1. Awali dengan minum air putih
Begitu bedug magrib terdengar, segeralah berbuka puasa dengan minum segelas air putih. Tubuh banyak kehilangan cairan saat puasa, jadi dengan minum air putih kamu akan mencegah dehidrasi dan menyediakan cairan yang penting bagi tubuh. Minum air putih juga merupakan salah satu sunah yang tentunya berpahala jika diikuti.
2. Lanjutkan dengan makan kurma
Pada saat puasa, gula darah tubuh anjlok drastis sehingga fungsi otak menurun sementara. Kurma yang merupakan sumber gula alami mampu memenuhi kebutuhan energi setelah kamu seharian berpuasa. Selain itu, makan buah kurma juga merupakan sunah yang dianjurkan.
Kalau kamu menderita sakit kepala pada saat puasa, kemungkinan besar hal itu disebabkan oleh gula darah rendah. Tiga buah kurma untuk mengawali buka puasa bisa menambah kadar gula darah tersebut.
| Baca Juga : Tips Menu Sahur Sehat untuk Ibu Menyusui |
5. Jangan kalap!
Jangan jadikan waktu berbuka puasa sebagai waktu ‘balas dendam’. Mentang-mentang bebas makan apa saja setelah dilarang selama seharian penuh, bukan lantas baik bagi tubuh jika kamu makan semua yang ada di depan mata, apalagi dengan terburu-buru. Big no-no! Perilaku kalap seperti ini justru berisiko menyebabkan gangguan pencernaan dan masalah lambung lainnya. Meski merasa lapar, usahakan tetap makan sesuai dengan porsi makan biasa. Dengan begitu, tubuh bisa tetap sehat dan kamu bisa mencegah penambahan berat badan.
6. Dessert time!
Tadi ada appetizer, main course, sekarang saatnya masuk hidangan dessert. Di sini kamu bisa makan takjil manis kesukaan kamu, mulai dari kolak, es pisang ijo, es buah, sampai puding susu.
Nah, jaga terus pola makan kamu selama berpuasa. Dengan demikian, tubuh tidak kekurangan nutrisi dan tidak juga bikin badan membengkak.