoritas kesehatan di seluruh dunia (WHO) pun langsung bergegas untuk berupaya mencegah terjadinya penyebaran Virus Corona atau COVID-19 yang menginfeksi paru-paru atau disebut juga dengan pneumonia tersebut. Beberapa upaya yang dilakukan sejumlah negara antara lain dengan memberi peringatan pada warganya untuk tidak melakukan perjalanan ke daerah tersebut, terlebih para wisatawan untuk lebih waspada dan mengevakuasi para warga yang terjebak di Kota Wuhan namun tetap dengan pemeriksaan kesehatan yang ketat.
Jika ditemui ada gejala Virus Corona atau COVID-19 warga tersebut akan langsung dipindahkan ke rumah sakit khusus untuk diisolasi hingga dinyatakan sembuh total. Berikut beragam penanganan Virus Corona atau COVID-19 yang dilakukan oleh sejumlah negara.
Hong Kong
Adanya penundaan penjualan tiket kereta cepat yang menuju Kota Wuhan, China yang dilakukan oleh Hong Kong MTR Corp Ltd. Tanpa perlu khawatir, penumpang yang memiliki tiket dan masih berlaku dapat mengajukan refund secara penuh. Melalui pernyataan mereka mengatakan jika keputusan tersebut dibuat setelah koordinasi dengan mitra kereta api dilakukan.
Arab Saudi
Tak mau ketinggalan, Kementerian Kesehatan Arab Saudi langsung koordinasi bagian penerbangan sipil negara untuk menyaring wisatawan yang datang dari China mau pun negara lain. Kementerian Kesehatan Kerajaan juga memberi peringatan pada warga yang sering kali berpergian untuk menjauhi lokasi-lokasi seperti pasar yang berisi satwa mati maupun hidup.
Rusia
Negara ini justru mengambil tindakan yang berbeda, mereka berupaya dengan mengembangkan vaksin mengalahkan Virus Corona. Walau pun tindakan yang mereka pilih harus melewati proses panjang dan sulit, selain itu mereka juga memperketat pengawasan kesehatan pada semua gerbang kedatangan dari semua negara.
Austria
Usai diketahui adanya pengidap Virus Corona di Italia, Kementerian Dalam Negeri Austria melakukan pelarangan dari seluruh akses kereta yang berasal dari Italia. Hal itu bertujuan untuk meminimalisir penyebaran Virus Corona di Eropa.
Uni Eropa
Deretan negara Uni Eropa diantaranya Pakistan, Afganistan, mau pun Turki juga telah membatasi perjalanan yang akan menuju mau pun yang berasal dari Iran. Setelah diketahui Virus Corona sudah menembus Iran, mereka berharap Virus Corona tidak akan masuk ke wilayah mereka.
Israel
Berbeda pula dari negara yang lain, Israel langsung mengambil tindakan untuk mengisolasi kurang lebih 200 warga yang berdatangan dari Korea Selatan dan tiba di area militer Selatan Yerusalem. Hal itu dilakukan karena adanya kekhawatiran dari Israel tentang penyebaran Virus Corona di negaranya.
Inggris
Memberikan perhatian penuh pada Virus Corona, pemerintah Inggris melakukan pemeriksaan rutin di semua penerbangan.
Thailand
Setelah mengetahui ada pengidap Virus Corona yang masuk pada wilayahnya, Thailand dengan sigap meningkatkan penjagaan dan pemeriksaan di berbagai bandara untuk mengetahui kondisi penumpang tersebut.
Singapura
Screening pun dilakukan pula oleh Otoritas Singapura, pasalnya Virus Corona dapat ditularkan dari manusia ke manusia dan memberikan pengobatan pada penderita hingga dinyatakan bersih total.
Korea Selatan
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea Selatan (KCDC) juga mengisolasi warga yang memiliki salah satu gejala Virus Corona. Investigasi pun mereka lakukan termasuk pada penumpang mau pun kru pesawat.
Indonesia
Di tanah air pun Direktur Utama Angkasa Pura yaitu I Faik Fahmi menyatakan jika pihaknya telah melakukan pengawasan ketat bersama Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) pada setiap wisatawan mau pun warga negara yang tiba di seluruh bandara yang mereka kelola, salah satunya dengan uji thermal scanner untuk mendeteksi suhu tubuh penumpang tersebut sebagai salah satu cara mengetahui adanya gejala Virus Corona. Mereka juga menaruh perhatian lebih pada Bali dan Manado yang didominasi wisatawan asal China.