1. Stres
Saat kamu stres, hormon dan bagian otak yang bertanggung jawab mengatur siklus menstruasi yaitu hipotalamus akan terganggu. Jika menstruasi kamu terlambat disebabkan oleh stres, maka disarankan bagi kamu untuk berlatih relaksasi, mengubah gaya hidup, dan rutin berolahraga agar siklus haid kamu kembali normal.
2. Obesitas
Ladies, penambahan berat badan bisa memicu perubahan hormon kita, lho! Penelitian menunjukkan bahwa wanita dengan massa tubuh 25-30 atau lebih dari 30 memiliki risiko tinggi mengalami keterlambatan menstruasi. Untuk mengatasinya, kamu disarankan untuk diet dan berolahraga dengan cara dan petunjuk yang tepat.
3. Berlebihnya Hormon Prolaktin
Salah satu penyebab keterlambatan menstruasi ialah produksi hormon prolaktin yang tidak normal. Hormon yang dihasilkan di kelenjar pituitari ini akan meningkat pada masa menyusui, namun bisa terjadi karena kondisi tertentu, seperti penyakit ginjal dan tumor kelenjar pituitari di otak. Peningkatan pada hormon prolaktin ini dapat memengaruhi kinerja hormon estrogen dan progesteron yang berperan dalam proses menstruasi.
4. Menopause Dini
Menopause terjadi pada wanita yang sudah memasuki usia 45-55 tahun. Namun, ada beberapa wanita yang mengalami gejala-gejala menopause pada usia di bawah 40 tahun yang disebut dengan menopause dini. Gejala ini menyebabkan pelepasan sel telur berhenti, sehingga membuat menstruasi terlambat bahkan berhenti.
5. Merokok
Ladies, merokok selain dapat mengakibatkan penyakit paru-paru ternyata memiliki dampak yang cukup berbahaya bagi kesuburan kamu, lho!
Zat-zat yang terkandung pada rokok termasuk nikotin dapat memengaruhi hormon estrogen dan progesteron yang berperan dalam siklus menstruasi.
6. Sindrom Ovarium Polikistik
Sindrom ovarium polikistik atau polycystic ovary syndrome (PCOS) adalah kondisi di mana terdapat kelainan pada hormon dan sistem metabolisme sehingga fungsi indung telur terganggu. Kondisi inilah yang kemudian menyebabkan menstruasi terlambat atau bahkan berhenti dan dapat memengaruhi kesuburan kamu, Ladies.
Penyebab PCOS berhubungan dengan kondisi resistensi insulin dan sindrom metabolik. Selain mengakibatkan terhambatnya menstruasi kamu, PCOS juga mengakibatkan munculnya jerawat, berat badan yang meningkat, sulit memiliki keturunan, serta tumbuh rambut yang berlebih pada area wajah, dada, dan perut.