Tren Skincare Paling Dicari di Google Sepanjang Tahun 2019, Apa Saja?

Astari Dewi Larasati | Beautynesia
Kamis, 31 Oct 2019 11:45 WIB
Tren Skincare Paling Dicari di Google Sepanjang Tahun 2019, Apa Saja?
https://oss.beautynesia.id/photo/temporary/169711d882213f7f229c1ffe26cb3214.jpeg
Tahun 2019 akan berakhir dalam dua bulan lagi. Bagi kamu pecinta skincare, apa kamu tahu tren skincare paling dicari sepanjang tahun ini? Mungkin tren ini masih berlaku hingga tahun depan lho.

Sama halnya seperti fashion, tren kecantikan juga terus mengalami perubahan setiap tahunnya. Selain makeup, skincare juga memiliki tren tersendiri yang digilai perempuan dunia. Tren skincare 2019 tentunya akan menjadi persoalan gaya hidup orang dalam memilih skincare yang tepat untuk dirinya.
 


Ragam metode hingga formula skincare terus berinovasi menciptakan ragam variasi yang bisa dipilih para perempuan untuk menjawab kecantikan kamu. Berikut beberapa rangkuman tren skincare paling dicari di Google sepanjang tahun 2019 menurut Beautynesia untuk kamu.
 


1.    Arang Aktif (charcoal)


Foto: Istimewa

Menjadi produk kecantikan yang banyak digunakan tahun lalu, tren arang atau charcoal ini masih tetap eksis di tahun ini. Saat ini, banyak ragam produk kecantikan dan kesehatan yang menggunakan formula ini di dalamnya. Misal, scrub kulit, pasta gigi, masker wajah, hingga sabun mandi. Manfaatnya dipercaya membersihkan kotoran pada kulit sekaligus memutihkan gigi.


2.    Modelling Mask


Foto: Istimewa

Sebelumnya, modelling mask dianggap tidak memiliki manfaat yang signifikan, dibanding memakai sheet mask. Namun hal ini, dikarenakan masker jenis ini memang membutuhkan waktu yang relatif lama. Masker biasa pada umumnya diperuntukkan bagi kulit yang kering, namun modelling mask ini dirancang untuk orang-orang dengan tipe kulit berminyak. Dipercaya dapat mengecilkan pori serta mengurangi minyak pada T-zone yang terkenal rawan breakout. Bentuk dari masker ini yang berupa bubuk biasanya mengandung bahan yang lebih lembut serta lebih sedikit bahan pengawet.


3.    Sun Stick


Foto: Istimewa

Dengan kemasan produk seperti ini penggunaan skincare akan menjadi lebih praktis. Sun stick sendiri merupakan produk perawatan yang digunakan sebagai anti UV dan anti polusi, sebagai terobosan baru dari sunscreen. Produk ini masih dicari, terutama oleh para remaja.


4.    Microbiome


Foto: Istimewa

Kandungan ini merupakan kumpulan bakteri alami dan mikro organisme lainnya yang mampu menjaga bakteri baik sehingga mampu membangun micro organisme yang baik bagi kulit. Moringa kaya akan kandungan anti oksidan yang mampu mengatasi radikal bebas serta membuat kulit beregenerasi dengan cepat. Kandungan asam lemak yang terdapat di dalamnya, bisa menjaga kulit dan melembapkan kulit secara optimal.


5.    Berbahan Acid


Foto: Istimewa

Banyak merk perawatan kecantikan Korea yang menghindari pemakaian bahan acid seperti AHA dan PHA. Acid sendiri merupakan bahan yang dipercaya efektif mengangkat sel kulit mati. Namun, asam ini memang cenderung keras bagi kulit. Tetapi belakangan ini, setelah banyaknya informasi yang bermunculan mengenai cara pemakaian acid dengan benar, tren pemakaian acid seolah menjamur kembali.
 


6.    Berbahan Ginseng


Foto: Istimewa

Ginseng merupakan tanaman yang tumbuh subur di Korea Selatan. Selama ini kamu mungkin sering mengetahui orang Korea mengonsumsi ginseng melalui produk minuman kesehatan atau teh. Manfaatnya memang sangat baik untuk kesehatan, terutama bagi kulit yaitu dapat mencerahkan dan bersifat anti aging. Hingga saat ini banyak produk yang mengandung ginseng seperti krim mata dan krim pengencang kulit.
 


7.    Kolagen Vegan


Foto: Istimewa

Sudah mulai banyak produk skincare yang menghindari bahan utama hewan, salah satunya, Teknik menciptakan kolagen yang berbahan dasar tumbuhan. Produk kolagen berbahan bebas dari unsur hewani, dan biasanya mengandung sayuran. Beberapa produknya adalah detox facewash, shower gel alpukat, dan mouse body firming artichoke organik.


(arm2/arm2)
CERITA YUK!
Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE