sign up SIGN UP

Jangan Terbalik, Ini Lho Perbedaan Psikolog dengan Psikiater Menurut Ahli

Shinta Nikmah | Senin, 11 Oct 2021 06:45 WIB
Jangan Terbalik, Ini Lho Perbedaan Psikolog dengan Psikiater Menurut Ahli
caption

Beberapa dari kamu mungkin sudah familier dengan istilah psikolog dan psikiater. Bahkan kamu mungkin menganggap kedua profesi tersebut sama saja. Padahal asal kamu tahu, kedua profesi tersebut memiliki perbedaan yang cukup signifikan lho, Beauties. 

Meski sama-sama menangani masalah kejiwaan, namun Dr. Siti Rochimah selaku dosen Psikologi Pendidikan di Institut Islam Mamba'ul 'Ulum Surakarta membeberkan perbedaan psikolog dan psikiater sebagai berikut.

Latar Belakang Pendidikan

Latar belakang pendidikan
Latar belakang pendidikan/ Foto: freepik.com

Psikolog dan psikiater memiliki latar pendidikan yang sangat berbeda. Jika kamu ingin menjadi psikiater, maka kamu perlu menjalani sekolah kedokteran dan menjalani praktik di bidang psikiatri di rumah sakit selama kurang lebih 4 tahun.

Ketika mengikuti praktik, kamu akan dihadapkan dengan berbagai macam pasien dengan latar belakang umur dan berbagai macam kasus gangguan mental.

Sementara jika kamu berkeinginan untuk menjadi psikolog, maka kamu perlu menjalani perkuliahan di jurusan psikologi selama kurang lebih 4 tahun.  Setelahnya kamu perlu melanjutkan sekolah profesi S2 dengan waktu yang lebih singkat. Tidak hanya sampai di situ, selanjutnya kamu perlu mengikuti praktik kerja profesi psikologi dan mengikuti sidang profesi.

Wah, untuk menjadi psikolog dan psikiater ternyata menempuh jalan yang cukup panjang ya, Beauties!

Perbedaan Profesi

Perbedaan profesi
Perbedaan profesi/ Foto: freepik.com

Psikiater biasanya menangani pasien dengan kasus yang cukup berat seperti depresi berat, bipolar, skizofrenia dan gangguan mental berat lainnya. Pasien dengan trauma berat yang bahkan mencoba untuk bunuh diri juga biasanya ditangani oleh psikiater.

Kasus yang cukup berat tersebut membutuhkan pertolongan medis dan obat-obatan sehingga psikiater sering kamu jumpai bertugas di rumah sakit atau lembaga kesehatan lainnya.

Jika psikiater merawat pasien dengan pertimbangan medis, maka psikolog biasanya menangani pasien dengan kondisi yang bisa diatasi dengan perawatan terapi psikologis. Psikolog biasanya membuka praktik di tempat pribadi atau rumah sakit dan tentunya sudah mengantongi SIPP atau Surat Ijin Praktik Psikologi.

Perbedaan Treatment

Perbedaan treatment
Perbedaan treatment/ Foto: freepik.com

Perbedaan yang paling mencolok antara 2 profesi tersebut adalah, psikiater berhak meresepkan obat untuk membantu terapi kesehatan mental dan emosional pasiennya. Hal tersebut karena latar belakang psikiater yang juga merupakan tenaga medis atau dokter.

Sementara psikolog tidak berhak memberikan pengobatan dan lebih fokus pada terapi psikis untuk menangani gangguan emosional dan mental pasiennya.

Lalu apakah seorang psikolog bisa menjadi seorang psikiater? Meski tidak banyak psikolog yang mengejar gelar psikiater, namun Psychology.org menjelaskan bahwa seorang psikolog bisa saja menjadi seorang psikiater, dengan menempuh sekolah kedokteran terlebih dahulu.

Setelahnya, kamu bisa bisa menjalani praktik untuk bekal menjadi seorang psikiater.

Nah, sekarang kamu sudah paham perbedaan psikolog dengan psikiater bukan? Jadi jangan salah membedakan kedua profesi tersebut lagi, ya Beauties.

---------------------

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(fip/fip)

Our Sister Site

mommyasia.id