7 Cara Menjaga Kulit Tetap Lembap di Musim Kemarau

Nindya Putri Hermansyah | Beautynesia
Selasa, 21 Jul 2026 10:30 WIB
7 Cara Menjaga Kulit Tetap Lembap di Musim Kemarau
Ilustrasi kulit kering di musim kemarau/Freepik: Anastasia Kazakova

Musim kemarau sering kali membuat udara menjadi lebih panas dan kering. Kondisi ini dapat menyebabkan kulit kehilangan lebih banyak kelembapan sehingga terasa kering, kasar, mengelupas, bahkan mudah mengalami iritasi jika tidak dirawat dengan baik.

Cuaca yang kering dapat mengurangi kadar air pada lapisan terluar kulit sehingga fungsi skin barrier ikut terganggu. Oleh karena itu, penting untuk melakukan perawatan yang tepat agar kulit tetap lembap dan sehat selama musim kemarau.

1. Minum Minimal 2 Liter Air Putih Setiap Hari

Ilustrasi minum air putih/Freepik: pvproductions

Kulit membutuhkan cairan yang cukup agar dapat menjalankan fungsinya sebagai pelindung tubuh. Dilansir dari Mayo Clinic, saat musim kemarau tubuh lebih mudah kehilangan cairan melalui keringat sehingga risiko dehidrasi meningkat jika asupan air tidak terpenuhi.

Biasakan minum sekitar 2 liter air putih per hari atau sesuaikan dengan kebutuhan tubuh dan tingkat aktivitas. Selain itu, kamu juga bisa mengonsumsi buah yang kaya kandungan air, seperti semangka, melon, jeruk, dan mentimun untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan harian.

2. Hindari Sabun dengan Kandungan Alkohol Tinggi

Ilustrasi sabun wangi/Freepik: magnific

Membersihkan kulit memang penting, tetapi penggunaan sabun dengan kandungan alkohol tinggi atau bahan pembersih yang terlalu keras dapat merusak lapisan pelindung kulit (skin barrier). Dilansir dari American Academy of Dermatology, kondisi ini membuat kulit lebih mudah kehilangan kelembapan dan rentan mengalami iritasi.

Pilih sabun atau cleanser yang berlabel gentle, bebas alkohol berlebih, dan memiliki pH yang lembut agar kulit tetap bersih tanpa menghilangkan kelembapan alaminya.

3. Gunakan Pelembap Segera Setelah Mandi

Ilustrasi menggunakan pelembap setelah mandi/Freepik: freepik

Setelah mandi, kandungan air di permukaan kulit akan lebih mudah menguap jika tidak segera dikunci dengan pelembap. Dilansir dari American Academy of Dermatology, waktu terbaik menggunakan pelembap adalah beberapa menit setelah mandi ketika kulit masih sedikit lembap.

Pilih pelembap yang mengandung ceramide, glycerin, atau hyaluronic acid karena bahan-bahan tersebut membantu menjaga kelembapan sekaligus memperkuat skin barrier.

4. Proteksi dengan Sunscreen

Ilustrasi penggunaan skincare/Freepik: freepik

Paparan sinar matahari saat musim kemarau cenderung lebih intens sehingga dapat merusak lapisan pelindung kulit dan mempercepat hilangnya kelembapan. Penggunaan sunscreen setiap hari merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan kulit.

Gunakan sunscreen dengan SPF minimal 30 dan perlindungan broad-spectrum setiap pagi. Jika banyak beraktivitas di luar ruangan, aplikasikan kembali setiap dua jam sekali agar perlindungannya tetap optimal.

5. Hindari Mandi dengan Air Terlalu Panas

Ilustrasi mandi air hangat/Freepik: user1852

Mandi menggunakan air panas memang terasa nyaman, terutama pada pagi atau malam hari. Namun, suhu air yang terlalu panas dapat menghilangkan minyak alami yang berfungsi menjaga kelembapan kulit.

Sebaiknya gunakan air hangat suam-suam kuku dan batasi waktu mandi sekitar 5–10 menit. Setelah selesai mandi, segera gunakan pelembap agar kulit tidak terasa kering atau tertarik.

6. Eksfoliasi Maksimal 1–2 Kali Seminggu

Ilustrasi eksfoliasi/Freepik: magnific

Eksfoliasi memang bermanfaat untuk mengangkat sel kulit mati sehingga kulit terasa lebih halus. Namun, menurut American Academy of Dermatology, melakukan eksfoliasi terlalu sering dapat mengganggu skin barrier dan menyebabkan kulit kehilangan kelembapan.

Selama musim kemarau, batasi eksfoliasi maksimal satu hingga dua kali dalam seminggu dan gunakan produk yang sesuai dengan jenis kulit. Jika kulit sedang terasa kering atau iritasi, sebaiknya hentikan sementara eksfoliasi hingga kondisi kulit membaik.

7. Gunakan Humidifier Jika Udara Terlalu Kering

Ilustrasi humidifier/Freepik: pvproductions

Udara yang kering selama musim kemarau, terutama di ruangan ber-AC, dapat membuat kulit lebih cepat kehilangan kelembapan. Dilansir dari Mayo Clinic, penggunaan humidifier dapat membantu meningkatkan kelembapan udara sehingga kulit tidak mudah terasa kering.

Jika tidak memiliki humidifier, kamu bisa mengurangi penggunaan AC dengan suhu yang terlalu dingin atau meletakkan wadah berisi air di dalam ruangan sebagai cara sederhana untuk membantu menjaga kelembapan udara.

Kulit yang tetap lembap selama musim kemarau tidak hanya bergantung pada penggunaan skincare, tetapi juga dipengaruhi oleh kebiasaan sehari-hari dan pola hidup yang sehat. Dengan melakukan perawatan secara konsisten serta melindungi kulit dari paparan cuaca kering, kesehatan kulit dapat tetap terjaga sepanjang musim kemarau.

__

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE