Camilan Miskin Gizi
Tahukah kamu bahwa gorengan adalah makanan yang tergolong miskin dalam kandungan gizi dan nutrisi? Pasalnya, gorengan hanya didominasi dengan kandungan kalori yang hanya terdiri dari karbohidrat dan lemak. Hal ini disebabkan karena proses menggoreng makanan ternyata membuat kandungan lemak serta kalori dalam makanan meningkat. Di sisi lain, nutrisi dalam tubuh malah menurun drastis.
Jumlah Kalori Dalam Masing-Masing Jenis Gorengan
Seperti yang sudah kamu ketahui sebelumnya, gorengan merupakan camilan yang miskin nutrisi dan gizi. Kalori yang tinggi membuat gorengan sangat mempengaruhi kondisi tubuh dan kesehatan seseorang. Nah, berikut ini adalah rincian jumlah kalori dalam masing-masing jenis gorengan yang biasa kamu konsumsi sebagai takjil :
Bakwan Goreng (137 Kalori)
75% lemak, 19% karbohidrat, 6% protein
Tahu Isi (134 Kalori)
44% lemak, 26% karbohidrat, 30% protein
Tempe Mendoan (200 Kalori)
55% lemak, 24% karbohidrat, 21% protein
Cireng (70 Kalori)
58% lemak, 36% karbohidrat, 5% protein
Risoles (96 Kalori)
36% lemak, 37% karbohidrat, 27% protein
Singkong Goreng (40 Kalori)
35% lemak, 62% karbohidrat, 3% protein
Pisang Goreng (68 Kalori)
44% lemak, 54% karbohidrat, 2% protein
Pemicu Penyakit Kardiovaskuler
Kandungan gizi yang minim dan kalori yang terlampau berlebih membuat gorengan menjadi salah satu asupan yang berisiko memicu munculnya penyakit-penyakit kardiovaskuler seperti jantung, tekanan darah tinggi, hingga stroke. Pasalnya, kandungan lemak trans yang cukup tinggi dari minyak panas dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (HDL) dan menurunkan kadar kolesterol baik (LDL) dalam tubuh.
Mengakibatkan Buncit
Lemak jahat dalam gorengan mempunyai risiko membuat siapapun yang rutin mengonsumsinya akan memiliki perut yang buncit. Apalagi jika kalori dari gorengan-gorengan yang setiap hari dimakan tidak dibakar dengan olahraga. Dijamin semua lemak ini akan disimpan dalam tubuh bagian perut bagi para laki-laki. Sedangkan para perempuan akan mendapatkan pinggul dan panggul mereka melebar dan berlemak jika terlalu sering mengonsumsi gorengan tanpa diiringi olahraga.
Penyebab Kerusakan Sel Tubuh
Terakhir, penggunaan minyak goreng yang dipakai berulang kali ternyata berpotensi mengakibatkan gangguan tubuh akibat radikat bebas. Akhirnya, akan terjadi proses kerusakan jaringan sel tubuh yang nantinya berakibat cukup fatal dalam tubuh.
Nah, itulah beberapa fakta seputar gorengan yang biasa kamu konsumsi sebagai sajian takjil saat buka puasa Ramadan. Kira-kira masih mau makan gorengan lagi enggak, ya?