Menurut Dermatolog, Ini Usia Terbaik Memakai Produk Antiaging

Nindya Putri Hermansyah | Beautynesia
Minggu, 12 Jul 2026 09:00 WIB
Usia 25–30 Tahun: Produk Antioksidan dan Retinol Dosis Rendah
Ilustrasi menggunakan retinol/freepik: pikisuperstar

Banyak orang mengira produk anti-aging baru perlu digunakan saat kerutan mulai terlihat. Padahal, menurut para dermatolog, perawatan anti-aging justru lebih efektif jika dimulai sebelum tanda-tanda penuaan muncul.

Hal ini karena proses penuaan kulit sebenarnya sudah dimulai secara alami sejak usia 20-an, meski perubahan yang terlihat belum terlalu jelas. Namun, bukan berarti semua orang harus langsung menggunakan produk dengan kandungan aktif yang kuat. Pemilihan produk anti-aging tetap perlu disesuaikan dengan usia, kondisi kulit, dan kebutuhan masing-masing.

Lalu, kapan usia yang tepat untuk mulai memakai produk anti-aging? Simak penjelasannya berikut ini.

Usia 20-an: Fokus pada Pencegahan

Ilustrasi menggunakan sunscreen/Freepik: freepik

Proses penuaan kulit sebenarnya sudah dimulai sejak usia 20-an, meski tanda-tandanya belum terlihat jelas. Dilansir dari American Academy of Dermatology, langkah terbaik pada usia ini adalah membangun rutinitas skincare yang sederhana dan konsisten untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari dan faktor lingkungan.

Beberapa perawatan yang disarankan pada usia 20-an antara lain:

  • Gunakan sunscreen minimal SPF 30 setiap pagi.
  • Cuci wajah menggunakan gentle cleanser agar lapisan pelindung kulit tetap terjaga.
  • Gunakan pelembap sesuai jenis kulit untuk menjaga kelembapan dan memperkuat skin barrier.

Usia 25–30 Tahun: Produk Antioksidan dan Retinol Dosis Rendah

Ilustrasi menggunakan retinol/freepik: pikisuperstar

Memasuki usia sekitar 25–30 tahun, produksi kolagen mulai menurun secara perlahan. Oleh karena itu, selain tetap menggunakan sunscreen dan pelembap, kamu dapat mulai menambahkan skincare dengan kandungan antioksidan untuk membantu melindungi kulit dari radikal bebas yang dapat mempercepat penuaan. 

Beberapa kandungan yang dapat dipertimbangkan antara lain:

  • Vitamin C, untuk membantu melindungi kulit dari radikal bebas sekaligus menyamarkan noda hitam.
  • Peptide, untuk membantu menjaga elastisitas dan kekencangan kulit.
  • Bakuchiol, sebagai alternatif yang lebih lembut bagi kulit sensitif dibanding retinol.
  • Retinol dosis rendah, yang dapat mulai digunakan secara bertahap, terutama jika sudah muncul garis halus, bekas jerawat, atau tanda penuaan dini. Mulailah dengan frekuensi 1–2 kali seminggu agar kulit dapat beradaptasi.

Usia 30 Tahun ke Atas: Sesuaikan Perawatan dengan Kondisi Kulit

Ilustrasi kerutan/Freepik: freepik

Memasuki usia 30 tahun ke atas, produksi kolagen akan terus berkurang sehingga garis halus, kulit yang mulai kendur, atau flek akibat paparan sinar matahari bisa menjadi lebih terlihat. Menurut Cleveland Clinic, pada usia ini kamu dapat menggunakan produk anti-aging secara lebih rutin sesuai kondisi kulit.

Jika sebelumnya sudah menggunakan retinol dan kulit dapat mentoleransinya dengan baik, penggunaan dapat dilanjutkan sesuai petunjuk pemakaian. Kamu juga bisa mengombinasikannya dengan bahan aktif lain seperti peptide, niacinamide, atau hyaluronic acid untuk membantu menjaga elastisitas, kelembapan, dan kesehatan kulit. Namun, penggunaan bahan aktif tetap sebaiknya dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan respons kulit masing-masing.

__


Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE