Tak sekadar menjual beragam macam produk kecantikan, brand kenamaan Oriflame senantiasa berperan aktif dalam pemberdayaan komunitas dengan menyediakan kesempatan untuk mengubah hidup mereka menjadi lebih baik.
Adapun cara yang dilakukan oleh Oriflame untuk mendukung komunitas adalah melalui model bisnisnya yang unik, yakni social-selling.
Model bisnis social selling ini memungkinkan masyarakat, terutama perempuan, untuk mendapat penghasilan tambahan dengan fleksibilitas dan kebebasan dalam mengatur jadwal dan tempat kerja. Sehingga, mereka dapat memiliki kehidupan keluarga dan kerja yang seimbang, dan akhirnya mencapai kebebasan finansial.
"Kami percaya setiap orang memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi dan membangun masyarakat yang lebih baik. Di Oriflame, kami melakukannya dengan mendukung individu-individu luar biasa untuk mencapai potensi penuh mereka dan membuka peluang menuju kewirausahaan dengan bergabung dalam komunitas Oriflame sebagai Brand Partner. Selama lebih dari 55 tahun, Oriflame telah mengubah kehidupan Brand Partner, dan mendampingi perjalanan mereka meraih kesejahteraan," kata Fredik Nilsson, Vice Presiden & Head of Oriflame Indonesia.
Brand Partner adalah mitra utama bisnis Oriflame. Mereka dapat mulai membangun bisnis social-selling dengan membeli produk Oriflame untuk digunakan sendiri atau untuk keluarga, lalu turut membagikan manfaat yang didapat dari menggunakan produk kepada orang lain dan meraih penghasilan dari hasil penjualan produk.
Tidak ada aturan khusus agar masyarakat bisa ikut sebagai Brand Partner Oriflame ini. Siapa saja yang telah berumur lebih dari 18 tahun, bisa mengikutinya.
Salah satu sosok yang telah sukses menjadi Brand Partner Oriflame sejak muda adalah pasangan suami istri Ni Made Sugiarti dan I Nyoman Suryananta.