No Cofee, No Workee
source: https://www.chatelaine.com/wp-content/uploads/2012/09/55e828e541cb88da7bee5e314399-e1393467725753.jpg
Bagi kebanyakan dari kita, menikmati kopi di pagi hari adalah kebutuhan mutlak. Lagi pula, tidak ada jam alarm yang lebih baik daripada cangkir hangat minuman favorit. Belum lagi banyaknya kedai kopi semakin memanjakan kebiasaan minum kopi.
Kamu tidak perlu merasa bersalah tentang kebiasaan sehari-hari minum kopi, karena memiliki banyak manfaat kesehatan. Seperti melindungi otak dari demensia. Meskipun tidak ada yang salah dengan memprioritaskan minum kopi, kamu harus berhati-hati jika kamu mengonsumsinya saat perut masih dalam keadaan kosong, Ladies.
Apa yang Terjadi Pada Tubuh?
Minum kopi dalam keadaan perut kosong, atau pagi-pagi sekali sebelum sarapan, dapat meningkatkan kadar kortisol dalam tubuh. Ketika kamu membuka mata di pagi hari, tubuh mulai melepaskan kortisol, hormon yang bertanggung jawab untuk mengatur respons kekebalan tubuh, metabolisme, dan, respons stres.
Jika memompa tubuh dengan kafein ketika kortisol berada di puncaknya, maka akan membuat tubuh semakin stres. kopi merangsang asam di perut, dan menghasilkan lingkungan yang lebih asam. Kopi pada perut yang kosong dapat memperbesar efek stimulasi karena tidak ada makanan lain yang bersaing pada penyerapan.
Pengecualian
Tentu saja, beberapa orang telah mengonsumsi kopi dengan perut kosong selama bertahun-tahun dan merasa benar-benar sehat dan tanpa masalah. Jika itu berlaku untuk kamu, maka dengan segala cara, kamu dapat melanjutkan hal itu. Tetapi untuk orang lain, ahli diet bersertifikat Leslie Langevin, MS, RD, CD, merekomendasikan untuk memasangkan kafein dengan sarapan yang sehat, atau setidaknya camilan jika perut tidak masalah dengan kebiasaan tersebut.
sumber : https://www.rd.com/health