sign up SIGN UP

Hati-Hati! Ini 3 Bahan Aktif di Skincare yang Nggak Boleh Digabung dengan Vitamin C

Hijria Khatimi | Senin, 10 Jan 2022 18:00 WIB
Hati-Hati! Ini 3 Bahan Aktif di Skincare yang Nggak Boleh Digabung dengan Vitamin C
caption
Jakarta -

Vitamin C sering diandalkan untuk mencerahkan kulit, mengatasi noda hitam, ataupun meratakan warna kulit tidak rata. Meski ada banyak manfaat yang diberikan untuk kulit, namun ada beberapa bahan aktif pada skincare yang sebaiknya tidak digunakan bersamaan dengan vitamin C.

Apabila vitamin C digabungkan dengan bahan-bahan aktif tersebut, maka akan dapat menimbulkan masalah baru bagi kulit. Nah, berikut ini adalah deretan bahan aktif yang tidak boleh digabung dengan vitamin C.

Retinol

Kandungan yang tidak cocok dengan vitamin c
Kandungan yang tidak cocok dengan vitamin C/ Foto: Pexels.com/Vie Studio

Retinol adalah kandungan yang ampuh untuk mengatasi berbagai tanda penuaan dini. Di sisi lain vitamin C juga memiliki kandungan anti aging. Meski memiliki kesamaan, namun kedua bahan aktif ini tidak boleh digabung, Beauties.

Karena menggabungkan retinol dengan vitamin C akan membuat kulit menjadi kemerahan, iritasi, bahkan mengalami pengelupasan. Tak sampai di situ, menggunakan kedua bahan ini bersamaan juga membuat kulit lebih sensitif terhadap kerusakan akibat sinar UV.

AHA/BHA

Kandungan yang tidak cocok dengan vitamin c
Kandungan yang tidak cocok dengan vitamin C/Foto: Pexels.com/cottonbro

Mengutip laman Healthline, AHA (alpha hydroxy acid) adalah jenis acid yang larut air dan bekerja dengan cara mengelupas lapisan terluar kulit. Sehingga dapat membuat permukaan kulit menjadi lebih cerah dan halus.

Sedangkan BHA (beta hydroxy acid), merupakan jenis acid yang larut dalam minyak. BHA dapat meresap hingga ke pori, serta menghilangkan sel kulit mati dan minyak berlebih. Baik AHA/BHA dan vitamin C sama-sama mampu membuat kulit lebih cerah.

Namun, keduanya pun sama-sama bersifat asam. Karena itu jika digabungkan, maka berpotensi membuat kulit mengalami iritasi.

Benzoil Peroksida

Kandungan yang tidak cocok dengan vitamin c
Kandungan yang tidak cocok dengan vitamin C/ Foto: Walmart/walmart.com

Benzoil peroksida atau benzoyl peroxyde, merupakan bahan aktif yang sering digunakan untuk mengatasi jerawat ringan hingga sedang. Melansir dari Be Beautiful, kandungan ini dapat melawan bakteri penyebab jerawat tanpa membuat kulit menjadi kering.

Akan tetapi, mengkombinasikan kedua kandungan ini sebaiknya tidak perlu dilakukan. Karena benzoil peroxida dapat mengoksidasi vitamin C. Dengan kata lain, kedua bahan ini memiliki sifat yang saling berlawanan. Oleh karena itu, menggabungkan keduanya tidak akan memberikan efek baik apapun pada kulit.

Itulah bahan-bahan aktif pada skincare yang tidak boleh digunakan bersamaan dengan vitamin C. Jangan lupa untuk selalu memperhatikan kandungan pada skincare agar tidak salah dalam mencampurkannya ya, Beauties.

[Gambas:Youtube]

-------------

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(sim/sim)

Our Sister Site

mommyasia.id