5 Cara Mencegah Rambut Bercabang yang Efektif

Nina T | Beautynesia
Rabu, 24 Jun 2026 15:30 WIB
4. Jaga Kelembapan Rambut dengan Hair Mask
Menjaga kelembapan rambut dengan mengaplikasikan hair mask./ Foto: Pexels.com/Beyzanur K.

Rambut bercabang adalah masalah yang hampir semua orang pernah alami, terutama mereka yang sering menggunakan hair tools panas atau melakukan perawatan kimiawi. Kondisi ini membuat rambut terlihat kusam, kering, dan bahkan tampak lebih tipis dari seharusnya.

Dijelaskan dalam laman Healthline, rambut bercabang terjadi ketika ujung rambut kehilangan lapisan pelindungnya dan terbagi menjadi beberapa bagian. Masalahnya, rambut bercabang nggak bisa diperbaiki, hanya bisa dipotong. Oleh karena itu, pencegahan sejak dini menjadi kunci utama untuk menjaga kesehatan rambut, Beauties.

1. Trim Rambut Secara Rutin

Melansir dari laman HairClub, para stylist profesional merekomendasikan teknik yang disebut "dusting", yaitu memangkas kurang dari setengah inci (sekitar 1,2 cm) ujung rambut. Cara ini membantu mempertahankan panjang rambut sekaligus mencegah percabangan merambat lebih jauh ke atas batang rambut.

Trim rutin setiap 6-8 minggu disarankan sebagai bagian dari rutinitas perawatan rambut yang sehat, Beauties. Meski terasa seperti mengorbankan panjang rambut, langkah ini justru membantu rambut tumbuh lebih sehat dan kuat dalam jangka panjang.

2. Hindari Menggosok Rambut dengan Handuk

Tidak menggosok rambut yang masih basah dengan handuk

Tidak menggosok rambut yang masih basah dengan handuk/ Foto: Pexels.com/Oleskandra Biliak

Banyak orang terbiasa menggosok rambut kuat-kuat dengan handuk setelah keramas. Kebiasaan ini justru memicu kerusakan pada kutikula rambut, yang berujung pada munculnya rambut bercabang dan kusut.

Cara yang lebih aman adalah dengan menepuk-nepuk rambut secara lembut hingga kering, Beauties. Rambut dalam kondisi basah sangat rentan terhadap kerusakan, sehingga perlakuan yang hati-hati di tahap ini sangat memengaruhi kesehatan rambut secara keseluruhan.

3. Gunakan Sisir Bergigi Jarang

American Academy of Dermatology (AAD) merekomendasikan penggunaan sisir bergigi jarang untuk meminimalkan kerusakan pada ujung rambut. Sisir jenis ini memudahkan proses menyisir tanpa menarik atau memutus helai rambut.

Rambut basah sangat rentan terhadap patah sehingga sebaiknya disisir menggunakan sisir bergigi jarang setelah mengaplikasikan kondisioner tanpa bilas. Cara ini jauh lebih lembut dibandingkan menggunakan sikat rambut biasa, dan membantu mencegah rambut bercabang secara signifikan, Beauties.

4. Jaga Kelembapan Rambut dengan Hair Mask

Menjaga kelembapan rambut dengan mengaplikasikan hair mask.

Menjaga kelembapan rambut dengan mengaplikasikan hair mask./ Foto: Pexels.com/Beyzanur K.

Rambut kering dan kurang terhidrasi adalah penyebab utama munculnya rambut bercabang, terutama di bagian ujung. Melansir dari laman Healthline, penggunaan hair mask seminggu sekali dapat membantu mengisi kembali kelembapan rambut secara mendalam dan mengurangi kekeringan.

Hair mask mengandung bahan yang lebih terkonsentrasi dibandingkan kondisioner biasa dan dibiarkan lebih lama di rambut, sehingga hasilnya lebih optimal, Beauties. Kamu bisa menggunakan produk yang sudah jadi atau membuat sendiri dari bahan-bahan alami seperti minyak kelapa, madu, atau lidah buaya.

5. Kurangi Penggunaan Alat Styling Panas

Melansir dari laman HairClub, alat styling panas seperti catokan, curling iron, dan hair dryer dapat merusak struktur protein rambut dan memicu timbulnya rambut bercabang. Disarankan untuk menggunakan alat-alat tersebut maksimal dua kali seminggu agar kerusakan bisa diminimalkan.

Jika memang perlu menggunakan alat panas, selalu aplikasikan heat protectant spray terlebih dahulu sebelum styling, Beauties. Membiarkan rambut mengering secara alami setelah keramas adalah pilihan terbaik untuk menjaga rambut dari kerusakan akibat panas.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE