sign up SIGN UP

LIFE

Golongan Darah A Lebih Rentan Virus COVID-19 Dibanding Golongan Darah O

Esra Dopita | Jumat, 20 Mar 2020 07:00 WIB
Golongan Darah A Lebih Rentan Virus COVID-19 Dibanding Golongan Darah O
caption
Golongan darah A lebih rentan terhadap infeksi virus corona. Sedangkan golongan darah O lebih resisten terhadap COVID-19.

Sebuah penelitian di Cina baru-baru ini mengungkapkan pemilik golongan darah A lebih rentan terhadap infeksi virus corona. Sedangkan mereka dengan golongan darah O lebih resisten terhadap virus COVID-19.

Penelitian yang dipimpin oleh Wang Xinghuan dari Zhongnan Hospital itu mengambil sample golongan darah dari 2.000 pasien yang terinfeksi virus corona di Kota Wuhan dan Shenzhen. Kemudian, para peneliti membandingkan dengan penduduk setempat yang dalam kondisi sehat.


Foto: https://news.detik.com/berita/d-4874693/virus-corona-terdeteksi-di-malaysia-masjid-diminta-lakukan-sholat-hajat

Walhasil, para peneliti menemukan pasien golongan darah A menunjukkan tingkat infeksi lebih tinggi dan cenderung mengalami gejala lebih parah. 

"Mereka golongan darah A mungkin perlu secara khusus memperkuat perlindungan pribadi seperti menjaga daya tahan tubuh demi mengurangi risiko terinfeksi virus corona," katanya dimuat dalam laman South China Morning Post.

Baca Juga: Stop Panic Buying! Cara Membuat DIY Hand Sanitizer Sesuai Aturan BPOM



Foto: https://news.detik.com/berita/d-4912828/who-wabah-corona-meningkat-tiba-tiba-di-dunia-sangat-memprihatinkan

Selain itu, Wang mengatakan, pasien golongan darah A yang terinfeksi COVID-19 juga perlu mendapat pengawasan ketat serta perawatan agresif. Sebaliknya, mereka yang bergolongan darah O lebih resistensi terhadap virus corona dibanding golongan darah lainnya. 

Meski demikian, penelitian ini tak berhasil mengungkap hubungan antara golongan darah dan risiko virus COVID-19. Namun, para peneliti menjelaskan, studi ini merupakan awal dari lebih banyak penelitian yang diperlukan.


Foto: https://news.detik.com/internasional/d-4889243/dokter-whistleblower-virus-corona-di-china-meninggal-dunia

Karena itu, mereka mengimbau pemerintah dan tenaga medis untuk mempertimbangkan perbedaan golongan darah saat merencanakan langkah-langkah mitigasi atau perawatan terhadap pasien virus corona. 

Akan tetapi, Gao Yingdai, seorang peneliti dari State Key Laboratory of Experimental Haematology di Tianjin mempertanyakan hasil penelitian tersebut. Ia mengatakan, sampel yang digunakan dalam penelitian itu jumlahnya masih terbatas. 


Foto: https://news.detik.com/berita/d-4875198/apa-itu-virus-corona-berikut-ciri-dan-persebaran-penyakitnya

Mengingat, hingga saat ini, lebih dari 180 ribu orang di dunia telah terjangkit virus corona. Keterbatasan lain dari penelitian ini adalah tak adanya penjelasan yang komprehensif mengenai penemuan tersebut. "Seperti, interaksi molekuler antara virus dan berbagai jenis sel darah merah," ujarnya. 

Sementara diketahui, golongan darah ditentukan oleh antigen, suatu komponen pada permukaan sel darah merah yang dapat memicu respons imun. Karena itu, Gao menyarankan kepada masyarakat untuk tidak menganggap terlalu serius hasil penelitian tersebut meski mungkin membantu para profesional medis. 


Foto: https://news.detik.com/internasional/d-4884092/terinfeksi-virus-corona-saat-hamil-perempuan-china-lahirkan-bayi-sehat

"Jika Anda pemilik golongan darah A, tidak perlu panik. Jika Anda pemilik golongan darah O, bukan berarti Anda benar-benar aman dan abai terhadap pedoman yang berlaku," ucap Gao. 

Baca Juga: Golongan Darah A Lebih Rentan Virus Corona, Benarkah?


(kik/kik)

Our Sister Site

mommyasia.id