Hati-Hati, 6 Kebiasaan Mencuci Wajah yang Bikin Iritasi

Belinda Safitri | Beautynesia
Rabu, 12 Aug 2026 09:00 WIB
2. Terlalu Sering Mencuci Wajah
Terlalu sering mencuci wajah/ Foto: Magnific.com/gpointstudio

Beauties, mencuci wajah merupakan langkah dasar dalam rutinitas perawatan kulit yang tidak boleh dilewatkan. Namun, memiliki rutinitas membersihkan wajah setiap hari belum tentu cukup jika teknik atau produk yang digunakan kurang tepat.

Tanpa disadari, sejumlah kebiasaan saat mencuci wajah dapat membuat lapisan pelindung kulit melemah. Akibatnya, kulit menjadi lebih mudah kering, sensitif, hingga terasa perih.

Sebagai bentuk pencegahan, yuk, kenali beberapa kebiasaan mencuci wajah yang bikin iritasi seperti dilansir dari Derm Specialist!  

1. Menggunakan Pembersih Wajah yang Salah

Salah pilih pembersih wajah/ Foto: Magnific.com/wayhomestudio

Tidak semua produk pembersih wajah cocok untuk setiap jenis kulit. Cleanser yang terlalu keras dapat mengangkat minyak alami kulit secara berlebihan, sedangkan produk yang terlalu lembut terkadang tidak mampu mengangkat sisa tabir surya, riasan, maupun kotoran dengan optimal. Akibatnya, kulit bisa mengalami iritasi dan lebih mudah berjerawat.

Saat memilih pembersih wajah, sesuaikan dengan kebutuhan kulitmu. Misalnya, jika kulit cenderung sensitif atau mudah kering, pilih formula yang bebas sulfat dan memiliki kandungan yang membantu menjaga kelembaban kulit. Dengan begitu, wajah tetap bersih tanpa sensasi tertarik atau kering setelah dibilas.

2. Terlalu Sering Mencuci Wajah

Terlalu sering mencuci wajah/ Foto: Magnific.com/gpointstudio

Banyak orang mengira semakin sering mencuci wajah maka kulit akan semakin bersih. Padahal, membersihkan wajah secara berlebihan justru dapat menghilangkan lapisan pelindung alami kulit yang berfungsi menjaga kelembapan dan melindungi dari iritasi.

Secara umum, mencuci wajah dua kali sehari sudah cukup bagi kebanyakan orang. Jika seharian kamu hanya beraktivitas di dalam rumah tanpa memakai makeup, tabir surya, atau tidak banyak berkeringat dan terkena polusi, sesekali cukup membilas wajah dengan air pada malam hari. Memberikan waktu bagi kulit untuk mempertahankan minyak alaminya dapat membantu menjaga keseimbangan skin barrier.

3. Menggunakan Air Terlalu Panas atau Dingin

Menggunakan air terlalu panas atau dingin/ Foto: Magnific.com/pvproductions

Masih banyak yang percaya bahwa air panas dapat membuka pori-pori, sedangkan air dingin dapat menutupnya. Faktanya, pori-pori tidak memiliki kemampuan untuk membuka dan menutup seperti yang sering dipercaya loh, Beauties. Faktor suhu dan produk-lah yang membuat pori-pori terlihat lebih besar atau kecil, tetapi ukuran aslinya tetap sama.

Terkait itu, air yang terlalu panas dapat mengikis minyak alami kulit sehingga wajah terasa kering, perih, dan lebih mudah mengalami iritasi. Olehnya itu, disarankan memakai air hangat kuku saat mencuci muka untuk membantu membersihkan minyak, debu, dan sisa produk perawatan dengan lebih nyaman tanpa membuat kulit kehilangan kelembapannya.

4. Terlalu Cepat Membilas Wajah

Terlalu cepat membilas wajah/ Foto: Magnific.com/jcomp

Sebagian orang hanya mengoleskan pembersih wajah selama beberapa detik sebelum langsung membilasnya. Padahal, cleanser memerlukan waktu agar dapat melarutkan minyak, tabir surya, debu, dan sisa makeup yang menempel di permukaan kulit.

Saat mencuci wajah, gunakan secukupnya lalu pijat secara lembut dengan gerakan memutar selama sekitar 30–60 detik. Pastikan seluruh area wajah, termasuk garis rambut dan sisi hidung, ikut dibersihkan agar hasilnya lebih maksimal tanpa perlu menggosok kulit terlalu keras. 

5. Mengeringkan Wajah secara Kasar dengan Handuk

Mengeringkan wajah secara kasar dengan handuk/ Foto: Magnific.com/magnific

Setelah mencuci wajah, banyak orang langsung menggosok handuk ke kulit agar cepat kering. Kebiasaan ini sebenarnya dapat menimbulkan gesekan yang membuat kulit lebih sensitif, terutama jika kondisi skin barrier sedang melemah.

Sebaiknya gunakan handuk yang bersih dan lembut, lalu tepuk-tepuk wajah secara perlahan hingga air terserap. Selain itu, hindari menggunakan handuk secara bergantian dengan orang lain karena dapat meningkatkan risiko perpindahan bakteri maupun jamur.

6. Melewatkan Pelembap Setelah Mencuci Wajah

Melewatkan pelembab/ Foto: Magnific.com/yanalya

Mencuci wajah memang menghilangkan kotoran, tetapi proses ini juga membuat sebagian kelembapan kulit ikut berkurang. Jika dibiarkan terlalu lama tanpa pelembap, air di permukaan kulit akan lebih cepat menguap sehingga kulit terasa kering dan tertarik.

Karena itu, segera aplikasikan moisturizer saat kulit masih sedikit lembap setelah mencuci wajah. Cara ini membantu mengunci hidrasi sekaligus membuat bahan-bahan aktif dalam pelembab bekerja lebih optimal untuk menjaga skin barrier tetap sehat.

Jadi, itulah beberapa kebiasaan mencuci wajah yang bikin iritasi. Jangan lakukan lagi untuk membantu kulit tetap bersih, lembap, serta terhindar dari iritasi ya, Beauties! 

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE