sign up SIGN UP

LIFE

Enochlophobia: Kondisi Mental Seseorang yang Takut Akan Keramaian

Intan Dwi | Jumat, 19 Feb 2021 14:30 WIB
Enochlophobia: Kondisi Mental Seseorang yang Takut Akan Keramaian
caption
Jakarta -

Banyak sekali kondisi mental yang terkait dengan rasa takut atau fobia, tingkat rasa takut seseorang berbeda mulai dari ringan bahkan sampai mengganggu kegiatan sehari-hari. Salah satu fobia yang dimiliki seseorang adalah enochlophobia suatu kondisi mental yang mengacu pada rasa takut terhadap situasi keramaian atau kumpulan banyak orang.

Jika ingin mengetahui lebih lanjut apa itu enochlophobia, gejala yang dirasakan, penyebab dari kondisi ini dan bagaimana cara mengelolanya, simak penjelasan di bawah ini.

Apa itu Enochlophobia?

Enochlophobia mengacu pada ketakutan orang banyak, namun tidak semua orang yang merasa tidak nyaman di tengah keramaian mengidap kondisi enochlophobia.
Apa itu enochlophobia/freepik.com

Enochlophobia mengacu pada ketakutan orang banyak, namun tidak semua orang yang merasa tidak nyaman di tengah keramaian mengidap kondisi enochlophobia. Sebaliknya, fobia ini melibatkan pikiran dan perilaku irasional yang berlebihan dalam kaitannya dengan bahaya aktual dalam situasi.

Dengan kata lain, jika kamu menderita enochlophobia, maka kamu tidak dapat menjelaskan ketakutan kamu dan merasa tidak mampu untuk mengendalikannya. Kemudian sangat memungkinkan kamu berada pada titik sepenuhnya menghindari keramaian orang atau tempat yang kamu khawatirkan akan ada keramaian.

Tidak ada satu pun penyebab enochlophobia yang diketahui, sebaliknya mungkin ketakutan itu terkait dengan trauma yang berhubungan dengan keramaian, terlalu khawatir atau faktor genetik. Hal penting lainnya adalah fobia ini memiliki efek yang dapat membatasi kehidupan sehari-hari kamu, karena saat ini keramaian sudah menjadi bagian dari kehidupan.

Ditambah dengan kamu tidak bisa selalu memprediksi kapan kamu akan berada di tengah keramaian. Mungkin kamu juga mengalami ketakutan akan kerumunan yang biasa kamu temui setiap hari, seperti di kendaraan umum, bioskop, pusat perbelanjaan atau pantai.

Hal yang memicu enochlophobia bukan hanya kontak langsung dengan orang banyak. Dalam beberapa kasus, hanya dengan memikirkan berada di tengah keramaian dapat menyebabkan stres dan kecemasan.

Gejala-gejala yang dialami Enochlophobia

Gejala tersebut umumnya termasuk dalam tiga kategori, yaitu tubuh (fisik), pikiran (kognitif) dan penghindaran atau pelarian (perilaku).
Gejala yang dialami enochlophobia/freepik.com

Gejala yang dialami oleh seseorang dengan kondisi enochlophobia, sama seperti gejala gangguan kecemasan lainnya. Gejala tersebut umumnya termasuk dalam tiga kategori, yaitu tubuh (fisik), pikiran (kognitif) dan penghindaran atau pelarian (perilaku). Inilah gejala yang perlu diketahui:

Gejala fisik meliputi, gemetar, sesak napas, berkeringat, pusing, peningkatan detak jantung, serangan panik, mual, sakit perut dan senasi tercekik

Gejala pikiran meliputi, depersonalisasi, merasa marah, putus asa, pikiran negatif, depersonalisasi dan pikiran negatif.

Gejala perilaku meliputi, menangis, melarikan diri dari situasi dan menghindari situasi.

Dengan seiringnya waktu, rasa takut kamu terhadap orang banyak mungkin akan membuat kamu merasa tidak dapat berpartisipasi dalam aktivitas tertentu. Bahkan hal ini nantinya dapat menyebabkan gejala psikologis lebih lanjut, termasuk depresi dan kepercayaan diri berkurang.

Penyebab dari Enochlophobia

Meski penyebab pasti dari enochlophobia tidak diketahui, fobia mungkin terkait dengan gangguan kecemasan.
Penyebab dari Enochlophobia/freepik.com

Meski penyebab pasti dari enochlophobia tidak diketahui, fobia mungkin terkait dengan gangguan kecemasan. Tetapi faktor seperti turun-temurun bisa menjadi salah satu penyebab, jika salah satu orang tua kamu memiliki riwayat rasa takut pada orang banyak. Mungkin itu pernah kamu rasakan saat kecil dan pada akhirnya mengembangkan ketakutan yang sama.

Meskipun fobia tertentu terjadi dalam keluarga kamu, kamu juga dapat mengembangkan jenis fobia yang berbeda dari orang tua dan dan kerabat. Misalnya, salah satu orang mungkin menderita agorafobia atau fobia sosial sementara kamu menderita enochlophobia.

Selain itu, pengalaman masa lalu yang negatif juga bisa menyebabkan ketakutan pada orang banyak. Misalnya, kamu pernah terluka di tengah keramaian atau tersesat kerumunan banyak orang dan mungkin kamu secara tidak sadar mengira kejadian yang sama akan terulang kembali. Kemudian pikiran kamu akan memberi tahu kamu bahwa kamu harus menghindari keramiaan agar tidak menghadapi bahaya apapun.

Bagaimana mengelolanya?

Dikarenakan enochlophobia bisa menyebabkan ketakutan yang intens, ini bisa menjadi tantangan untuk dilakukan meski kamu akan kesulitan terutama jika sering bertemu dengan orang banyak
Cara mengelola/freepik.com

Dikarenakan enochlophobia bisa menyebabkan ketakutan yang intens, ini bisa menjadi tantangan untuk dilakukan meski kamu akan kesulitan terutama jika sering bertemu dengan orang banyak. Penghindaran memang bisa membantu, tetapi mengandalkan cara ini setiap menghadapi situasi seperti itu bisa memperburuk fobia kamu.

Dilansir dari Healthline, mindfulness atau perhatian merupakan salah satu cara yang bisa kamu coba untuk meredakan enochlophobia. Coba fokus untuk berada di saat ini, sehingga pikiran kamu tidak melayang ke skenario “bagaimana-jika”. Melakukan ini bisa membantu kamu tetap membumi dan mencegah munculnya ketakutan irasional.

Mengurangi kecemasan juga bisa membantu kamu mengelola gejala enochlophobia, strategi sehari-hari yang bisa dilakukan: tidur yang cukup, latihan rutin, hidrasi yang cukup, latihan pernapasan, diet sehat, lakukan aktivitas yang kamu suka atau kegiatan sosial yang melibatkan kelompok kecil.

Tapi sebelum memvonis diri kamu menderita enochlophobia, lebih baik segera periksa ke dokter yang lebih berpengalaman mengenai hal ini. Selain itu, jika merasa tidak bisa mengatasinya sendiri kamu juga bisa melakukan terapi dengan dokter yang ahli di bidang ini.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id