sign up SIGN UP

Yeay! Selain Gaji Naik, Ini Keuntungan Lain Khusus untuk Warga DKI Jakarta di Tahun 2022

Rini Apriliani | Senin, 22 Nov 2021 12:30 WIB
Yeay! Selain Gaji Naik, Ini Keuntungan Lain Khusus untuk Warga DKI Jakarta di Tahun 2022
Selain Gaji Naik, Ini Keuntungan Lain Khusus untuk Warga DKI Jakarta/Foto: Freepik.com/kroshka__nastya
Jakarta -

Setiap tahunnya, Pemerintah terus memberikan berbagai kebijakan terbaru untuk masyarakatnya. Salah satu hal yang selalu ditunggu-tunggu adalah terkait kenaikan gaji tahunan.

Tahun ini, Pemerintah sudah kembali mengumumkan kenaikan gaji untuk tahun 2022. Tidak terlalu besar memang, namun hal ini cukup membahagiakan karena tidak stuck dengan UMP sebelumnya. 

keuanganIlustrasi Kenaikan Gaji/ Foto: Pexels.com/Ahsanjaya

Khusus DKI Jakarta, Gubernur Anies Baswedan resmi menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) di tahun 2022, sebesar Rp 4.453.935,536 ribu. Besaran upah ini naik sekitar 0,85% atau RP 37.749, dari UMP 2021 sebesar Rp. 4.416.186,548. 

"Jadi, sudah ditetapkan besaran Upah Minimum Provinsi DKI Jakarta pada tahun 2022 sebesar Rp 4.453.935,536 (empat juta empat ratus lima puluh tiga ribu sembilan ratus tiga puluh lima lima ratus tiga puluh enak rupiah)," ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, seperti yang dikutip dari detikFinance, Senin (22/11).

Selain Naik Gaji, Ini Keuntungan Lain di Tahun 2022 untuk Warga DKI Jakarta

Mengatur KeuanganIlustrasi Kenaikan Gaji/ Foto: Freepik.com/halayalex

Ternyata, selain adanya kenaikan gaji, ada deretan keuntungan lain yang akan didapatkan oleh warga DKI Jakarta. Mulai dari bantuan layanan transportasi, penyediaan pangan harga murah, biara operasional pendidikan dan berbagai program lain yang akan dijalankan.

Adapun tujuan diadakannya hal ini tak lain untuk meningkatkan kesejahteraan para pekerja maupun buruh di Jakarta. Berikut ini beberapa program dan keuntungan yang akan didapatkan.

1. Perluasan kriteria penerima manfaat Kartu Pekerja Jakarta dari semula berpenghasilan UMP + 10% menjadi naik UMP + 15%, agar dapat menjangkau lebih banyak pekerja/buruh, sehingga dapat mengurangi pengeluaran untuk biaya hidup mereka di Jakarta.

2. Anak-anak penerima kartu pekerja diutamakan untuk mendapat KJP plus dan biaya pendidikan masuk sekolah.

3. Memperbanyak program pelatihan bagi pekerja atau buruh melalui Pusat Pelatihan Kerja Daerah, Mobile Training Unit, Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi, dan kolaborator.

4. Pengembangan program Jakpreneur dan pembentukan koperasi pekerja atau buruh serta memfasilitasi penjualan produk yang berasal dari program dimaksud ke dalam sistem e-Order.

5. Program biaya pendidikan bagi pekerja atau buruh yang terkena PHK, maupun mereka yang dirumahkan tanpa diberikan atau dikurang upahnya.

6. Program bantuan bagi anak yang orang tuanya meninggal akibat pandemi Covid-19.

7. Program kolaborasi antara Disnakertrans dan Energi Provinsi DKI Jakarta dengan Asosiasi Pengusaha berupa bantuan sarana dan prasana bagi Federasi Serikan Pekerja atau Serikat Buruh yang telah memiliki usaha.

Beauties, itu dia besaran kenaikan gaji dan keuntungan yang akan didapatkan oleh mereka pekerja maupun buruh di DKI Jakarta, seperti yang dilansir dari detikFinance. Bagaimana menurutmu, apakah cukup membahagikan kebijakan terbaru dari Pemprov ini?

_______________

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)

Our Sister Site

mommyasia.id