sign up SIGN UP

MUSLIM

Manfaat dan Proses Taaruf dalam Islam

Amrih Priutami | Jumat, 22 Nov 2019 12:15 WIB
Manfaat dan Proses Taaruf dalam Islam
caption
Taaruf adalah istilah yang sudah tidak asing lagi. Namun tahukah kamu bagaimana proses serta apa saja manfaat yang bisa didapatkan oleh orang yang menjalaninya?

Istilah pacaran atau menjalin hubungan memang kian marak di kalangan kaum muda. Namun dalam Islam, tidak ada istilah pacaran. Ya, proses sebelum melangkah ke jenjang pernikahan dinamai taaruf. 


Foto: Istimewa

Taaruf adalah kegiatan mengunjungi rumah seseorang untuk berkenalan dengan penghuninya. Taaruf dilakukan sebagai bukti keseriusan seorang laki-laki kepada perempuan karena langsung menemui wali perempuan tersebut. Apabila sang perempuan setuju, maka proses yang ditempuh selanjutnya adalah khitbah alias lamaran. Taaruf sendiri memiliki banyak manfaat terutama bagi si perempuan, diantaranya :


1. Sebagai Bukti Keseriusan Seorang Lak-laki




Foto: Istimewa

Dalam sebuah hubungan, kedua belah pihak terutama bagi kamu yang perempuan pasti tak ingin main-main. Perempuan ingin laki-laki yang serius akan komitmen. Seperti yang sudah disebutkan, dalam taaruf seorang laki-laki akan mendatangi langsung wali dari si perempuan. Ini merupakan bukti keseriusan. 

Pun setelah kedua belah pihak setuju dengan taaruf tersebut, langkah selanjutnya adalah menjalani proses khitbah alias lamaran. Dengan hal ini, pihak perempuan tidak akan bertanya-tanya tentang keseriusan hubungan. Selain itu, singkatnya jarak antara taaruf, khitbah dan akhirnya berada di pelaminan akan menghindarkan baper yang belum waktunya.



2. Terhindar dari Hal-hal yang Merugikan




Foto: https://www.facebook.com/Kuy-i Yar

Taaruf dilaksanakan dengan ditemani pihak lain, boleh wali atau kerabat dari pihak perempuan maupun wali dari pihak laki-laki atau seseorang yang menjadi penghubung proses tersebut, misalkan dengan guru ngajinya. Hal ini membuatmu dan si dia yang belum resmi menjadi suami istri terhindar dari berdua-duaan. Seperti yang sudah diketahui, apabila laki-laki dan perempuan yang belum muhrim hanya berduaan, maka yang ketiga adalah setan. 

Selain itu, proses taaruf yang dibuat singkat bertujuan untuk melindungi pihak perempuan. Sebab ada lho, Ladies, laki-laki yang sebenarnya belum siap menikah namun melakukan taaruf dengan tujuan mengikat si perempuan agar tak ada yang mendekati. Tentu hal ini sangat merugikan pihak perempuan.


3. Menghindarkan Pasangan dari Fitnah




Foto: Istimewa

Dalam Islam, jarak antara taaruf dan khitbah kemudian menikah memang dibuat sesingkat mungkin. Salah satu tujuannya adalah untuk menjaga orang yang menjalani taaruf tersebut dari fitnah.

Nah, Ladies bagaimana pendapatmu?


(kik/kik)

Our Sister Site

mommyasia.id