sign up SIGN UP

5 Kiat Cermat Kelola Keuangan untuk Pasangan Baru Menikah, Biar Nggak Gampang Berantem Perkara Finansial!

Novianty Aulia | Minggu, 03 Oct 2021 22:30 WIB
5 Kiat Cermat Kelola Keuangan untuk Pasangan Baru Menikah, Biar Nggak Gampang Berantem Perkara Finansial!
caption

Tidak dapat dipungkiri, mengatur uang pada kehidupan setelah menikah jauh lebih sulit dari yang kamu bayangkan. Berbagai keputusan yang lebih kompleks perlu dipertimbangkan secara matang demi menjaga kondisi ekonomi kamu dengan pasangan.

Kemampuan menahan ego dan keinginan masing-masing juga menjadi tantangan tersendiri. Kendali pendapatan yang semula dipegang sendiri mulai harus dibagi dan menjadi tanggung jawab serta kesepakatan bersama.

Bagi kamu yang baru menikah, berikut ini Beautynesia telah merangkum kiat untuk mengelola keuangan agar berjalan seimbang. Simak beberapa tipsnya berikut ini.

Menentukan Tujuan Bersama

Selaraskan dahulu tujuan kamu dengan pasangan agar pengelolaan uang berjalan lancar.
Diskusikan tujuan yang ingin kamu dan pasangan capai/Foto:Freepik.com/Senivpetro

Baik kamu dan pasangan tentunya memiliki pemikiran yang berbeda dalam mengalokasikan keuangan. Untuk menghindari adanya kesalahapahaman, langkah pertama yang harus kamu lakukan ialah membuat perencanaan terhadap keuangan kalian berdua.

Diskusikan secara matang mengenai tujuan keuangan baik untuk jangka pendek ataupun jangka panjang. Sebisa mungkin prioritaskan sesuatu yang dirasa perlu didahulukan seperti kebutuhan pangan dan hal primer lainnya. Dilanjut dengan membuat pos pengeluaran sesuai dengan kesepakatan yang sudah ditentukan.

Dengan adanya perencanaan, aliran uang dapat teralokasi secara jelas dan terarah. Kamu dan pasangan juga menjadi disiplin untuk tidak sembarangan memakai uang di luar dari tujuan bersama.

Saling Terbuka Satu Sama Lain

Hindari kebiasaan berbohong dan menutup-nutupi masalah keuangan terhadap pasanganmu.
Terapkan prinsip keterbukaan dalam mengatur keuangan kepada pasanganmu/Foto:Freepik.com/Tirachardz

Sikap terbuka dan jujur menjadi salah satu kunci penting dalam menjaga keharmonisan pernikahan, tak terkecuali pada aspek mengatur uang. Mulailah membiasakan diri untuk selalu menerapkan komunikasi yang terbuka mengenai pendapatan serta pengeluaran pribadi antara kamu dengan pasangan.

Kewajiban lain seperti utang ataupun cicilan tertentu juga perlu dibicarakan secara terbuka agar dapat langsung dicari jalan keluar secara bersama-sama. Kebiasaan ini menciptakan keteraturan dalam mengelola uang sehingga segalanya berjalan dengan sehat dan senantiasa seimbang.

Berbagi Tanggung Jawab

Ada baiknya kamu mendiskusikan terlebih dahulu pembagian tanggung jawab atas pengeluaran tertentu antara kamu dan pasangan.
Diskusikan tanggung jawab masing-masing/Foto:Freepik.com/Freepik

Salah satu kesalahan dalam mengelola uang ialah tidak adanya kesepakatan tanggung jawab dalam memenuhi suatu pengeluaran. Akibatnya, kamu dan pasangan malah saling unjuk dan menyalahkan satu sama lain tatkala kebutuhan tidak terpenuhi.

Perlu dilakukan pembagian tanggung jawab secara cermat antara kamu dengan suami. Kamu bisa menyesuaikan dengan pendapatan masing-masing agar tidak menimbulkan rasa terbebani dan tersinggung atas pembagian tersebut.

Seperti misal kebutuhan ringan sehari-hari dipegang oleh istri sedangkan suami menanggung kepentingan jangka panjang seperti rumah, pendidikan dan lain halnya. 

Membuat Rencana Anggaran

Agar pengeluaran tetap teratur, kamu dan pasangan harus membuat rencana anggaran agar terkendali secara teratur.
Menentukan rencana anggaran di setiap bulannya/Foto:Freepik.com/Ourteam

Meskipun memiliki pendapatan dan pembagian kewajiban yang berbeda, segala dana yang berputar tetap harus dipertanggung-jawabkan secara bersama. Oleh karena itu, ada baiknya kamu membuat perencanaan budgeting agar aliran keuangan tetap jelas.

Dilansir dari laman Brides, pendekatan yang bisa digunakan dalam membuat perencanaan anggaran ialah mengamati pengeluaran bersama dalam kurun waktu tertentu.

Setelah terlihat jelas, kamu dan pasangan bisa memilah mana yang harus dikurangi serta menentukan batasan pengeluaran. Dengan begitu, pengeluaran dapat terkendali sehingga kondisi keuangan tetap teratur. 

Menyiapkan Asuransi dan Dana Darurat

Jangan lupa pikirkan dana darurat serta tabungan untuk masa yang akan datang.
Pikirkan dana darurat untuk kedepannya/Foto:Freepik.com/Yanalya

Sebagai bentuk perencanaan ke depan, asuransi dan dana darurat menjadi dua hal penting yang harus dipersiapkan setelah menikah. Meskipun kondisi keuangan sedang baik tetapi kamu dan pasangan tidak bisa hanya mengandalkan pendapatan pokok, namun juga membutuhkan simpanan lain untuk situasi tertentu.

Seperti dilansir pada laman The Balance, keputusan asuransi dan menabung menjadi bekal terbaik untuk menjaga kualitas hidupmu bersama dengan pasangan. Rencanakan asuransi sesuai dengan tujuan bersama, seperti misal untuk rencana melahirkan ataupun pendidikan anak ke depan.

----------------------

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(fip/fip)

Our Sister Site

mommyasia.id