sign up SIGN UP

Agar Tidak Gatal, Ini Cara Mencukur Bulu Kaki yang Tepat

Rumaysha Milhania | Beautynesia
Jumat, 24 Apr 2020 06:00 WIB
Agar Tidak Gatal, Ini Cara Mencukur Bulu Kaki yang Tepat
caption
Tidak nyaman dengan rasa gatal setelah bercukur? Yuk, simak ulasan tentang tips mencukur bulu kaki yang tepat berikut ini.

Mencukur bulu memang membuat kulit akan terlihat halus dan terasa lembut sementara. Tetapi bagi banyak orang, bercukur biasanya akan diikuti dengan efek samping rasa gatal yang tidak nyaman. Benjolan merah akibat peradangan di dekat pori-pori rambut, yang disebut folliculitis, juga dapat muncul setelah mencukur di area kulit sensitif. Nah, agar tahu cara untuk mengatasinya, simak ulasan tentang penyebab kulit gatal setelah bercukur dan bagaimana cara untuk mengatasinya beirkut ini.

Kulit Gatal setelah Bercukur, Apa Penyebabnya?

Saat kamu menggunakan pisau cukur untuk mencukur habis semua rambut, kamu memang melihat kulitmu tampak halus dan bersih. Padahal, kenyataannya rambut yang tercukur tidak sebersih yang terlihat. Faktanya, kamu hanya memotongnya tepat di bagian dekat dengan tempat ia tumbuh. Selain itu, secara bersamaan folikel rambut dalam kulit juga terus menumbuhkan rambut di bawah kulit. Alhasil, kamu kegiatan mencukur juga dapat menyebabkan folikel menjadi teriritasi. Iritasi inilah yang membuat akan membuat rasa gatal setelah bercukur.


Foto: https://www.medicalnewstoday.com/


Cara Mencegah Rasa Gatal Setelah Bercukur

Pencegahan adalah cara terbaik untuk mengatasi rasa gatal yang muncul setelah bercukur. Berikut ini adalah beberapa langkah yang dapat kamu lakukan setiap kali kamu mencukur kaki, atau beberapa bagian tubuh sensitif lainnya.
 



1. Sebelum kamu mencukur, rapikan rambut yang panjangnya lebih dari setengah 2 cm dengan gunting kecil. Langkah ini penting untuk memastikan proses pencukuran dengan pisau cukur bisa lebih cepat dan tepat.
 


Foto: https://whishbody.com/


2. Jangan pernah mencukur saat kulit kering. Kamu dapat mencukur setelah kamu mandi dan membiarkan air menyerap ke pori-pori setidaknya setelah dua menit. Ini akan memberi kulit kelembaban ekstra, membuka pori-pori, dan membuat rambut lebih mudah dicukur.
 



3. Gunakan pisau cukur baru jika memungkinkan. Berbagai jenis pisau biasanya akan memiliki umur simpan yang berbeda. Tapi untuk hasil terbaik, cukur bagian sensitif dengan pisau cukur baru setiap saat.
 


Foto: https://www.today.com/


4. Lembapkan area yang akan dicukur dengan krim cukur alami atau kondisioner rambut. Cara ini penting untuk membuat rambut menjadi lebih halus. Selain itu, cari juga produk yang memang aman untuk kulit sensitif. Jangan gunakan sabun karena itu akan membuat kulit menjadi kering.
 



5. Regangkan kulit dengan kencang dan cukur rambut ke arah mereka tumbuh. Mencukur dengan cermat dan teliti akan memberikan hasil yang lebih optimal dan terhindari dari pencukuran yang tidak merata.
 


Foto: https://whishbody.com/


6. Setelah bercukur, gunakan gel pendingin, seperti misalnya lidah buaya murni. Kamu juga dapat membeli minyak atau lotion hipoalergenik khusus untuk menenangkan kulit setelah bercukur. Selamat mencoba, ya!


(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id