Perbedaan Influenza Tipe A dan B yang Perlu Kamu Ketahui

Henny Alifah | Beautynesia
Selasa, 22 Sep 2026 20:30 WIB
Perbedaan Influenza Tipe A dan Tipe B
Flu musiman disebabkan oleh virus influenza tipe A dan B./ Foto: Pexels.com/Monstera Production

Ketika melalui masa transisi dari musim hujan ke musim kemarau, biasanya daya tahan tubuh melemah sehingga lebih mudah terserang penyakit. Salah satunya flu, penyakit pernapasan menular yang disebabkan oleh virus influenza yang menginfeksi hidung, tenggorokan, dan kadang paru-paru.

Melansir laman Kemenkes, hingga saat ini terdapat 4 jenis virus influenza yaitu tipe A, B, C dan D. Virus Influenza Tipe A dan B yang paling umum menyebabkan wabah pada manusia. Virus Influenza tipe C biasanya hanya menyebabkan infeksi ringan dan jarang terdeteksi. Sedangkan, virus Influenza tipe D biasanya menginfeksi ternak sapi.

Dari pola penyebarannya, Influenza A dan B sama-sama dapat menyebabkan epidemi musiman. Flu musiman biasanya muncul saat musim dingin, yaitu antara Oktober hingga Maret di belahan bumi utara, dan antara April hingga September di belahan bumi selatan. Sedangkan di negara tropis seperti Indonesia, flu musiman bisa terjadi kapan saja sepanjang tahun.

Keep scrolling, Beauties, buat cari tahu lebih banyak tentang Flu A dan B! 

Perbedaan Influenza Tipe A dan Tipe B

Flu musiman disebabkan oleh virus influenza tipe A dan B./ Foto: Pexels.com/Monstera Production

Melansir DetikHealth, berikut perbedaan Influenza Tipe A dan B:

  1. Influenza A diketahui dapat menginfeksi manusia sekaligus berbagai jenis hewan, seperti babi, burung, kuda, dan anjing laut. Sementara Influenza B lebih terbatas pada manusia.
  2. Karena mampu menginfeksi manusia maupun hewan, Influenza A lebih sering mengalami mutasi sehingga dapat menghasilkan strain baru dan memiliki potensi menyebabkan pandemi. Adapun Influenza B cenderung lebih stabil dan mengalami perubahan lebih jarang.
  3. Dari sisi tingkat keparahan, infeksi Influenza A dapat menyebabkan penyakit ringan hingga berat, serta lebih berpotensi menyebabkan wabah berat dan komplikasi. Sementara itu, Influenza B umumnya menyebabkan penyakit yang lebih ringan. Meski demikian, infeksi Influenza B tetap dapat berkembang menjadi komplikasi serius, terutama pada orang yang masuk dalam kelompok berisiko tinggi. Kelompok yang rentan terhadap komplikasi influenza mencakup anak-anak, lansia, ibu hamil, serta orang dengan penyakit kronis. Karena itu, infeksi influenza tetap perlu mendapat perhatian meskipun gejala yang muncul pada sebagian orang tergolong ringan.
  4. Influenza A memiliki banyak subtipe, termasuk H1N1, H3N2, dan H5N1. Sementara Influenza B memiliki dua lineage utama, yakni Victoria dan Yamagata, dengan Yamagata kini jarang ditemukan.

Meski berbeda karakteristik, gejala yang ditimbulkan virus Flu A dan B biasanya serupa. Di antaranya seperti demam atau menggigil, sakit kepala, batuk, sakit tenggorokan, nyeri tubuh, kelelahan, serta hidung berair atau tersumbat.

Adapun pengobatan Flu A dan Flu B juga sama saja. Dokter mungkin akan meresepkan obat antivirus, yang dapat membantu mengurangi keparahan dan durasi gejala jika diminum cukup dini. Pengobatan antivirus sangat bermanfaat bagi lansia dan kelompok dengan risiko tinggi, karena dapat membantu mencegah komplikasi serius akibat flu. Perawatan suportif juga dapat membantu pemulihan, seperti istirahat, minum banyak cairan, dan mengonsumsi obat-obatan bebas untuk meredakan demam dan nyeri.

Untuk pencegahan Flu A dan B, bisa dilakukan dengan sering mencuci tangan, menghindari kontak dekat dengan orang yang sakit, dan mengenakan masker di tempat ramai atau di dalam ruangan selama musim flu. Membersihkan dan mendisinfeksi permukaan yang sering disentuh di rumah dan di tempat kerja juga merupakan ide yang bagus.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE