6 Tren Skincare Ini Viral di TikTok Sepanjang Tahun 2022, Ada yang Pernah Ikutan Kamu Coba?

Iftifani Sayyida Asausan | Beautynesia
Kamis, 15 Dec 2022 10:30 WIB
Tren Skincare TikTok 2022/Foto: pexels.com/Gustavo Fring

Beauties, tahukah kamu bahwa TikTok menjadi salah satu media sosial terpopuler di dunia? Dikutip dari Semrush, TikTok menempati peringkat ke 6 dengan 1 miliar pengguna aktif setiap bulannya.

Konten yang ada juga beragam terutama pada bidang kecantikan. Banyak tips skincare yang dengan cepat menjadi tren dan dicoba oleh banyak orang. Memasuki akhir 2022, ini keenam tren skincare yang viral di Tiktok. Simak selengkapnya ya, Beauties!

1. Metode Skin Cycling 


Metode skin cycling/Foto: instagram.com/drwhitneybowebeauty

Tren ini dipopulerkan oleh seorang dermatologis bernama Dr. Whitney Bowe. Metode ini membutuhkan empat prosedur yang digunakan selama empat hari.

Metode skin cycling ini cocok untuk pemula yang ingin menggunakan retinol. Hari pertama dilakukan dengan eksfoliasi untuk mengangkat sel kulit mati sehingga membuat kulit tampak cerah. Pada hari kedua, kamu bisa menggunakan skincare dengan kandungan retinol tersebut. Untuk pemula, kamu bisa memakai retinol dengan kadar yang rendah.

Hari ketiga dan keempat kamu bisa menggunakan skincare yang fokus untuk menjaga hidrasi kulit dan merawat skin barrier. Kamu bisa memakai skincare dengan kandungan glycerin, hyaluronic aid, ceramide, niacinamide, atau vitamin E. 

Terakhir, metode ini bisa kamu coba saat malam hari dan jangan lupa untuk memakai sunscreen pada pagi dan siang hari.

2. Skin Slugging


Skin lugging/Foto: femaledaily

Awalnya tren ini berasal dari sebuah sub thread di Reddit. Dikutip dari Female Daily, konon slugging bisa memperkuat skin barrier. Teknik slugging ini dilakukan dengan mengaplikasikan pelembap yang bersifar oklusif, atau pelembap dengan tekstur yang tebal dan agak susah menyerap di kulit.

Teknik ini bisa digunakan pada malam hari untuk menjaga kelembapan kulit sepanjang malam. Pelembap yang oklusif bekerja dengan memberikan lapisan ekstra pada kulit. Pelembap oklusif yang digunakan berbentuk ointment seperti Vaseline Petrolatum atau Lucas Papaw.

3. Hydrocolloid Patch Untuk Jerawat dan Komedo


Hydrocolloid patch untuk jerawat dan komedo/Foto: tiktok.com

Hydrocolloid patch sebenarnya sudah banyak dikenal sebagai pimple patch. Pemakaian pimple patch mencegah kamu menyentuh area jerawat dan melindungi jerawat dari kotoran atau bakteri. Pimple patch berfungsi untuk menyerap nanah pada jerawat dan membantu penyembuhannya.

Tetapi beberapa orang di TikTok memakai hydrocolloid patch berukuran besar yang biasanya digunakan untuk menutupi luka. Patch berukuran besar ini bisa ditempel di area dagu, hidung, atau dahi yang merupakan tempat munculnya komedo dan sebum. Seorang ahli bedah bernama Anthony Youn juga mendukung penggunaan patch yang juga bisa membantu mengurangi inflamasi pada jerawat.

(ria/ria)