sign up SIGN UP

Kesetaraan Gender Bisa Dimulai dari Rumah, Ladies Wajib Tahu!

Beautynesia | Selasa, 01 Sep 2020 20:00 WIB
Kesetaraan Gender Bisa Dimulai dari Rumah, Ladies Wajib Tahu!
caption
Jakarta -

Ladies, apakah kamu pernah merasakan jika gender memengaruhi bagaimana orang lain memperlakukan kita? Memang bukan isu yang baru jika gender seringkali jadi acuan untuk memandang orang lain. Apalagi, banyak dari masyarakat Indonesia yang menganut budaya Patriarki. Meskipun begitu, kamu harus tahu kalau hak untuk hidup secara terhormat dan bebas menentukan pilihan adalah milik semua orang, tidak terbatas untuk laki-laki maupun perempuan saja.

Sesuai dengan namanya, kesetaraan gender adalah suatu keadaan setara antara laki-laki dan perempuan dalam pemenuhan hak serta kewajiban masing-masing. Pemenuhan kesetaraan ini bisa dimulai dari dalam rumah. Dilansir di Harvard Business Review, yuk cari tahu bagaimana cara memperoleh kesetaraan gender di rumah!

Mengasuh Anak adalah Peran Kedua Orangtua

Kesetaraan Gender Bisa Dimulai dari RumahMengasuh Anak adalah Peran Kedua Orangtua/ Foto: freepik.com

Bagi kebanyakan orang Indonesia, tanggung jawab mengurus anak sering diberikan hanya kepada sosok ibu. Padahal, ayah dan ibu sama-sama memiliki peran dalam tumbuh kembang anak. Pembagian peran secara adil dalam mengasuh anak sangat diperlukan dalam keluarga. Bukan hanya ibu yang wajib mengajarkan anak belajar dan ayah yang wajib mengajak anak bermain di luar rumah. Tapi pastikan ayah dan ibu memiliki peran yang setara.

 

Mengatur Urusan Keuangan Bersama

Kesetaraan Gender Bisa Dimulai dari RumahMengatur Urusan Keuangan Bersama/ Foto: freepik.com

Masalah financial seringkali menjadi pemicu timbulnya masalah dalam keluarga. Suami selalu dilihat sebagai pemberi pemasukan dalam keluarga, sehingga memiliki hak paling besar untuk mengurus memutuskan segala bentuk pengeluaran. Namun dalam beberapa keluarga, ada pula yang menjadikan istri sebagai satu-satunya orang yang bertanggungjawab dalam manajemen keuangan tanpa mendapat bantuan dari suami. Jika hal ini terus dilakukan tanpa komunikasi yang baik, tentunya dapat memicu perselisihan. Karena itu, sebaiknya suami dan istri sama-sama paham mengenai cash flow dalam keuangan rumah tangga. Tidak masalah menjadikan salah satu pihak sebagai manajer keuangan keluarga. Meski begitu, jangan sampai pasangan lepas tangan tanpa mau tahu apa yang terjadi pada keuangan keluarga, ya.

 

Tidak Ada Diskriminasi dari Pasangan

Kesetaraan Gender Bisa Dimulai dari RumahTidak Ada Diskriminasi dari Pasangan/ Foto: freepik.com

Diskriminasi sering dihadapi oleh salah satu pihak dalam keluarga. Masalah diskriminasi pun beragam. Mulai dari terbatasnya hak untuk berpendapat, mendapatkan pelecehan verbal maupun non verbal, hingga mendapatkan tekanan secara terus menerus. Tentunya dalam pernikahan yang melibatkan cinta, suami dan istri harus selalu menunjukkan rasa sayangnya pada pasangan dengan memberikan ruang untuk berpendapat. Suami dan istri juga harus sama-sama bahagia tanpa tekanan dari salah satu pihak.

Kesetaraan gender memang sebaiknya dimulai dari lingkup paling kecil, yakni pembagian peran saat di rumah. Problema mengenai ketidaksetaraan gender ternyata juga membuat Kecap ABC menaruh perhatian lebih mengenai isu ini.

Program Koki Muda Sejati merupakan bentuk dukungan Heinz ABC terhadap isu kesetaraan gender di Indonesia. Dukungan ini diberikan Kecap ABC secara penuh dengan memberi edukasi bagi generasi anak muda mengenai gender equality.

"Koki Muda Sejati 2020 akan memperkuat komitmen Kecap ABC, yaitu semangat kesetaraan gender yang harus dimulai dalam keluarga di rumah," ungkap Mira Buanawati, Head of Legal & Corporate Affairs Kraft Heinz Indonesia & PNG.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id