Menerapkan Gaya Hidup Sedentari Alias Malas Gerak? Hati-hati Terserang Penyakit Ini

Intan Dwi | Beautynesia
Jumat, 06 Dec 2019 05:00 WIB
https://oss.beautynesia.id/photo/temporary/ff1bfcf50fff92ea9222bc9c3406f827.jpeg
Buat kaum rebahan, pasti sering dong kalian bersantai di tempat duduk atau tiduran di kasur sambil membaca buku, menonton film atau bermain gadget. Jika iya, berarti kamu menjadi orang yang menjalani gaya hidup sedentari.

Sedentari atau yang biasa disebut malas gerak merupakan pola perilaku seseorang yang minim melakukan aktivitas atau gerakan fisik. Mereka yang menjalani gaya hidup sedentari biasanya orang-orang yang hampir sepanjang hari duduk. Baik itu duduk di sekolah, kantor atau kendaraan umum, sesampainya di rumah mereka langsung beristirahat di sofa, kursi malas atau kasur.

Hal itu mereka lakukan untuk melepas lelah setelah melakukan aktivitas. Selain itu, saat ini hampir semua orang memanfaatkan layanan transaksi pembelian makanan, barang atau jasa secara online. Hal itu membuat orang-orang tidak banyak melakukan aktivitas dan dicap sebagai orang yang malas gerak. Tanpa disadari dengan menjalani gaya hidup sedentari, itu akan berdampak pada kesehatan kamu. Inilah berbagai macam penyakit yang dapat menyerang kamu.
 


Obesitas


Foto: Istimewa

Saat kamu tidak melakukan gerakan tentunya lemak di dalam tubuh akan menumpuk dan berat badan kamu akan mudah meningkat. Seperti yang kamu ketahui, kelebihan berat badan menjadi bahaya utama bagi kesehatan karena itu disebabkan oleh metabolisme tubuh yang melambat dan membuat berat badan akan bertambah.
 


Resiko Terkena Stroke dan Serangan Jantung Meningkat


Foto: Istimewa

Jika kamu terlalu sering duduk bekerja atau bermalas-malasan di atas kasur, itu akan menimbulkan risiko stroke dan serangan jantung yang cukup tinggi. Dari studi yang dilakukan Aerobics Research Center di Amerika Serikat menunjukkan dengan melakukan aktivitas fisik bisa mengurangi resiko stroke sebesar 60% pada pria. Penelitian lain dari Nurse's Health Study juga menunjukkan bahwa wanita yang suka melakukan aktivitas fisik juga berpeluang terhindar dari stroke dan jantung sebesar 50%.
 


Stres dan Depresi


Foto: Istimewa

Bagi orang yang tidak melakukan aktivitas fisik, itu akan terserang stres dan depresi dengan mudah. Saat kamu stres berbagai penyakit pun akan timbul dan menyerang kesehatan kamu. Sedangkan untuk depresi merupakan penyakit mental yang sangat bahaya karena saat depresi menyerang, seseorang itu bisa melakukan hal nekat seperti mengakhiri hidupnya.
 


Diabetes


Foto: Istimewa

Penyakit yang juga biasanya menyerang kaum sedentari adalah diabetes. Saat kamu menghabiskan 70% waktu seharian hanya dengan duduk dan tiduran itu akan meningkatkan kadar gula dalam darah. Lebih parahnya lagi saat kamu hanya duduk dan tiduran sambil makan camilan yang tidak sehat. Hal itu membuat kamu lebih cepat terserang penyakit diabetes dibandingkan dengan orang-orang yang sering melakukan aktivitas fisik.
 


Osteoporosis


Foto: Istimewa

Penyakit tulang seperti osteoporosis tidak hanya menyerang bagi mereka yang usianya sudah rentan. Mereka yang masih muda juga akan terserang penyakit tulang osteoporosis karena kurangnya melakukan aktivitas fisik. Saat otot dan tulang yang harusnya dilatih agar tetap sehat dan kuat, tapi saat malas melakukan aktivitas itu akan membuat massa otot kamu hilang. Tak hanya itu, kepadatan tulang juga akan berkurang yang membuat kamu menjadi lemas dan lelah saat menjalani aktivitas.
 


(ags/ags)
Loading ...