Kebiasaan Bergadang Pengaruh terhadap Kewarasan, Ini Penjelasannya Menurut Penelitian

Kyla Putri Nathania | Beautynesia
Jumat, 31 Oct 2025 20:30 WIB
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa otak manusia berfungsi berbeda setelah tengah malam. Ilmuwan mengungkap alasan kenapa terjaga di jam ini bisa memicu emosi negatif dan perilaku berisiko./ Foto: freepik.com

Pernah merasa dunia terasa lebih gelap dan pikiran jadi lebih negatif saat terjaga tengah malam? Ternyata, bukan hanya perasaanmu saja.

Menurut penelitian ilmiah, otak manusia memang tak dirancang untuk aktif setelah lewat pukul 12 malam. Pada jam-jam ini, cara kerja otak berubah secara signifikan, di mana emosi negatif lebih mudah muncul, pikiran impulsif meningkat, dan kecenderungan mengambil keputusan berisiko pun lebih tinggi.

Fenomena ini dikenal sebagai “Mind After Midnight”, sebuah hipotesis yang dikembangkan oleh para ilmuwan untuk menjelaskan bagaimana ritme sirkadian tubuh manusia memengaruhi perilaku dan emosi di malam hari. Studi ini mengungkap bahwa sistem biologis kita secara alami beradaptasi dengan aktivitas siang hari, bukan malam. Dengan kata lain, semakin lama kamu terjaga di tengah malam, semakin besar kemungkinan otakmu “bermain” di area yang tak sehat.

(dmh/dmh)