sign up SIGN UP

SKINCARE

Hal Buruk yang Bisa Terjadi Saat Skin Barrier Kamu Rusak

Arum Narwastu | Rabu, 21 Apr 2021 10:00 WIB
Hal Buruk yang Bisa Terjadi Saat Skin Barrier Kamu Rusak
caption
Jakarta -

Permasalahan kulit yang terjadi terus menerus sering bikin kesal, ya? Apalagi kalau kamu sudah menjaga kebersihan kulit serta menjalankan gaya hidup yang sehat, tapi masalah kulit masih saja kamu alami. Kalau hal ini terjadi, mungkin saja skin barrier kamu rusak.

Skin barrier adalah lapisan terluar pada kulit yang menjaga kulit dari kerusakan yang disebabkan faktor eksternal seperti sinar matahari, polusi, dan kotoran. Kalau skin barrier kamu rusak, ada hal buruk yang bisa terjadi pada kulitmu. Ini beberapa di antaranya:

1. Muncul Peradangan pada Kulit

Skin Barrier RusakSkin Barrier Rusak/ Foto: Freepik.com

Skin barrier yang rusak membuat kulit lebih rentan terhadap iritasi. Hal ini karena kulit akan lebih mudah terpapar sinar matahari, polusi, dan kotoran. Akibatnya, kulit kamu lebih mudah mengalami peradangan. Kulit akan lebih cepat memerah, terasa perih dan gatal saat kamu terlalu lama terkena sinar matahari ataupun polusi yang ada di luar rumah.

2. Lebih Mudah Berjerawat

Skin Barrier RusakSkin Barrier Rusak/ Foto: Freepik.com

Jerawat jadi salah satu masalah kulit yang paling rentan terjadi saat skin barrier kamu rusak. Biasanya, jerawat yang terjadi karena skin barrier rusak akan muncul terus menerus. Bukannya mereda, jumlah jerawat justru bisa bertambah semakin banyak setiap harinya.

Selain itu, jerawat juga bisa muncul di banyak tempat sekaligus, berbeda dengan jerawat hormonal yang biasanya hanya muncul di titik-titik tertentu pada wajah.

3. Kulit Mudah Mengalami Sunburn

Skin Barrier RusakSkin Barrier Rusak/ Foto: Freepik.com

Saat skin barrier rusak, kulit kita jadi lebih sensitif dengan sinar matahari. Akibatnya, kulit lebih cepat mengalami sunburn jika terlalu lama terpapar panas sinar matahari. Menggunakan sunscreen memang bisa membantu mengurangi efek sunburn pada kulit. Namun, kinerja sunscreen akan lebih maksimal jika kamu punya skin barrier yang sehat.

4. Kulit Dehidrasi Namun Produksi Sebum Berlebih

Skin Barrier RusakSkin Barrier Rusak/ Foto: Freepik.com

Pernah enggak kulit kamu memproduksi banyak sebum, namun kulit tetap terasa kering dan ketarik? Kalau hal ini kamu alami, maka kemungkinan besar skin barrier kamu rusak. Sebum yang diproduksi oleh kulit adalah sebuah mekanisme pertahanan diri akibat dari kurangnya hidrasi pada kulit. Tetapi meski kulit berminyak, kamu akan tetap merasa kulit terasa "kering" akibat dehidrasi.

Lalu apa yang perlu dilakukan saat skin barrier rusak?

Kulit yang sudah terlanjur mengalami masalah akibat skin barrier yang rusak perlu kamu tenangkan terlebih dahulu dengan menggunakan soothing cream.

Kamu bisa memilih Dermaluz Soothing Cream dengan ekstrak kaktus yang bisa menenangkan wajah kemerahan akibat iritasi ringan. Soothing cream ini juga melembapkan dan bisa membantu memperbaiki skin barrier.

Skin Barrier RusakDermaluz Soothing Cream

Dermaluz Soothing Cream punya tekstur gel dingin, sehingga sangat ringan dan mudah menyerap pada wajah. Soothing cream ini bebas dari kandungan paraben dan cocok digunakan untuk semua jenis kulit, terutama untuk kamu yang punya kulit kering.

Jangan lupa juga untuk tetap melindungi kulit kamu dari sinar UV menggunakan sunscreen untuk menghindari kerusakan yang lebih serius pada wajah. Gunakan Dermaluz Hydrating Sunscreen yang bukan hanya bisa melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB, tapi juga memperbaiki skin barrier.

Skin Barrier RusakDermaluz Hydrating Sunscreen

Sunscreen ini juga bisa mencerahkan wajah, membantu meratakan warna kulit wajah, menyamarkan pori-pori, dan melembapkan wajah. Dermaluz Hydrating Sunscreen cocok digunakan untuk semua jenis kulit dan dapat direkomedasikan untuk kulit berjerawat.

Memperbaiki skin barrier adalah langkah awal untuk kulit bebas masalah. Sebelum terjadi hal buruk pada kulitmu, segera perbaiki skin barrier yang rusak ya, Ladies!

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id