6 Kesalahan Melakukan Tren 'Skin Flooding' yang Bikin Malah Breakout!

Maura Valysha Carmelie | Beautynesia
Selasa, 24 Mar 2026 16:00 WIB
3. Mengabaikan Area yang Sulit Dibersihkan
Salah mengaplikasikan skin flooding secara tidak merata termasuk kesalahan dalam skincare yang sering luput disadari dan berujung pori-pori tersumbat/Foto: freepik.com/freepik

Skin flooding adalah teknik skincare yang sedang viral di media sosial, di mana kulit “dibanjiri” dengan beberapa layer produk yang fokus pada hidrasi. Biasanya teknik ini dimulai dari toner, essence, serum, hingga moisturizer untuk membuat kulit terlihat lebih lembap, plump, dan dewy. Metode ini bertujuan mengunci kelembapan di dalam kulit sehingga wajah terasa lebih terhidrasi dan tampak glowing.

Namun, pernah nggak kamu mencoba skin flooding supaya wajah terlihat terhidrasi sempurna, tapi ujung-ujungnya malah breakout parah? Banyak yang belum paham bahwa rutinitas skin flooding yang salah justru bisa menjadi boomerang buat kulitmu.

Di sini, kita akan bahas kesalahan skin flooding yang membuat wajah breakout, lengkap dengan solusi supaya skincare routine kamu tetap aman, efektif, dan buat kulit glowing tanpa drama jerawat!

1. Menggunakan Produk Terlalu Banyak Sekaligus

Penggunaan terlalu banyak skin flooding products dalam satu waktu bisa jadi salah satu kesalahan dalam skincare yang membuat kulit stres dan memicu jerawat/Foto: freepik.com/kulyashinafoto

Salah satu kesalahan paling sering dilakukan dalam skin flooding skincare routine adalah menggabungkan terlalu banyak produk aktif sekaligus, terutama bahan yang keras seperti retinol, AHA/BHA, atau vitamin C. Kulit yang over-treated bisa jadi iritasi, kehilangan kelembapan yang sehat, dan malah memicu breakout serta peradangan kulit.

Beauties, fokuslah pada hydration & barrier repair dulu, lalu perkenalkan satu bahan aktif setiap beberapa minggu supaya kulit bisa adaptasi.

2. Tidak Melakukan Double Cleansing dengan Benar

Tanpa pembersihan yang tepat sebelum skin flooding, sisa kotoran bisa menjadi penyebab wajah breakout meski skincare yang digunakan sudah terasa melembapkan/Foto: freepik.com/beststudio

Walau skin flooding bertujuan melembapkan, kalau makeup remover atau cleansing kamu nggak tuntas, sisa kotoran dan minyak akan tersumbat di pori-pori. Akibatnya kulit kamu akan mengalami breakout dan komedo juga jadi meningkat.

Pastikan kamu selalu melakukan double cleansing yang efektif, micellar water atau oil cleanser dulu, baru foam cleanser untuk bersihkan sisa kotoran.

3. Mengabaikan Area yang Sulit Dibersihkan

Salah mengaplikasikan skin flooding secara tidak merata termasuk kesalahan dalam skincare yang sering luput disadari dan berujung pori-pori tersumbat/Foto: freepik.com/freepik

Kesalahan ini sering nggak disadari banyak orang adalah fokus skin flooding serum hanya di pipi atau T-zone, tapi mengabaikan dagu, leher, atau sudut hidung. Padahal menurut womanedit.com area itu sering jadi tempat tersumbatnya debu dan minyak. Ratakan step kulit lembapmu secara merata hingga ke dagu dan leher supaya serumnya benar-benar kerja maksimal dan pori-pori bersih dari sumbatan.

4. Menggunakan Scrub Terlalu Sering ketika Skin Flooding

Meski terinspirasi dari korean skin flooding, eksfoliasi berlebihan justru dapat merusak skin barrier dan menjadi penyebab wajah breakout/Foto: freepik.com/user18526052

Eksfoliasi memang membuat kulit lebih cerah, tapi kalau kamu over-eksfoliasi saat melakukan skin flooding, kamu bisa merusak skin barrier. Lebih parahnya lagi, menurut The Economic Times, lapisan pelindung kulit bisa menjadi lemah dan lebih rentan terhadap jerawat, kemerahan, bahkan iritasi.

Lakukan eksfoliasi maksimal 2-3 kali seminggu, dan saat melakukan skin flooding, pilih gentle chemical exfoliant atau skip dulu supaya hidrasi tetap optimal.

5. Memilih Moisturizer yang Terlalu Berat/Comedogenic

Memahami what is skin flooding treatment berarti juga tahu memilih pelembap yang tepat agar hidrasi maksimal tanpa menyumbat pori dan memicu jerawat/Foto: freepik.com/asier_relampagoestudio

Beauties yang punya kulit berminyak atau kombinasi sering salah kaprah bahwa pakai pelembap harus berat supaya kulit makin lembab. Padahal menurut NDTV, moisturizer yang terlalu berat atau comedogenic bisa menyumbat pori, membuat breakout makin parah.

Pilihlah moisturizer gel-based, oil-free, dan non-comedogenic saat melakukan skin flooding untuk membantu mengunci air tanpa menyumbat pori.

6. Tidak Mencuci Barang yang Sering Bersentuhan dengan Wajah

Menjaga kebersihan alat dan benda yang bersentuhan dengan wajah adalah bagian penting dari cara atasi wajah breakout saat rutin melakukan skin flooding/Foto: freepik.com/stockking

Ini kesalahan yang sering dilupakan, yaitu ganti sarung bantal, membersihkan layar ponsel, atau cuci kuas makeup secara rutin! Kulit yang lembap dari skin flooding yang terpapar bakteri dari sarung bantal atau HP adalah kombo yang buat breakout yang cepat muncul. Ganti sarung bantal minimal seminggu sekali dan bersihkan HP dengan tisu antiseptik supaya bakteri nggak pindah ke wajahmu.

Intinya, Beauties, skin flooding akan efektif kalau produknya tepat dan langkahnya benar. Hindari kesalahan kecil yang bisa memicu breakout, supaya kulit tetap lembap, sehat, dan glowing tanpa drama.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.