Mengalami psoriasis atau gangguan kulit auto imun yang menyebabkan kulit mengelupas dan bercak adalah pengalaman yang tidak menyenangkan. Psoriasis seringkali mempengaruhi area seperti siku, lutut, kulit kepala, dan punggung, meskipun bisa juga muncul di area lain.
Selain itu, psoriasis bukan hanya masalah kulit saja, tetapi juga dapat mempengaruhi kesehatan fisik dan mental individu yang mengalaminya, sehingga pengelolaan yang tepat dan perawatan yang berkelanjutan seringkali diperlukan untuk memberikan kenyamanan dan meningkatkan kualitas hidup penderitanya.
Bagi banyak orang yang mengidapnya, perawatan kulit menjadi perjuangan sehari-hari yang diwarnai dengan rasa tidak nyaman karena kulit kering, gatal, dan bersisik yang terus menerus mengganggu.
Untuk mengatasi masalah ini, banyak yang mencari solusi berbagai produk perawatan kulit, termasuk minyak atau oil. Penggunaan minyak sebagai pelembap telah menjadi praktik umum dalam merawat kulit yang kering. Namun, adakah solusi lebih lanjut yang bisa membantu menenangkan dan mengurangi gejala psoriasis?
Beberapa orang telah mempertimbangkan penggunaan minyak esensial atau essential oil sebagai tambahan pada perawatan kulit mereka. Kendati demikian, belum ada bukti yang cukup atau uji klinis yang menunjukkan efektivitasnya secara khusus dalam mengurangi gejala psoriaris. Oleh karena itu, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu mengenai penggunaan minyak esensial ini.
Melansir dari Healthline, jika mengoleskan minyak esensial ke kulit, minyak tersebut harus diencerkan terlebih dahulu dengan minyak pembawa seperti jojoba, minyak zaitun, atau minyak kelapa. Minyak atsiri tidak dimaksudkan untuk ditelan dan tidak boleh dikonsumsi.
Minyak esensial tidak terdaftar sebagai pilihan pengobatan utama atau lini pertama untuk psoriasis. Seseorang harus menggunakannya hanya sebagai terapi pelengkap untuk rejimen rutin.
Namun, ada beberapa minyak esensial yang dianggap bisa mengurangi gejala psoriasis. Simak detailnya berikut ini.