sign up SIGN UP

5 Label Fashion Mewah Ini Sudah Berhenti Menggunakan Material Bulu Hewan Pada Koleksinya

Rayoga Firdaus | Jumat, 01 Oct 2021 16:30 WIB
5 Label Fashion Mewah Ini Sudah Berhenti Menggunakan Material Bulu Hewan Pada Koleksinya
caption
Jakarta -

Grup konglomerat Kering yang menaungi sejumlah label seperti diantaranya Gucci, Saint Laurent, Alexander McQueen dan Balenciaga menyatakan akan berhenti memakai bahan tersebut. "Sudah tiba waktunya untuk sekarang mengambil langkah lebih jauh yakni dengan berhenti memakai material bulu di seluruh koleksi kami. Dunia telah berubah, begitu pula dengan para klien kami, dan industri barang mewah perlu beradaptasi dengannya," terang François-Henri Pinault, selaku Chairman dan CEO Kering, mengenai alasannya.

Meski menguntungkan secara bisnis, namun penggunaannya selalu dikritik oleh para organisasi pecinta hewan. Langkah Kering Group untuk mengimplementasikan larangan ini ke seluruh label yang dimilikinya terbilang besar. Diawali Gucci yang sudah mendeklarasikan untuk enggan memakai bahan bulu sejak tahun 2017. Bahan faux-fur kini menjadi alternatif. Gucci dan Kering Group tak sendiri, karena ternyata beberapa label besar lain juga sudah menghentikan pemakaian material bulu pada koleksinya. Siapa saja?

Chanel

Chanel fall/winter 2019Chanel fall/winter 2019/ Foto: livingly.com/IMAXtree


Di tahun 2018, Chanel menyatakan akan berhenti beragam pemakaian exotic skins seperti kulit buaya, ular dan bulu dalam setiap koleksinya. Keputusan Chanel sebagai salah satu label mewah paling sukses untuk berhenti memakai jenis material ini terbilang progresif. Namun latar dari keputusan ini ternyata didasari bahwa semakin sulitnya bagi rumah mode ini untuk menemukan supplier yang sesuai dengan standarnya.

Prada

Prada fall/winter 2021Prada fall/winter 2021/ Foto: livingly.com/IMAXtree


Rumah mode kenamaan lainnya yang turut bergabung dengan aksi ini adalah Prada. Pada tahun 2019, label asal Milan tersebut resmi akan berhenti memakai material bulu. "Berfokus pada inovasi material akan membuat kami untuk lebih giat lagi bereksplorasi dalam hal desain sembari menghadirkan produk yang lebih beretika," terang Miuccia dalam keterangan pers yang dirilis.

Burberry

Burberry fall/winter 2020Burberry fall/winter 2020/ Foto: livingly.com/IMAXtree


Dikenal dengan kreasi trench coat, Burberry pada tahun 2018 menyatakan komitmennya untuk berhenti memakai material bulu sekaligus untuk lebih ramah lingkungan. Kebijakan ini sekaligus menjawab kritikan setelah tersandung kontroversi akan aksi pembakaran produk mereka yang tidak laku terjual di mana nilainya mencapai 28 juta USD kala itu. Alasannya demi menjaga citra eksklusif label.

Versace

Versace Fall/Winter 2013Versace Fall/Winter 2013/ Foto: livingly.com/IMAXtree


Dikenal dengan rumah mode yang mengusung gaya glamor, Versace juga sudah konsisten untuk tidak lagi memakai material bulu sejak tahun 2019. "Material bulu? Saya sudah tidak tertarik. Saya tidak ingin membunuh hewan untuk membuat kreasi fashion. Tidak pantas rasanya," ujar Donatella Versace dalam wawancara bersama majalah 1843.

Valentino

Valentino haute couture Fall 2021Valentino haute couture Fall 2021/ Foto: livingly.com/IMAXtree


Rumah mode Valentino pada Mei 2021 lalu juga mengeluarkan pernyataan resmi akan berhenti memakai material bulu pada koleksinya. "Gerakan berhenti memakai material bulu sejalan dengan nilai-nilai yang kami anut di perusahaan. Kami sedang melakukan riset akan material inovatif yang dapat memberi dampak baik pada lingkungan di koleksi selanjutnya, terang Jacopo Venturini dalam keterangan pers yang dirilis.

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(raf/raf)

Our Sister Site

mommyasia.id