STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600
BILLBOARD
970x250

BeauPicks: Selain Jo Malone English Pear & Freesia, Ini 4 Rekomendasi Parfum Aroma Patchouli

Cica Rahmania | Beautynesia
Senin, 08 Nov 2021 22:45 WIB
BeauPicks: Selain Jo Malone English Pear & Freesia, Ini 4 Rekomendasi Parfum Aroma Patchouli

Hampir semua perfumer di dunia menjadikan tumbuhan sebagai aroma parfum yang mereka kembangkan. Bunga merupakan tumbuhan yang aromanya dijadikan sebagai parfum. Dari sekian banyak bunga yang aromanya dijadikan notes parfum, patchouli adalah salah satu aroma yang menghiasi notes parfum-parfum hits di dunia. Jo Malone English Pear and Freesia, misalnya.

Nah, jika kamu penggemar parfum Jo Malone English Pear & Freesia yang kental dengan aroma patchouli atau nilam, tampaknya kamu perlu mencoba parfum-parfum lain dengan aroma serupa. Termasuk dalam tumbuhan herba, patchouli tak jarang disebut memberi kesan hippies. Seperti empat aroma parfum berikut yang Beautynesia telah himpun berikut ini. Yuk, simak!

Maison Margiela Music Festival

[Gambas:Instagram]

Varian yang Maison Margiela edisi Replica merupakan salah satu parfum yang diproduksi dari wangi-wangi dan momen yang familiar dari berbagai lokasi dan periode. Sesuai dengan namanya, parfum yang diluncurkan pada 2017 ini merupakan representasi dari wewangian di festival musik, dengan perpaduan aroma patchouli, cedarwood, cypress, dan tembakau.

Byredo Velvet Haze dan Bibliothèque

[Gambas:Instagram]

Selain itu, parfum aroma nilam berikutnya ada parfum keluaran Byredo. Velvet Haze dan Bibliothèque adalah dua aroma yang diproduksi dengan mengusung patchouli di dalamnya. Aroma Velvet Haze terbilang unik, pasalnya, Byredo mengombinasikan aroma kelapa, kesturi, dan kakao di dalamnya sehingga membuat kesan lembut dan creamy.

Serupa dengan Velvet Haze, Byredo Bibliothèque juga menempatkan patchouli di dalamnya, tetapi bukan sebagai aroma utama, melainkan aroma pendamping dari aroma buah plum dan peach yang lebih kuat.

Diptyque Tempo Eau De Parfum

Diluncurkan pada 2018, Tempo dari Diptyque dirilis untuk merayakan 40 tahun berdirinya Diptyque. Menariknya, tiga ekstraksi bahan yang berbeda digunakan pada parfum ini masing-masing disuplai dari rantai pasokan berkelanjutan di pulau Sulawesi, Indonesia. Wow!

[Gambas:Instagram]

Dirancang oleh Olivier Pescheux, Tempo memberi kesan klasik optimis dan hipnotis yang aromatik dan pedas. Bergamot, pink papper, dan melati segar menambahkan sedikit semangat pada parfum yang termasuk dalam parfum aromatic spicy ini. 

Mauboussin Promise Me

[Gambas:Instagram]

Meski bukan datang dari kalangan niche perfume, tapi nama Mauboussin perlu diperhitungkan sebagai produsen yang memproduksi parfum aroma patchouli. Mengombinasikan dengan aroma mawar, citrus, dan kayu, Promise Me memberi angin segar pada deretan parfum bertema bunga.

Parfum ini memiliki dua ukuran, yaitu 40 ml dan 90 ml yang dikemas pada botol berbentuk gembok.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI

(fer/fer)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE