sign up SIGN UP

RELATIONSHIP

Tidak Selalu Memberikan Coklat, 4 Negara Ini Punya Tradisi Unik Untuk Merayakan Hari Valentine!

Neysa Alicia | Minggu, 07 Feb 2021 15:15 WIB
Tidak Selalu Memberikan Coklat, 4 Negara Ini Punya Tradisi Unik Untuk Merayakan Hari Valentine!
caption

Hai Beautynesian! Sebentar lagi sudah hari Valentine, nih. Kamu sudah siapin hadiah belum? Hari Valentine merupakan perayaan hari kasih sayang yang biasanya identik dengan tradisi tuka-menukar cokelat. Selain cokelat, ternyata setiap negara punya tradisi mereka sendiri untuk merayakan hari Valentine, lho. Seperti empat negara dengan tradisi unik mereka berikut ini. 

1. Italia

Di Italia, para pasangan merayakan Valentine dengan berjalan-jalan di taman / foto: istockphoto.com
Di Italia, para pasangan merayakan Valentine dengan berjalan-jalan di taman / foto: istockphoto.com

Di Italia, Valentine juga diperingati sebagai perayaan Festival Musim Semi. Biasanya, para pasangan muda di sana akan berkumpul di sebuah taman untuk melihat pertunjukan pembacaan puisi, atau musik. Uniknya pada hari Valentine, para perempuan di Italia yang belum menikah diwajibkan untuk bangun sepagi mungkin. Konon katanya kalau mereka bangun sebelum matahari terbit dan pergi keluar rumah, maka laki-laki pertama yang mereka lihat pada hari itu suatu saat akan menjadi calon jodoh mereka. 

2. Filipina

Hari Valentine menjadi hari pernikahan massal di Filipina / foto: istockphoto.com
Hari Valentine menjadi hari pernikahan massal di Filipina / foto: istockphoto.com

Hari Valentine memang menjadi hari dimana kita mengungkapkan kasih sayang kepada pasangan. Tidak tanggung-tanggung, masyarakat Filipina memanfaatkan momen tersebut dengan menggelar pernikahan massal! Beberapa tahun terakhir ini, pernikahan massal pada hari Valentine sangat populer di Filipina sehingga menjadi sebuah tradisi.

Bahkan, pemerintah di sana juga sudah mendukung kegiatan ini sebagai salah satu program pelayanan sosial. Oh iya, pasangan yang mengikuti pernikahan massal ini jumlahnya bisa mencapai ribuan pasangan tiap tahunnya, loh! Biasanya mereka akan berkumpul di satu tempat untuk sama-sama mengucapkan sumpah pernikahan yang dipimpin oleh seorang pendeta.

3. Korea

Valentine dirayakan sebanyak 3 sesi di Korea / foto: istockphoto.com
Ada tiga tradisi unik merayakan Valentine di Korea / foto: istockphoto.com

Hampir sama seperti perayaan Valentine pada umumnya, masyarakat Korea juga merayakan Valentine dengan memberikan cokelat, bunga, dll kepada orang kesayangan mereka. Namun, ada yang unik dari tradisi tukar menukar hadiah Valentine di sana.

Khusus hari Valentine yang jatuh pada tanggal 14 Februari, hanya perempuan saja yang boleh memberikan hadiah untuk laki-laki. Nah, para laki-laki yang menerima hadiah Valentine tersebut, wajib "membalas" hadiah mereka di tanggal 14 Maret. Mereka menyebut hari membalas hadiah ini dengan istilah White Day. 

TIdak cuma pasangan saja, di tanggal 14 April juga ada perayaan untuk para jomblo yang dikenal dengan istilah Black Day. Khusus di hari tersebut, biasanya orang-orang yang masih jomblo akan berkumpul bersama teman-teman sesama jomblo dengan memakai baju bewarna hitam, untuk makan jjajangmyeon (mie hitam Korea). 

4. Perancis

Pasangan di Perancis akan menulis nama mereka di gembok cinta sebagai perayaan Valentine / foto: istockphoto.com
Pasangan di Perancis akan menulis nama mereka di gembok cinta sebagai perayaan Valentine / foto: istockphoto.com

Negara yang satu ini memang pantas kalau disebut sebagai negara romantis. Kalau suasana di Perancis pada hari biasa saja sudah romantis, bagaimana dengan hari Valentine, ya? Tentu saja masyarakat Perancis merayakan momen Valentine dengan cukup meriah.

Biasanya, hari Valentine akan dirayakan dengan tradisi tukar menukar surat kepada pasangan. Tidak hanya pasangan muda yang masih pacaran, namun tradisi ini juga diikuti oleh pasangan suami-istri. Di dalam surat tersebut, mereka akan mencurahkan seluruh perasaan dan kasih sayang kepada pasangan mereka.

Selain itu, para pasangan juga akan mengunjungi sungai Seine untuk menuliskan nama mereka di gembok cinta yang akan digantung pada jembatan Pont des Arts. Mereka percaya kalau berhasil menggantung gembok yang telah ditulisi nama mereka, maka cinta mereka bisa abadi.

Oh iya, di Perancis tepatnya di St. Vein, masyarakat yang tinggal di daerah tersebut juga akan menghias rumah dengan mawar, dan pepohonan di sekitar jalan akan dihias dengan kertas-kertas kecil bertuliskan kalimat-kalimat cinta. Hmm.. kurang lebih seperti perayaan Hari Kemerdekaan ya, kalau di Indonesia.

 

(mel/mel)

Our Sister Site

mommyasia.id