Kenali Berbagai Penyebab Kulit Keriput
Zozo | Beautynesia
Minggu, 08 Nov 2015 10:00 WIB
https://cdn.shopify.com/s/files/1/0165/4734/files/M3750139_1024x1024.jpeg
Kerutan baik di wajah maupun kulit dapat menganggu penampilanmu. Tidak sedikit mereka yang mengalami tanda penuaan dini ini melakukan perawatan dengan menggunakan skincare atau laser untuk menghilangkannya. Berikut penyebab kulit keriput yang harus kamu ketahui.
Kulit keriput adalah hal yang wajar sebagai tanda dari bertambahnya umur. Namun, apa jadinya jika kulit keriput muncul sebelum waktunya? Tentu kekhawatiran akan melanda, terutama bagi mereka yang sangat memperhatikan kecantikan. Kulit keriput sebagai tanda penuaan dini akan semakin meresahkan jika muncul di area wajah karena tentu saja dapat mengurangi kecantikan.
Foto: https://glowingoil.com/blogs/delwins-blog/19152324-what-causes-wrinkles-hydroglow-for-mature-skin Selain karena radikal bebas dan paparan sinar matahari, kulit keriput bisa disebabkan oleh kebiasaan kita sehari-hari, lho. Berikut kebiasaan yang tanpa kita sadari mampu memicu tanda-tanda penuaan dini.
Matahari memancarkan sinar ultraviolet yang merupakan salah satu sumber radikal bebas yang dapat membahayakan kulit. Selain membuat kulit mengalami pigmentasi, sinar ultraviolet dapat memunculkan tanda penuaan dini seperti kerutan dan garis halus di wajah. Untuk itu, kamu memerlukan yang namanya tabir surya, dapat berupa sunscreen maupun sunblock.
Tabir surya ini bekrja dengan cara mengeblok atau memantulkan sinar matahari agar tidak menembus kulitmu. Jika kamu tidak memakai tabir surya ketika berada di bawah sinar matahari, maka sinar ultraviolet akan menembus jaringan kulit dan merusaknya, termasuk kolagen. Semakin sedikit kolagen maka akan semakin mudah terbentuk kerutan di kulit.
Kerutan tak hanya terjadi di wajah, namun bisa juga di leher. Terlalu lama menunduk memandangi layar smartphone secara tidak langsung sdapat menimbulkan kerutan di area bawah dagu dan sekitar leher.
Foto: https://www.jacquelineluxe.com/date/2011/3?page=1#.VjG8b7crLDf
Molekul gula mengikat jaringan tubuh melalui proses yang disebut glikasi. Proses glikasi ini akan menghasilkan molekul-molekul baru dalam aliran darah yang dapat membahayakan jaringan kolagen. Selain itu, proses glikasi juga dapat menurunkan fungsi antioksidan. Oleh sebab itu, sebaiknya kamu menghindari konsumsi gula terlalu banyak jika ingin kulitmu tetap cantik.
Merokok tak hanya membahayakan kesehatan organ bagian dalam, namun juga berpengaruh pada kulitmu. Merokok dapat mengambat aliran darah ke seluruh tubuh. Jika darah tidak mengalir dengan baik ke seluruh tubuh, maka sel dan jaringan serta organ tubuh akan kekurangan nutrisi dan oksigen, tak terkecuali kulit.
Kulit yang kekurangan nutrisi dan oksigen akan menjadi kusam. Kandungan kimia pada rokok juga dapat merusak elastin pada kulit yang berfungsi menjaga kekencangan kulit, sehingga kulit akan mengendur dan keriput.
Alkohol dapat menyebabkan kulit kering dan dehidrasi sehingga akan kehilangan elastisitasnya. Kulit yang kering dan dehidrasi akan mudah membentuk garis halus dan kerutan.
Selain itu, alkohol juga dapat mengganggu fungsi vitamin A pada tubuhmu. Vitamin A ini berfungsi sebagai antioksidan bagi kulitmu dalam melawan radikal bebas dan juga membantu proses pembentukan kolagen. Jika fungsi vitamin A terganggu oleh alkohol, tentu produksi kolagen akan menurun dan kulit tidak elastis lagi dan mengendur.
Terkadang tanpa kita sadar ketika kita memakai eyeliner, agar mendapatkan hasil sempurna, kita menarik sudut mata agar eyeliner dapat merata, atau juga terlalu mengangkat alis ketika memakaikan maskara. Jika ingin mewarnai bibir, jangan buka mulutmu terlalu lebar karena dapat menyebabkan kerutan di area sekitar sudut bibir.
Foto: https://contentinjection.com/all-about-waterproof-mascara/
Kulit keriput adalah hal yang wajar sebagai tanda dari bertambahnya umur. Namun, apa jadinya jika kulit keriput muncul sebelum waktunya? Tentu kekhawatiran akan melanda, terutama bagi mereka yang sangat memperhatikan kecantikan. Kulit keriput sebagai tanda penuaan dini akan semakin meresahkan jika muncul di area wajah karena tentu saja dapat mengurangi kecantikan.
Foto: https://glowingoil.com/blogs/delwins-blog/19152324-what-causes-wrinkles-hydroglow-for-mature-skin1. Malas Memakai Tabir Surya Jika Keluar Rumah
Matahari memancarkan sinar ultraviolet yang merupakan salah satu sumber radikal bebas yang dapat membahayakan kulit. Selain membuat kulit mengalami pigmentasi, sinar ultraviolet dapat memunculkan tanda penuaan dini seperti kerutan dan garis halus di wajah. Untuk itu, kamu memerlukan yang namanya tabir surya, dapat berupa sunscreen maupun sunblock.
Tabir surya ini bekrja dengan cara mengeblok atau memantulkan sinar matahari agar tidak menembus kulitmu. Jika kamu tidak memakai tabir surya ketika berada di bawah sinar matahari, maka sinar ultraviolet akan menembus jaringan kulit dan merusaknya, termasuk kolagen. Semakin sedikit kolagen maka akan semakin mudah terbentuk kerutan di kulit.
| Baca Juga : 5 Langkah Mudah Cegah Penuaan Dini |
2. Terlalu Lama Memandangi Layar Smartphone
Kerutan tak hanya terjadi di wajah, namun bisa juga di leher. Terlalu lama menunduk memandangi layar smartphone secara tidak langsung sdapat menimbulkan kerutan di area bawah dagu dan sekitar leher.
Foto: https://www.jacquelineluxe.com/date/2011/3?page=1#.VjG8b7crLDf3. Banyak Konsumsi Gula
Molekul gula mengikat jaringan tubuh melalui proses yang disebut glikasi. Proses glikasi ini akan menghasilkan molekul-molekul baru dalam aliran darah yang dapat membahayakan jaringan kolagen. Selain itu, proses glikasi juga dapat menurunkan fungsi antioksidan. Oleh sebab itu, sebaiknya kamu menghindari konsumsi gula terlalu banyak jika ingin kulitmu tetap cantik.
| Baca Juga : Benarkah Cokelat Penyebab Jerawat? |
4. Merokok
Merokok tak hanya membahayakan kesehatan organ bagian dalam, namun juga berpengaruh pada kulitmu. Merokok dapat mengambat aliran darah ke seluruh tubuh. Jika darah tidak mengalir dengan baik ke seluruh tubuh, maka sel dan jaringan serta organ tubuh akan kekurangan nutrisi dan oksigen, tak terkecuali kulit.
Kulit yang kekurangan nutrisi dan oksigen akan menjadi kusam. Kandungan kimia pada rokok juga dapat merusak elastin pada kulit yang berfungsi menjaga kekencangan kulit, sehingga kulit akan mengendur dan keriput.
5. Alkohol
Alkohol dapat menyebabkan kulit kering dan dehidrasi sehingga akan kehilangan elastisitasnya. Kulit yang kering dan dehidrasi akan mudah membentuk garis halus dan kerutan.
Selain itu, alkohol juga dapat mengganggu fungsi vitamin A pada tubuhmu. Vitamin A ini berfungsi sebagai antioksidan bagi kulitmu dalam melawan radikal bebas dan juga membantu proses pembentukan kolagen. Jika fungsi vitamin A terganggu oleh alkohol, tentu produksi kolagen akan menurun dan kulit tidak elastis lagi dan mengendur.
6. Terlalu Menarik Kulit Ketika Memakai Makeup
Terkadang tanpa kita sadar ketika kita memakai eyeliner, agar mendapatkan hasil sempurna, kita menarik sudut mata agar eyeliner dapat merata, atau juga terlalu mengangkat alis ketika memakaikan maskara. Jika ingin mewarnai bibir, jangan buka mulutmu terlalu lebar karena dapat menyebabkan kerutan di area sekitar sudut bibir.
Foto: https://contentinjection.com/all-about-waterproof-mascara/(ebn/ebn)
CERITA YUK!
Theme of The Month :
Theme of The Month :
Theme of The Month :
Theme of The Month :
Theme of The Month :