10 Alasan Kulit Tetap Kering Meski Sudah Pakai Pelembap dan Cara Mengatasinya

Natasha Riyandani | Beautynesia
Selasa, 13 Oct 2026 15:15 WIB
2. Memakai Terlalu Sedikit Pelembap
Ilustrasi/ Foto: Magnific.com/magnific

Beauties mungkin pernah mengalami sudah rutin menggunakan pelembap tapi kulit tetap terasa kering? Masalah seperti ini bukan hanya karena kurang pelembap, tetapi bisa juga disebabkan oleh berbagai faktor yang membuat kulit kehilangan kelembapannya.

Lantas, apa saja masalahnya? Berikut ini daftar 7 alasan kulit tetap kering meski sudah pakai pelembap. Simak!

1. Pelembap Terlalu Ringan

Ilustrasi/ Foto: Magnific.com/magnific

Tidak semua moisturizer cocok untuk setiap jenis kulit. Produk dengan tekstur gel memang terasa nyaman dan ringan, tetapi tidak cukup untuk menghidrasi kulit yang sangat kering.

Pilih pelembap yang mengombinasikan beberapa jenis kandungan, seperti hyaluronic acid, glycerin, lipid, ceramide, squalane, atau petroleum jelly yang dapat membantu mengunci kelembapan dan mengurangi penguapan air dari kulit.

Untuk kulit yang benar-benar kering, pelembap bertekstur krim yang dikemas dalam jar biasanya lebih efektif untuk melembapkan, dibandingkan lotion tipis dalam botol pump atau tube.

2. Memakai Terlalu Sedikit Pelembap

Ilustrasi/ Foto: Magnific.com/magnific

Pemakaian moisturizer dua kali sehari sebenarnya sudah cukup. Namun, kebutuhan setiap kulit berbeda sehingga perlu disesuaikan dengan jenis kulitmu agar hasilnya optimal.

Jika kulitmu sangat kering, disarankan untuk menggunakan pelembap lebih dari dua kali sehari. Pastikan jumlah yang digunakan cukup untuk memberikan lapisan perlindungan pada kulit.

Namun, jika baru 10 menit setelah memakai pelembap, kulit sudah kembali terasa kencang atau kering, bisa jadi formula yang digunakan atau jumlahnya masih belum cukup.

3. Memakai Pelembap di Waktu yang Tidak Tepat

Ilustrasi/ Foto: Magnific.com/lookstudio

Beauties disarankan menggunakan pelembap pada pagi hari sebelum sunscreen dan malam hari sebelum tidur. Namun, yang paling penting sebenarnya bukan jam berapa pelembap digunakan, melainkan seberapa cepat mengaplikasikannya setelah membersihkan wajah atau mandi.

Mengaplikasikan moisturizer disarankan saat kulit masih sedikit lembap untuk membantu menjaga kelembapan.

4. Skin Barrier Rusak

Ilustrasi/ Foto: Magnific.com/magnific

Salah satu penyebab kulit kering yang paling umum adalah karena rusaknya skin barrier. Ketika lapisan pelindung kulit melemah, kadar air dalam kulit akan lebih cepat menguap ke udara.

Kondisi ini dikenal dengan transepidermal water loss (TEWL), yaitu hilangnya air dari kulit akibat barrier yang tidak optimal. Akibatnya, kulit tetap terasa kering dan kencang meski sudah rutin memakai pelembap.

5. Terlalu Sering Mencuci Wajah

Ilustrasi/ Foto: Magnific.com/jcomp

Kebiasaan yang terlihat “bagus” ini ternyata bisa menjadi penyebab utama kulit kering. Mencuci wajah terlalu sering justru dapat menghilangkan minyak alami kulit, yang berperan penting dalam menjaga kelembapan kulit.

Ketika minyak alami tersebut hilang, kulit menjadi lebih cepat kering dan sensitif. Akibatnya, meskipun sudah menggunakan pelembap, kulit tetap terasa kering karena lapisan pelindungnya terganggu.

6. Sabun Mengandung Formula ‘Keras’ dan Pewangi

Ilustrasi/ Foto: Magnific.com/magnific

Mencuci wajah memakai pembersih wajah berformula ‘keras’ dapat memicu kerusakan dan menghilangkan kelembapan alami kulit. Selain itu, beberapa produk skincare menggunakan pewangi dari bahan kimia.

Meski aromanya menarik, tetapi pewangi tersebut bisa menyebabkan iritasi pada kulit. Oleh karena itu, Beauties sangat disarankan untuk menggunakan produk skincare bertekstur lembut dan bebas pewangi atau fragnance-free.

7. Dehidrasi

Ilustrasi/ Foto: Magnific.com/jcomp

Kekurangan asupan cairan bisa membuat kulit tetap terasa kering meskipun sudah memakai pelembap. Saat tubuh dehidrasi, pasokan air ke lapisan kulit berkurang drastis sehingga kulit kehilangan kelembapan dan elastisitasnya.

Beauties disarankan menggunakan krim atau lotion yang bekerja membentuk lapisan penahan agar air tidak mudah menguap. Namun, pastikan kulit mendapatkan asupan cairan yang cukup karena kalau tidak, efek kering dan kaku akan tetap terasa meski sudah memakai pelembap.

8. Jarang Eksfoliasi

Ilustrasi/ Foto: Magnific.com/wayhomestudio

Kulit yang tidak pernah dieksfoliasi akan mengalami penumpukan sel kulit mati di permukaan. Lapisan ini membuat skincare sulit menyerap dengan maksimal. Alhasil, moisturizer hanya menempel di atas kulit tanpa benar-benar bekerja di dalamnya.

Rutin eksfoliasi akan membantu mengangkat sel kulit mati dan meregenerasi kulit. Pelembap pun bekerja sesuai fungsinya, bahkan bisa membantu memperbaiki tekstur kulit jadi lebih halus.

Beauties disarankan rutin eksfoliasi setidaknya tiga kali seminggu untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

9. Mandi Air Panas

Ilustrasi/ Foto: Unsplash.com/Nathan Dumlao

Mandi air panas memang terasa nikmat dan bisa membantu merilekskan tubuh. Namun, terkena air panas dalam waktu yang cukup lama bisa mengikis minyak alami kulit, membuat kulit cepat kering.

Sebaiknya, turunkan suhu air dan keluar setelah maksimal mandi selama 10 menit. Keringkan kulit dengan cara ditepuk-tepuk, lalu oleskan pelembap setelahnya.

10. Paparan AC

Ilustrasi/ Foto: Unsplash.com/Zulfugar Karimov

Kondisi lingkungan juga bisa berpengaruh terhadap kelembapan kulit. Paparan pendingin ruangan, cuaca dingin, hingga polusi dapat membuat kulit kehilangan kelembapan lebih cepat.

Terlebih lagi, kalau kamu bekerja di ruangan ber-AC yang menyala terus-menerus, maka bisa membuat kulit lebih mudah kehilangan kelembapannya. Oleh sebab itu, disarankan untuk mengaplikasikan moisturizer atau hydrating mist setiap kali kulit terasa kering.

Cara Mengatasi Kulit Kering Meski Sudah Pakai Pelembap

Cara mengatasi kulit kering/ Foto: Magnific.com/ devmaryna

Kulit tetap kering meskipun sudah memakai moisturizer, bukan berarti produknya tidak bekerja. Dalam beberapa kasus, kondisi ini bisa terjadi karena kondisi kulit yang rusak, produk skincare yang kurang tepat, hingga faktor lingkungan juga turut memengaruhi kelembapan kulit.

Adapun beberapa cara sederhana mengatasi kulit kering yang bisa kamu terapkan untuk mendapatkan hasil yang optimal, sebagai berikut:

1. Aplikasikan saat Basah

Jangan menunggu kulit benar-benar kering setelah membersihkan wajah atau mandi. Aplikasikan moisturizer ketika kulit masih setengah basah untuk mengunci air sehingga dapat mempertahankan kelembapan kulit.

2. Pilih Kandungan yang Tepat

Cari pelembap yang mengandung satu atau kombinasi dari formula seperti ceramide, hyaluronic acid, glycerin, shea butter, jojoba oil, atau petrolatum yang dapat memberikan kelembapan ekstra dan menjaganya tetap kenyal.

3. Hindari Air Panas

Beauties lebih disarankan mandi atau cuci wajah menggunakan air bersuhu ruang atau hangat-hangat kuku dengan maksimal selama 5-10 menit. Namun, tidak lebih dari waktu itu karena bisa memicu kulit kering.

4. Gunakan Pelembap Udara

Jika kamu sering berada di dalam ruangan yang kering, terutama karena menggunakan pendingin ruangan, maka humidifier dapat membantu menambah kelembapan udara agar kulit tidak cepat kering atau terasa kaku.

5. Cukupi Cairan Tubuh

Pastikan kamu mencukupi cairan tubuh dengan minum air putih minimal 2 liter atau 8 gelas sehari. Hal ini membantu menghidrasi kulit dari dalam, terutama jika kulit tetap kering meski sudah menggunakan pelembap.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE