Mengenal Gejala Virus Marburg, Virus baru dari Afrika

Tim Redaksi CNN | Beautynesia
Rabu, 18 Aug 2021 09:45 WIB
Bahaya Virus Marburg Foto: Lifia Mawaddah Putri

Satu lagi ancaman bagi umat manusia di tengah pandemi Covid-19. Di Afrika bagian barat, tepatnya di Republik Guinea, muncul virus baru bernama Marburg. Dikutip CNN Indonesia dari AFP, virus ini mematikan dan sudah menelan banyak korban.

Penularan virus Marburg antar manusia berbeda dengan virus Covid-19. Virus ini akan menular melalui cairan tubuh manusia atau darah.

Penularan juga bisa terjadi melalui benda-benda yang telah terkontaminasi cairan tubuh si penderita. Misalnya, tempat tidur, pakaian, dan benda lain yang sudah terpapar.

Butuh dua hingga 21 hari bagi virus ini untuk mulai menunjukkan gejala paparannya di tubuh manusia.

Gejala Virus Marburg

Menurut WHO gejala seseorang terinfeksi virus Marburg adalah

- demam tinggi yang tiba-tiba
- sakit kepala parah
- nyeri otot
- muntah
- hingga diare.

Gejala ini sulit dibedakan antara virus Marburg dengan penyakit lainnya seperti tipus atau malaria.

Di hari ke 5 atau 7 biasanya penderita mengalami pendarahan berat seperti muntah darah, feses berdarah, seta pendarahan di gusi, hidung bahkan vagina.

Jika sudah dalam fase parah, maka akan timbul gejala lain seperti - demam tinggi
- kebingungan
- cepat marah
- serta orchitis (radang testis) telah dilaporkan pada fase akhir (15 hari).

Menurut data, kematian terjadi kebanyakan di hari ke delapan atau sembilan setelah gejala muncul.

Belum Ada Vaksin

Walau sangat berbahaya, namun belum ada vaksin atau perawatan yang bisa mengobati infeksi virus ini.

WHO telah mengeluarkan langkah-langkah agar bisa mencegah virus ini menginfeksi tubuh. Ingin tahu? Klik di sini.

(ayk/ayk)
Loading ...