7 Rahasia Perawatan Rambut Berhijab agar Tetap Sehat saat Cuaca Lembap

Yoanita Aisyah Anugraeny | Beautynesia
Selasa, 27 Jan 2026 08:00 WIB
7. Rutin Potong Ujung Rambut
Rutin potong ujung rambut atau trimming. Trimming membantu menjaga rambut tetap rapi dan mencegah kerusakan menyebar/ Foto: Freepik/Freepik

Intensitas hujan di beberapa wilayah Indonesia memang sedang meningkat akhir-akhir ini. Hujan hampir turun tiap hari hingga banjir di beberapa titik membuahkan udara yang terasa pengap dan lembab. Kalau sudah begini, kulit jadi lebih mudah berkeringat sehingga para perempuan yang berhijab wajib lebih ekstra dalam merawat rambut.

Meskipun sedikit lebih “ekstra”, tapi merawat rambut berhijab agar tetap sehat, terutama di cuaca yang lembap ini ternyata tidak susah lho, Beauties! Penasaran apa saja rahasianya? Yuk, simak pembahasannya berikut ini!

1. Tunggu Rambut Kering sebelum Pakai Hijab

Tunggu rambut kering sebelum pakai hijab. Pakai hijab dalam kondisi rambut basah dapat menghambat sirkulasi udara di kepala/ Foto: Freepik/Freepik

Tunggu rambut kering sebelum pakai hijab. Pakai hijab dalam kondisi rambut basah dapat menghambat sirkulasi udara di kepala/ Foto: Freepik/Freepik

Melansir dari Vogue Arabia, langkah pertama yang wajib dilakukan untuk menjaga rambut tetap sehat adalah memastikannya kering sebelum mengenakan hijab. Hindari menggunakan hijab saat rambut masih basah. Jika tidak, hijab yang digunakan dapat menghambat sirkulasi udara di kepala. Alhasil, keringat dan uap air terperangkap sehingga membuat bakteri dan jamur berkembang. Kalau sudah begini, jangan heran deh kalau kulit kepala kamu jadi gampang terasa gatal, bau apek sampai ketombean.

Nah kalau kamu sedang terburu-buru, kamu bisa mengeringkannya menggunakan hair dryer dengan suhu sedang. Dengan begitu, rambut jadi lebih cepat kering sehingga jadi tetap aman dan tidak mudah rusak.

2. Jangan Menggosok Rambut dan Kulit Kepala Terlalu Keras

Jangan menggosok rambut dan kulit kepala terlalu keras. Gesekan terlalu keras bisa merusak kutikula rambut/ Foto: Freepik/KamranAydinov

Jangan menggosok rambut dan kulit kepala terlalu keras. Gesekan terlalu keras bisa merusak kutikula rambut/ Foto: Freepik/KamranAydinov

Sudah bukan rahasia lagi jika langkah awal mengeringkan rambut adalah menggunakan handuk. Cara ini sebenarnya tidak salah, hanya saja beberapa orang kadang secara tidak sadar terlalu keras menggosok kepala dengan harapan rambut cepat kering. Kalau kamu sering begini, jangan dilanjutkan ya, Beauties!

Saat cuaca lembap, rambut kamu cenderung lebih sensitif. Inilah yang membuat gosokan yang terlalu keras bisa berpotensi merusak kutikula rambut, terlebih jika kamu berhijab. Jadi, ada baiknya kamu mengenakan handuk yang halus sebagai langkah awal pengeringan, kemudian lanjutkan dengan menggunakan hair dryer.

3. Gerai Rambut saat Tidak Memakai Hijab

Gerai rambut saat tidak memakai hijab. Menggerai rambut sama dengan memberi ruang pada rambut untuk bernafas/ Foto: Freepik/wayhomestudio

Gerai rambut saat tidak memakai hijab. Menggerai rambut sama dengan memberi ruang pada rambut untuk bernafas/ Foto: Freepik/wayhomestudio

Sama seperti kamu, rambut juga butuh ruang yang luas untuk bernafas. Dan saat kamu sedang santai di rumah, inilah saatnya kamu memberi “nafas” untuk rambut dan kulit kepala. Caranya? Tentu saja dengan membiarkannya tergerai tanpa terikat.

Usut punya usut, menggerai rambut secara berkala dapat membantu mengurangi kelembapan berlebih yang terperangkap seharian. Rambut yang dibiarkan terbuka juga memberi kesempatan bagi kulit kepala untuk kembali ke kondisi normal setelah tertutup cukup lama. Dengan begitu, kamu sudah melakukan salah satu upaya untuk mengurangi risiko rambut patah dan rontok.

4. Pastikan Ikatan Rambut Tidak Terlalu Kencang

Pastikan ikatan rambut tidak terlalu kencang. Ikatan kencang memicu rambut rontok/ Foto: Freepik/Freepik

Pastikan ikatan rambut tidak terlalu kencang. Ikatan kencang memicu rambut rontok/ Foto: Freepik/Freepik

Setelah beberapa jam menggerai rambut, kamu mungkin merasa gerah ingin segera mengikatnya. Eits, jangan buru-buru diikat ya, Beauties! Pasalnya, rambut yang terlalu sering diikat, terutama saat menggunakan hijab bisa berpotensi memberikan tekanan pada akar rambut yang memicu rambut rontok. Jadi solusinya, jangan terlalu kuat saat mengikat rambut. Sebagai alternatif, kamu juga bisa menggunakan jepit anti-badai (jeday) juga.

5. Rawat Seminggu Sekali dengan Hair Mask atau Creambath

Rawat seminggu sekali dengan hair mask atau creambath. Perawatan akan memperbaiki rambut kusam, kering ataupun rontok/ Foto: Freepik/Freepik

Rawat seminggu sekali dengan hair mask atau creambath. Perawatan akan memperbaiki rambut kusam, kering ataupun rontok/ Foto: Freepik/Freepik

Nggak hanya di kulit kepala, batang rambut ternyata juga butuh “asupan” ya, Beauties! Umumnya, “asupan” untuk batang rambut ini bisa kamu berikan lewat aplikasi hair mask atau creambath. Nggak perlu harus ke salon kok, sekarang kamu sudah bisa melakukan sendiri di rumah dengan menggunakan creambath yang banyak dijual di pasaran, lho!

Kandungan vitamin yang ada di hair mask inilah yang menjadi amunisi untuk memperbaiki rambut kusam, kering ataupun rontok. Jadi, pastikan pilih hair mask yang sesuai dengan kebutuhan rambut kamu, ya!

6. Selektif Memilih Bahan Hijab

Selektif memilih bahan hijab. Gunakan hijab dengan bahan katun, sutra, dan linen, atau serat semi-alami lainnya/ Foto: Freepik/Freepik

Selektif memilih bahan hijab. Gunakan hijab dengan bahan katun, sutra, dan linen, atau serat semi-alami lainnya/ Foto: Freepik/Freepik

Agar rambut kamu tetap sehat di cuaca yang lembap ini, pastikan selektif memilih bahan untuk hijab. Tak bisa dipungkiri, bahan hijab ternyata punya peran krusial pada kesehatan kulit kepala. Menurut Meriem yang dikutip dari Vogue Arabia, disebutkan bahwa gesekan dari kain hijab tertentu dapat membuat batang rambut menjadi kasar.

Jadi, bahan hijab apa yang sebaiknya digunakan saat cuaca sedang lembap? Jawabannya adalah hijab dengan bahan katun, sutra, dan linen, atau serat semi-alami lainnya. Sementara itu, bahan hijab poliester dan nilon sangat tidak direkomendasikan karena berpotensi memerangkap kelembapan di kulit kepala.

7. Rutin Potong Ujung Rambut

Rutin potong ujung rambut atau trimming. Trimming membantu menjaga rambut tetap rapi dan mencegah kerusakan menyebar/ Foto: Freepik/Freepik

Rutin potong ujung rambut atau trimming. Trimming membantu menjaga rambut tetap rapi dan mencegah kerusakan menyebar/ Foto: Freepik/Freepik

Terakhir, rajin potong ujung rambut atau trimming. Memotong ujung rambut secara rutin membantu menjaga rambut tetap rapi dan mencegah kerusakan menyebar ke bagian rambut lainnya. Jangan khawatir, kamu nggak perlu potong sampai bondol, kok! Cukup 1 cm sama hanya di bagian ujung. Lakukan setiap dua atau tiga bulan.

Dengan ujung rambut yang sehat, perawatan lain seperti hair mask dan styling pun jadi lebih maksimal. Rambut berhijab tetap bisa terlihat sehat, ringan, dan terawat meski harus berhadapan dengan cuaca lembap setiap hari.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.