5 Teknik yang Bikin Aroma Parfum Terkesan Lebih Mahal dan Tahan Lama

Maura Valysha Carmelie | Beautynesia
Senin, 09 Feb 2026 06:00 WIB
2. Layering Parfum dengan Body Oil Biar Aromanya Lebih “Mahal”
Perfume layering dengan body oil bikin aroma parfum lebih rich, mewah, dan awet lebih lama, cocok untuk parfum gourmand dan woody/Foto: freepik.com/freepik

Pernahkah kamu merasa parfum favorit kamu wanginya cepat hilang atau kurang “berasa mahal”? Padahal, kunci aroma parfum yang tahan lama, lebih intens, dan terlihat eksklusif nggak selalu soal harga. Perfume layering jadi teknik viral di dunia beauty karena bisa membuat parfum lebih awet seharian, aromanya lebih personal, dan hasil akhirnya mirip parfum niche.

Mulai dari layering parfum dengan body lotion, body oil, sampai mengombinasikan notes parfum, semua teknik ini bisa bantu meningkatkan performa parfum di kulit. Nah Beauties, biar wanginya nggak hanya numpang lewat, ini dia 5 teknik perfume layering yang wajib kamu coba!

1. Layering dengan Body Lotion untuk Parfum Lebih Tahan Lama

Layering parfum dengan body lotion membantu kulit lebih lembap sehingga parfum tahan lama dan aromanya lebih halus sepanjang hari/Foto: freepik.com/prostock-studio

Kulit yang kering adalah musuh utama parfum. Itulah kenapa layering parfum dengan body lotion selalu jadi langkah pertama yang direkomendasikan. Saat kulit lembap, parfum akan lebih menempel dan aromanya nggak cepat menguap.

Pilih body lotion tanpa aroma atau yang wanginya lembut seperti vanilla atau musk. Oleskan tipis di area titik nadi sebelum menyemprot parfum. Teknik ini terbukti buat parfum tahan lama lebih dari biasanya, bahkan untuk jenis eau de toilette sekalipun.

2. Layering Parfum dengan Body Oil Biar Aromanya Lebih “Mahal”

Perfume layering dengan body oil bikin aroma parfum lebih rich, mewah, dan awet lebih lama, cocok untuk parfum gourmand dan woody/Foto: freepik.com/freepik

Kalau kamu ingin hasil wangi yang lebih mahal dan sensual, body oil adalah game changer. Teknik perfume layering dengan body oil sering dipakai karena efeknya buat aroma parfum terasa lebih dalam dan smooth.

Beberapa body oil yang sering dipakai untuk layering, seperti jojoba oil, sweet almond oil, atau body oil dengan sentuhan vanilla atau sandalwood. Selain punya wangi yang kuat body oil tersebut bisa menutrisi kulit, Beauties.

Cukup aplikasikan sedikit saja pada kulit, lalu semprot parfum di atasnya. Hasilnya aroma parfum jadi lebih awet dan luxurious, terutama untuk parfum gourmand, woody, dan floral.

3. Teknik Layering Berdasarkan Notes Parfum (Top, Middle, Base)

Layering parfum berdasarkan notes membantu menciptakan aroma berlapis yang seimbang dan mencegah wangi parfum saling bertabrakan/Foto: freepik.com/freepic.diller

Beauties, kalau kamu suka eksperimen, teknik ini sangat cocok kamu coba. Layering parfum berdasarkan notes (top, middle, base) membantu menciptakan aroma yang berlapis dan lebih kompleks.

Caranya simpel, tapi hasilnya akan langsung memikat! Mulai dari parfum dengan base notes berat seperti musk, amber, atau vanilla yang punya depth. Lalu, tumpuk parfum dengan middle notes floral dan akhiri dengan parfum yang memiliki top notes fresh atau citrus. Teknik ini buat aroma parfum berkembang pelan-pelan dan terasa lebih “niat”, bukan asal campur.

4. Campur Parfum Fresh + Warm untuk Aroma Lebih Balanced

Kombinasi parfum fresh dan warm jadi tren layering viral karena menghasilkan aroma seimbang yang fresh di awal dan hangat di akhir/Foto: freepik.com/rawpixel.com

Salah satu tren perfume layering adalah menggabungkan parfum fresh dengan warm. Kombinasi ini buat aroma lebih seimbang, nggak terlalu menusuk, tapi tetap meninggalkan kesan.

Misalnya, parfum citrus atau green notes dipadukan dengan vanilla atau amber. Hasilnya adalah wangi yang fresh di awal, hangat di akhir, cocok untuk dipakai seharian atau untuk kesan pertama yang memorable.

5. Layering Parfum di Urutan & Area yang Tepat

Menentukan area dan urutan semprot parfum yang tepat membantu layering parfum lebih maksimal dan aroma lebih tahan lama di kulit/Foto: freepik.com/syda_productions

Banyak yang fokus di parfum apa yang dipakai, tapi lupa bahwa cara dan area pemakaian parfum juga menentukan ketahanan aroma. Untuk hasil maksimal, fokuskan layering di titik-titik yang menghasilkan panas alami tubuh.

Ada beberapa area favorit untuk layering parfum. Misalnya di bagian leher bagian samping, sisi belakang telinga, pergelangan tangan yang memudahkanmu saat mengombinasikan parfum, atau di area lipatan siku. Kalau sudah kamu semprotkan, hindari langsung menggosok parfum karena bisa merusak struktur aroma. Biarkan wanginya menyatu alami dengan kulit kamu terlebih dahulu.

Dengan teknik perfume layering yang tepat, Beauties bisa menciptakan aroma parfum yang lebih tahan lama, lebih mahal, dan benar-benar unik. Nggak perlu koleksi parfum mahal, cukup pintar layering sesuai karakter aroma favorit kamu. Siap upgrade cara pakai parfum biar wanginya auto naik kelas?

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang dapat ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.