sign up SIGN UP

LIFE

Sering Pusing di Kepala Belakang, Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Anisalestari | Selasa, 18 Jun 2019 04:00 WIB
Sering Pusing di Kepala Belakang, Bisa Jadi Ini Penyebabnya
caption
Sakit kepala merupakan keluhan yang dapat dialami oleh siapa saja. Sakit kepala ini bisa dirasakan dibeberapa bagian kepala diantaranya sakit kepala bagian atas, sakit kepala sebelah kanan, sakit kepala sebelah kiri, dan sakit kepala bagian belakang. Rasa sakit tersebut disebabkan oleh berbagai alasan tergantung bagian mana rasa sakit kepala itu muncul. Untuk kali ini kita akan membahas apa saja penyebab sakit kepala pada bagian belakang. Simak di bawah ini!

Posisi yang Buruk


Apabila kamu sering beraktivitas dengan menundukan kepala seperti menggunakan gadget atau membungkuk saat sedang bekerja menggunakan komputer. Mungkin saja hal ini yang menjadi penyebab kepala bagian belakang kamu sakit. Karena posisi tubuh yang buruk menciptakan ketegangan di punggung, bahu, dan leher yang menyebabkan sakit kepala. Gejala yang biasa dirasakan ialah nyeri pada bagian belakang kepala dan agak berdenyut.


Foto: Istimewa

Sakit Kepala Tegang


Sakit kepala tegang dimana kamu merasa tegang dan ada tekanan di bagian dahi atau bagian belakang kepala dan juga leher. Umumnya sakit kepala ini sering dirasakan oleh orang dewasa dan biasanya terjadi pada tingkat yang ringan sampai sedang. Biasanya disebabkan oleh kelelahan, stres, atau masalah pada otot-otot di leher atau rahang, seperti ketegangan otot.
Foto: Istimewa

Saraf Terjepit


Saraf yang terjepit di tulang belakang dapat memicu sakit kepala pada bagian belakang kepala. Gejala yang dirasakan ialah nyeri pada bagian belakang mata, rasa yang tidak nyaman pada bahu dan lengan atas dan akan bertambah nyeri saat kamu berbaring.


Foto: Istimewa

Migrain


Meski migran jarang menyerang kepala bagian belakang namun tak menutup kemungkinan saat terserang migran kepala bagian belakang juga sering terasa sakit. Migran disebabkan oleh perubahan pada aliran darah di otak dan aktivitas sel saraf. Migran juga dapat dipicu karena kurang tidur atau kebanyakan tidur, kelelahan, stres, cahaya terang, bau yang menyengat, suara yang terlalu keras, dan juga bisa dari faktor makanan.


Foto: Istimewa

Occipital Neuralgia


Occipital Neuralgia merupakan satu kondisi yang terjadi ketika saraf yang berada dari sumsum tulang belakang ke kulit kepala rusak. Sehingga menyebabkan rasa sakit yang tajam,  nyeri, berdenyut yang dimulai di pangkal kepala, leher, dan bergerak menuju kulit kepala.


Foto: Istimewa
Untuk dapat menghindari sakit kepala penting untuk menjaga pola hidup yang sehat, olahraga yang teratur, mengelola stress yang baik dan istrirahat yang cukup. Apabila mengalami sakit kepala dengan intensitas yang sering bahkan disertai dengan gejala-gejala yang lebih dari biasanya maka segera periksakan diri ke dokter.
(ebn/ebn)

Our Sister Site

mommyasia.id