sign up SIGN UP

Ketahui 5 Tanda Pola Keuanganmu Gagal dan Perlu Bantuan Penasihat Keuangan

Novianty Aulia | Minggu, 12 Sep 2021 23:30 WIB
Ketahui 5 Tanda Pola Keuanganmu Gagal dan Perlu Bantuan Penasihat Keuangan
Kenali tanda-tanda kegagalan dalam mengelola keuangan yang kerap bikin kamu dirundung masalah finansial. (Foto:Freepik.com/Rawpixel.com)
Jakarta -

Beragam tantangan serta godaan seringkali membuat kamu gagal ketika mengelola uang. Keinginan mengikuti arus gaya hidup yang semakin modern membuat gaji dalam genggaman dipergunakan tanpa berpikir panjang terlebih dahulu.


Sayangnya, kerap kali kamu menyadari kesalahan tersebut ketika kondisi finansial sudah mulai berantakan. Memenuhi kebutuhan hidup terasa sulit hingga membuatmu terlunta-lunta di setiap bulannya. Gali lubang tutup lubang pun menjadi jalan terakhir untuk menutupi kekurangan tersebut.

Guna mengantisipasi hal tersebut, kamu harus mengetahui terlebih dahulu tanda-tanda yang menunjukkan masalah pada keuangan. Berikut, Beautynesia telah merangkum lima ciri kesalahan dalam mengatur uang. Simak tandanya berikut ini.

Uang Selalu Habis Sebelum Gajian

Jauh sebelum hari gajian, keuanganmu sudah habis begitu saja
Gaji sudah habis jauh sebelum akhir bulan/Foto:Freepik.com/User18526052


Keuangan menipis di akhir bulan mungkin sudah jadi hal yang wajar. Tetapi berbeda cerita jika uang tersebut selalu habis bahkan di tanggal yang sangat jauh dari hari gajian tiba.

Kondisi ini menjadi salah satu tanda bahwasanya terdapat kesalahan dalam mengelola keuangan yang kamu miliki. Kehabisan gaji yang terjadi secara berulang dapat menciptakan sebuah krisis keuangan yang sangat berbahaya. Diperlukan sebuah langkah evaluasi secepat mungkin sebelum terjadi kesulitan finansial yang semakin parah

Tidak Terpenuhinya Kebutuhan Primer

Alih-alih memenuhi kebutuhan primer, kamu malah terfokus dengan beragam keinginan yang tidak terlalu penting
Pengeluaran primer justru dikalahkan oleh hal tidak penting/Foto:Freepik.com/Tirachardz


Kalau sering kali kamu baru teringat berbagai kebutuhan penting ketika gaji sudah habis dalam genggaman, itu artinya ada yang salah dengan pola keuanganmu. Hal penting yang seharusnya terpenuhi malah dinomor duakan oleh keinginan serta ego yang tidak dapat kamu kendalikan.

Tidak terpenuhinya kebutuhan primer menjadi sebuah sinyal berantakan dalam pengelolaan uang. Semakin banyak kebutuhan yang terlewat maka semakin sulit pula menunjang kualitas dari hidupmu sendiri. So, segeralah memperbaiki aturan dalam keuanganmu sebelum merugi di kemudian hari

Tidak Punya Tabungan atau Dana Cadangan

Tidak memiliki tabungan atau dana simpanan menunjukkan bahwa terjadi kesalahan dalam mengatur uang tersebut.
Kesulitan menabung karena alokasi pengeluaran yang tidak tepat/Foto:Freepik.com/Wayhomestudio


Alih-alih menikmati hasil dari simpanan selama bekerja, kamu malah kehabisan gaji di setiap bulannya. Jika kebutuhan primer saja sulit untuk terpenuhi, apalagi untuk mengumpulkan dana cadangan ataupun tabungan? Lagi-lagi berhutang menjadi pilihan terakhir kala situasi genting.

Beauties, tidak adanya simpanan dana merupakan akibat dari pengelolaan uang yang kurang tepat. Situasi seperti ini sangatlah penting untuk diperbaiki untuk menghindari beban yang terlalu berat tatkala terjadi kejadian yang tidak terduga.

Terlilit Banyak Hutang

Terbiasa mengandalkan bantuan kartu kredit malah membuat kamu terjebak dalam pusaran hutang yang berbahaya.
Sulit menahan diri membuat kamu mudah terlilit hutang/Foto:Freepik.com/Gpointstudio


Tidak ingin ambil pusing terhadap masalah kekurangan uang, membuat sebagian orang memilih jalan pintas dengan berhutang. Penawaran kartu kredit dijadikan sebagai solusi untuk menutupi keuangan yang semakin menipis. Tak jarang, hal ini membuat terlena dan berujung gagal bayar tagihan.

Kebiasaan mengandalkan kartu kredit menjadi sebuah kesalahan besar yang sayangnya kerap kali dilakukan, khususnya bagi anak muda. Seperti yang dilansir dari laman Forbes, di mana riset menunjukkan sebagian besar anak muda rela terlilit hutang demi memenuhi keinginan dan gaya hidup. Akibatnya, kerugian besar harus kamu tanggung karena kebiasaan berhutang.

Pengeluaran Tidak Seimbang dengan Pemasukan

Mendapati banyak kerugian karena dana berbelanja yang tidak sesuai dengan pendapatan gaji
Jumlah pengeluaran tidak sebanding dengan pendapatan bersih/Foto:Freepik.com/Our-team


Malas membuat rancangan pengeluaran membuat kamu sering kelepasan dalam menggunakan uang. Tak heran, gaji yang seharusnya cukup habis begitu saja dalam sekejap. Kebiasaan tersebut membuat pengeluaranmu tidak seimbang dengan gaji yang kamu dapatkan.

Dikutip dari The Balance, pengeluaran yang tidak seimbang disebabkan oleh tidak adanya keteraturan dalam memakai uang. Ketidakpahaman dalam memisahkan pengeluaran berdasarkan tingkat urgensi membuat kamu merasa bebas untuk terus berbelanja sesuka hati.

Beauties,  jika kamu mendapati beberapa tanda tersebut, segeralah memperbaiki sistem pengelolaan keuanganmu, ya. Pergilah ke penasihat keuangan jika diperlukan.

(fer/fer)

Our Sister Site

mommyasia.id