Menurut Studi, Ini Kebiasaan Malam Hari yang Bikin Otak Cepat Tua

Nadya Quamila | Beautynesia
Minggu, 13 Sep 2026 21:30 WIB
Menurut Studi, Ini Kebiasaan Malam Hari yang Bikin Otak Cepat Tua/Foto: Magnific.com/jcomp

Beauties, kebiasaan apa yang biasanya kamu lakukan sebelum tidur di malam hari? Apakah membaca buku, bermain ponsel, atau menonton film? Apa yang kita lakukan sebelum tidur dapat berpengaruh terhadap kesehatan otak.

Para dokter dari Universitas California melakukan sebuah studi dan menemukan sebuah kebiasaan yang bisa bikin otak cepat tua. Studi tersebut menggunakan pemindaian MRI untuk mempelajari penurunan kondisi otak dan mengidentifikasi beberapa strategi untuk menjaga otak tetap muda dan sehat.

Sebuah studi pada Oktober 2024 yang diterbitkan dalam jurnal medis American Academy of Neurology menemukan bahwa kualitas tidur yang buruk secara kronis pada usia paruh baya dapat mempercepat penuaan otak.

Tim yang terdiri dari enam peneliti doktoral di Universitas California San Francisco mengumpulkan data awal mengenai pola tidur dari 589 partisipan dengan usia rata-rata 40 tahun. Lima tahun kemudian, mereka kembali menghubungi para partisipan tersebut menggunakan kuesioner untuk memantau pola kualitas dan durasi tidur mereka secara rutin.

Selanjutnya, 10 tahun setelah tindak lanjut tersebut (atau 15 tahun setelah pengumpulan data awal), para peneliti melakukan pemindaian MRI otak terhadap partisipan tersebut untuk menentukan usia otak berdasarkan atrofi yang berkaitan dengan usia. Cleveland Clinic menjelaskan bahwa atrofi otak pada dasarnya merupakan penurunan kondisi jaringan sehat atau hilangnya neuron serta koneksi antarneuron.

Ilustrasi insomnia/Foto: Magnific.com/ Foto: Nindya Putri Hermansyah

Hasilnya, para peneliti menemukan bahwa mereka yang mengalami masalah tidur kronis mengalami penuaan otak yang lebih cepat. Clémence Cavaillès, PhD, seorang psikiater dan penulis studi dari Universitas California San Francisco, mengatakan bahwa penelitian sebelumnya telah mengaitkan masalah tidur dengan penurunan kemampuan berpikir dan daya ingat di kemudian hari, yang menempatkan seseorang pada risiko demensia yang lebih tinggi.

Lebih lanjut, Dr. Cavaillès menjelaskan bahwa kualitas tidur yang buruk berkaitan dengan penuaan otak yang lebih cepat. Otak orang dengan kualitas tidur buruk bisa memiliki "usia biologis" yang lebih tua daripada usia kronologis mereka.

Menurut para ahli dari Cleveland Clinic, waktu tidur yang direkomendasikan tergantung usia, namun idealnya adalah 7,5 hingga 8 jam setiap malam. Penelitian menemukan bahwa tidur berkualitas mendukung perbaikan sel dengan cara yang dapat menangkal kanker, menjaga stabilitas kesehatan metabolisme, serta mendukung berbagai fungsi kesehatan sistemik lainnya, termasuk kesehatan otak.

Kristine Yaffe, MD, anggota American Academy of Neurology sekaligus salah satu penulis studi tersebut, membagikan tips untuk mencegah penurunan fungsi otak akibat kurangnya kualitas tidur yang baik. Hal yang bisa dilakukan di antaranya adalah menjaga jadwal tidur yang konsisten, rutin olahraga, menghindari kafein dan alkohol sebelum tidur, serta menerapkan teknik relaksasi.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Loading ...